{"id":21494,"date":"2025-03-03T07:34:40","date_gmt":"2025-03-03T07:34:40","guid":{"rendered":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?p=21494"},"modified":"2025-07-02T02:21:24","modified_gmt":"2025-07-02T02:21:24","slug":"technostress-pada-hr","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/technostress-pada-hr\/","title":{"rendered":"Technostress pada HR: Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasinya"},"content":{"rendered":"\n<p>Saat ini, teknologi telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan, baik untuk bekerja, mencari hiburan, atau pun komunikasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, ketergantungan berlebihan pada teknologi ternyata bisa berdampak negatif pada pola pikir, perilaku, dan gaya hidup seseorang.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu dampaknya adalah <em>technostress<\/em>, yaitu stres yang muncul akibat tekanan untuk terus beradaptasi dengan teknologi baru.<\/p>\n\n\n\n<p>Di lingkungan kerja, tim HR menjadi salah satu yang paling terdampak.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini disebabkan karena mereka harus menggunakan berbagai&nbsp;<em>software<\/em> untuk mendukung proses administrasi dan manajemen karyawan, yang bisa menjadi tantangan tersendiri.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas apa itu&nbsp;<em>technostress,&nbsp;<\/em>jenis, penyebab, dampak, dan cara mengatasinya.<\/p>\n\n\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa yang Dimaksud dengan Technostress?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/technostress-pada-HR-1.jpg\" alt=\"technostress pada HR 1\" class=\"wp-image-21509\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/technostress-pada-HR-1.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/technostress-pada-HR-1-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/technostress-pada-HR-1-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><i>Technostress <\/i>adalah stres yang muncul ketika seseorang kesulitan beradaptasi dengan teknologi.<\/p>\n\n\n\n<p>Istilah <em>technostress<\/em> pertama kali diperkenalkan oleh Craig Brod dalam bukunya <a href=\"https:\/\/www.goodreads.com\/book\/show\/4000564-technostress\">Technostress: The Human Cost of the Computer Revolution (1984)<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p>Seiring waktu, berbagai penelitian menunjukkan bahwa teknologi dapat berdampak negatif pada kesehatan manusia.<\/p>\n\n\n\n<p>Seperti yang Anda ketahui, teknologi informasi dan komunikasi, seperti komputer, manajemen data, dan internet kini mempengaruhi hampir setiap aspek kehidupan.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal tersebut membuat batas antara pekerjaan dan kehidupan pribadi semakin kabur, terutama dengan meningkatnya tren&nbsp;<em><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/remote-working\/\">remote working<\/a>,&nbsp;<\/em>yang membuat Anda sulit untuk benar-benar lepas dari internet.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:&nbsp;<a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/8-skill-teknologi-hr\/\">8 Skill Teknologi HR yang Wajib Anda Kuasa, Manfaat, Serta Strategi Pengembangannya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Saja Jenis-Jenis Technostress?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/technostress-pada-HR-2.jpg\" alt=\"technostress pada HR 2\" class=\"wp-image-21508\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/technostress-pada-HR-2.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/technostress-pada-HR-2-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/technostress-pada-HR-2-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Ada beberapa jenis&nbsp;<em>technostress&nbsp;<\/em>yang dapat dialami karyawan yang bekerja di kantor atau pun&nbsp;<em>work from home.&nbsp;<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Berikut beberapa jenisnya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1.&nbsp;Techno-overload<\/h3>\n\n\n\n<p><em>Techno-overload <\/em>adalah ketika karyawan merasa <em>overwhelmed<\/em> karena harus menyelesaikan lebih banyak tugas dalam waktu terbatas.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini terjadi karena aliran informasi yang terus-menerus, seperti pesan dan notifikasi dari berbagai aplikasi kerja.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, tim HR yang harus menangani rekrutmen sambil membalas banyak email kandidat dan mengelola sistem HRIS secara bersamaan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Techno-invasion<\/h3>\n\n\n\n<p><em>Techno-invasion&nbsp;<\/em>kerap membuat batas antara kehidupan pribadi dan pekerjaan menjadi kabur, karena karyawan diharapkan selalu t erhubung.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini sering terjadi ketika mereka menerima pesan terkait pekerjaan di luar jam kerja dan merasa harus segera merespons.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, HR yang mendapatkan permintaan mendadak dari manajer untuk segera mengurus dokumen karyawan meskipun sudah di luar jam kantor.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:&nbsp;<a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/work-life-balance-definisi-dan-tips-mencapainya\/\">Work Life Balance: Definisi dan Tips Mencapainya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Techno-complexity<\/h3>\n\n\n\n<p>Tehno-complexity terjadi akibat teknologi yang semakin canggih dan rumit, terutama bagi karyawan yang tidak terbiasa.<\/p>\n\n\n\n<p>Mereka mungkin akan kesulitan dalam memahami atau menggunakan sistem baru, yang akhirnya menghambat produktivitas.<\/p>\n\n\n\n<p>Contohnya, seorang HR yang harus belajar menggunakan&nbsp;<em>software&nbsp;<\/em><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/analisa-data\/\">manajemen data karyawan<\/a> untuk mengelola laporan kinerja karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/ai-manajemen-sdm\/\">AI dalam Manajemen SDM, Bagaimana Penerapannya?<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Techno-uncertainty<\/h3>\n\n\n\n<p>Perusahaan yang sering mengganti atau memperbarui teknologi dapat membuat karyawan <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/pengertian-overwhelmed-karyawan\/\">merasa <em>overwhelmed<\/em><\/a><em>&nbsp;<\/em>dan tidak yakin&nbsp;dalam mengikutinya.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, jika perusahaan terus-menerus mengganti sistem <em>payroll<\/em> atau <em>platform<\/em> rekrutmen, tim HR harus terus belajar ulang tanpa waktu yang cukup untuk beradaptasi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Techno-insecurity<\/h3>\n\n\n\n<p>Beberapa karyawan merasa cemas bahwa posisi mereka bisa tergantikan oleh teknologi atau otomatisasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini membuat mereka merasa harus terus meningkatkan keterampilan teknologi agar tidak tertinggal.<\/p>\n\n\n\n<p>Contohnya, tim HR yang khawatir bahwa penggunaan AI dalam proses rekrutmen dapat menggantikan sebagian besar tugas mereka di masa depan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:&nbsp;<a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/apakah-ai-dapat-menggantikan-hr\/\">Apakah AI Dapat Menggantikan HR? Ini Jawabannya!<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Penyebab dari Technostress pada HR?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/technostress-pada-HR-3.jpg\" alt=\"technostress pada HR 3\" class=\"wp-image-21507\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/technostress-pada-HR-3.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/technostress-pada-HR-3-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/technostress-pada-HR-3-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>HR adalah salah satu tim yang paling terdampak pada perkembangan teknologi di tempat kerja.<\/p>\n\n\n\n<p>Meskipun berbagai sistem digital seperti HRIS,&nbsp;<em>payroll,&nbsp;<\/em>dan aplikasi manajemen karyawan memang dirancang untuk mempermudah pekerjaan, namun teknologi yang terus berkembang juga bisa menjadi sumber stres pagi HR.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut beberapa penyebab <em>technostress<\/em> pada HR:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Terlalu Banyak Informasi<\/h3>\n\n\n\n<p>HR harus menangani berbagai dokumen digital, seperti email dari karyawan, notifikasi dari sistem HRIS, serta laporan yang terus-menerus masuk.<\/p>\n\n\n\n<p>Arus informasi yang berlebihan ini dapat menghambat fokus dan membuat HR merasa kewalahan, terutama saat harus mengambil keputusan penting dengan cepat.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut Deloitte, <a href=\"https:\/\/www2.deloitte.com\/content\/dam\/insights\/us\/articles\/managing-digital-distractions-in-workplace\/DUP_1074_StopOrNot.pdf\">butuh 15-23 menit bagi seseorang untuk kembali fokus setelah terganggu oleh notifikasi<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Harus selalu terhubung dengan pekerjaan<\/h3>\n\n\n\n<p>Banyak HR yang merasa harus selalu online dan merespons pesan dari karyawan atau manajemen kapan saja, termasuk di luar jam kerja.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini sering terjadi karena sistem HR modern berbasis cloud memungkinkan akses dari mana saja.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, tanpa batasan yang jelas, HR bisa mengalami<em> techno-invasion<\/em>, di mana kehidupan pribadi dan pekerjaan menjadi tidak terpisah.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/work-life-conflict\/\">Work Life Conflict: Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasinya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/technostress-pada-HR-4.jpg\" alt=\"technostress pada HR 4\" class=\"wp-image-21506\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/technostress-pada-HR-4.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/technostress-pada-HR-4-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/technostress-pada-HR-4-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Perubahan teknologi yang terlalu cepat<\/h3>\n\n\n\n<p>HR sering kali diharapkan untuk memahami dan menggunakan berbagai HR <em>tools<\/em>, mulai dari <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/applicant-tracking-system\/\"><em>applicant tracking system<\/em><\/a> (ATS) untuk rekrutmen dan HRIS untuk administrasi karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika perusahaan terus mengganti atau memperbarui sistem tanpa pelatihan yang memadai, HR akan merasacemas karena harus terus belajar teknologi baru tanpa dukungan yang cukup.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Tampilan dan sistem yang tidak ramah pengguna<\/h3>\n\n\n\n<p>Tidak semua <em>software HR<\/em> dirancang dengan <em>user-friendly<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika tampilan sistem HR terlalu rumit atau tidak intuitif, HR bisa mengalami kesulitan dalam menjalankan tugas sehari-hari, seperti memproses <em>payroll<\/em> atau menyusun laporan.<\/p>\n\n\n\n<p>Kesulitan ini bisa menyebabkan rasa frustrasi dan menurunkan produktivitas tim HR.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mengatasi hal tersebut, perusahaan dapat memilih&nbsp;<em>software&nbsp;<\/em>HRIS dengan tampilan yang&nbsp;<em>user-friendly,&nbsp;<\/em>seperti GajiHub.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan GajiHub, tim HR dapat dengan mudah mengelola 30 laporan performa karyawan di mana pun dan kapan saja.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, tampilan yang <em>clean<\/em> dan <em>user-friendly<\/em> membuat tim HR lebih mudah dalam mengelola persetujuan cuti, lembur, reimbursement, dan proses administrasi lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Melalui sistem yang intuitif, HR tidak perlu membuang banyak waktu untuk memahami cara kerja platform, sehingga dapat mengurangi risiko <em>technostress.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Tertarik mencoba? Klik gambar berikut untuk informasi selengkapnya:<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/daftar\/\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1080\" height=\"1080\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/03-1080x1080-Feed.jpg\" alt=\"gajihub 3\" class=\"wp-image-420\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/03-1080x1080-Feed.jpg 1080w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/03-1080x1080-Feed-300x300.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/03-1080x1080-Feed-1024x1024.jpg 1024w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/03-1080x1080-Feed-150x150.jpg 150w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/03-1080x1080-Feed-768x768.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Ketakutan akan teknologi<\/h3>\n\n\n\n<p>HR yang belum terbiasa menggunakan teknologi canggih mungkin merasa takut atau cemas saat harus beradaptasi dengan sistem baru, terutama jika tidak ada dukungan pelatihan dari perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:&nbsp;<a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/digital-savvy-skills\/\">12 Digital Savvy Skills yang Perlu Dikuasai dan Tipsnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Saja Dampak Technostress pada HR?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/technostress-pada-HR-5.jpg\" alt=\"technostress pada HR 5\" class=\"wp-image-21505\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/technostress-pada-HR-5.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/technostress-pada-HR-5-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/technostress-pada-HR-5-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><em>Technostress<\/em> bisa berdampak negatif bagi tim HR, mulai dari stres kerja hingga menurunnya produktivitas.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut beberapa dampak technostress yang sering dialami oleh HR:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Menurunnya kepuasan kerja<\/h3>\n\n\n\n<p>Ketika HR harus berurusan dengan sistem yang rumit atau sering mengalami error, mereka bisa merasa frustrasi dan stres.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini bisa menyebabkan suasana kerja yang kurang nyaman, munculnya konflik, hingga berkurangnya kepuasan dalam bekerja.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Penurunan produktivitas<\/h3>\n\n\n\n<p>HR bertanggung jawab atas berbagai tugas administratif, mulai dari mengelola data karyawan, <em>payroll<\/em>, hingga rekrutmen.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika teknologi yang digunakan tidak <em>user-friendly<\/em> atau sering mengalami gangguan, pekerjaan bisa menjadi lebih lambat dan menghambat produktivitas tim HR.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:&nbsp;<a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/tips-meningkatkan-produktivitas-hr\/\">Tips Meningkatkan Produktivitas HR dalam Setiap Aspek<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Meningkatnya tingkat stres dan kelelahan<\/h3>\n\n\n\n<p>Teknologi yang tidak efisien justru bisa menambah beban kerja HR, seperti harus bolak-balik memperbaiki kesalahan sistem atau menangani keluhan karyawan terkait teknologi yang digunakan.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika terus dibiarkan, ini bisa menyebabkan stres berkepanjangan hingga <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/10-cara-mengatasi-burnout-dengan-mudah-dan-efektif\/\">mengalami <\/a><em>burnout.<\/em><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Kesalahan dalam pengelolaan data karyawan<\/h3>\n\n\n\n<p><em>Technostress<\/em> dapat membuat HR kurang teliti dalam mengelola data, seperti kesalahan dalam penghitungan gaji, cuti, atau performa karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Kesalahan ini bisa berdampak besar pada kepuasan karyawan dan kredibilitas tim HR.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:&nbsp;<a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/manajemen-stres-kerja\/\">Manajemen Stres Kerja: Pengertian, Teknik, dan Cara Mengatasi<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Berpengaruh pada pengambilan keputusan<\/h3>\n\n\n\n<p>HR harus sering mengambil keputusan penting, seperti merekrut karyawan baru atau mengevaluasi performa tim.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika <em>technostress<\/em> menyebabkan kurangnya fokus atau kesulitan mengakses data yang dibutuhkan, maka keputusan yang diambil bisa menjadi kurang tepat.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:&nbsp;<a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-memilih-aplikasi-hris-terbaik\/\">Cara Memilih Aplikasi HRIS Terbaik + Fungsi Pentingnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Cara Mengatasi Technostress pada HR?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/technostress-pada-HR-6.jpg\" alt=\"teknologi 6\" class=\"wp-image-21504\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/technostress-pada-HR-6.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/technostress-pada-HR-6-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/technostress-pada-HR-6-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><em>Technostress&nbsp;<\/em>bisa menjadi tantangan besar bagi tim HR, terutama karena mereka harus mengelola berbagai sistem dan alat digital dalam pekerjaan sehari-hari.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut beberapa cara untuk menguranginya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1.Tetapkan Batasan dalam Penggunaan Teknologi<\/h3>\n\n\n\n<p>Selalu terhubung dengan teknologi dapat membuat tim HR stres, terutama jika mereka terus menerima pesan atau email di luar jam kerja.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk menghindari hal ini, perusahaan perlu menetapkan aturan yang jelas mengenai jam kerja dan waktu istirahat.<\/p>\n\n\n\n<p>Karyawan juga disarankan untuk mengambil jeda singkat sepanjang hari dan benar-benar memutus koneksi dari teknologi setelah jam kerja agar keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi tetap terjaga.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Kelola Perubahan Teknologi Secara Bertahap<\/h3>\n\n\n\n<p>Pembaruan sistem yang tiba-tiba dapat membingungkan dan membuat tim HR kewalahan.<\/p>\n\n\n\n<p>Agar lebih mudah beradaptasi, perubahan teknologi harus dilakukan secara bertahap dengan pelatihan yang memadai.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam hal ini, perusahaan dapat memilih&nbsp;<em>software&nbsp;<\/em>HRIS dari GajiHub yang menyediakan berbagai tutorial interaktif, panduan langkah demi langkah, demo gratis, dan <em>customer support&nbsp;<\/em>yang tanggap.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/pengertian-koordinasi\/\">Pengertian Koordinasi, Manfaat, Jenis, dan Tips Meningkatkannya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Dukung Keseimbangan Kerja dan Kehidupan Pribadi<\/h3>\n\n\n\n<p>Tim HR kerap menangani berbagai tugas administratif yang cukup berat, seperti mengelola cuti, lembur,&nbsp;<em>payroll,&nbsp;<\/em>dan rekrutmen.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika beban kerja tidak dikelola dengan baik, mereka rentan mengalami&nbsp;<em>burnout.&nbsp;<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, perusahaan perlu memahami kapasitas kerja tim HR dan memberi mereka ruang untuk beristirahat serta menyeimbangkan pekerjaan dan kehidupan pribadi.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/technostress-pada-HR-7.jpg\" alt=\"teknologi 7\" class=\"wp-image-21503\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/technostress-pada-HR-7.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/technostress-pada-HR-7-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/technostress-pada-HR-7-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Gunakan Sistem dengan Interface yang Sederhana<\/h3>\n\n\n\n<p>Sistem HR yang kompleks dapat memperlambat pekerjaan dan meningkatkan stres.<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, penting untuk memilih&nbsp;<em>software&nbsp;<\/em>dengan tampilan yang intuitif dan mudah digunakan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan tampilan antarmuka yang lebih sederhana,&nbsp; tim HR bisa lebih mudah dalam mengelola data karyawan, menyetujui cuti, lembur, atau&nbsp;<em>reimbursement&nbsp;<\/em>tanpa merasa kebingungan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:&nbsp;<a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/manfaat-menggunakan-hris-system\/\">7 Manfaat Menggunakan HRIS System, HR Wajib Tahu<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Kurangi Gangguan yang Menghambat Produktivitas<\/h3>\n\n\n\n<p>Aliran informasi yang terus-menerus dapat menganggu fokus tim HR dan membuat mereka kesulitan untuk menyelesaikan tugas tepat waktu.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan menerapkan langkah-langkah ini, perusahaan dapat membantu mengurangi <em>technostress<\/em> pada HR, meningkatkan produktivitas, dan menjaga kesejahteraan mereka dalam bekerja.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/mengatasi-distraksi-saat-kerja\/\">10 Jenis dan Cara Mengatasi Distraksi Saat Bekerja + Tipsnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p>Berdasarkan artikel di atas, dapat dipahami bahwa&nbsp;<em>technostress&nbsp;<\/em>menjadi salah satu tantangan bagi tim HR yang harus beradaptasi dengan berbagai teknologi dalam pekerjaan sehari-hari mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Stres ini dapat muncul akibat tekanan untuk selalu terhubung, kesulitan dalam memahami sistem yang rumit, atau ketakutan akan teknologi.<\/p>\n\n\n\n<p>Dampaknya tidak hanya memengaruhi produktivitas dan kepuasan kerja, tetapi juga pada&nbsp;<em>work life balance.&nbsp;<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mengatasi technostress, perusahaan perlu mengambil langkah proaktif, seperti menyediakan pelatihan yang memadai, memilih sistem yang <em>user-friendly<\/em>, dan menetapkan batasan yang jelas antara waktu kerja dan istirahat.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan memilih&nbsp;<a href=\"https:\/\/gajihub.com\/hris\/\"><em>software&nbsp;<\/em>HRIS<\/a> yang tepat seperti GajiHub, perusahaan dapat lebih efektif dalam mengelola beban kerja dan mengurangi&nbsp;<em>technostress&nbsp;<\/em>pada HR.<\/p>\n\n\n\n<p>Tim HR juga bisa lebih fokus pada pekerjaan yang membutuhkan strategi, sementara pekerjaan administrasi mereka dapat diserahkan ke GajiHub.<\/p>\n\n\n\n<p>Tertarik mencoba? Kunjungi <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/daftar\/\"><strong>tautan ini<\/strong><\/a> dan dapatkan coba gratis hingga 14 hari.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Saat ini, teknologi telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan, baik untuk bekerja, mencari hiburan, atau pun komunikasi. Namun,&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":21510,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[14],"tags":[8866,8868,29,8870,8867,8869,80,28,27],"class_list":["post-21494","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hr","tag-cara-mengatasi-technostress-pada-hr","tag-dampak-technostress-pada-hr","tag-gajihub","tag-jenis-technostress-pada-hr","tag-pengertian-technostress-pada-hr","tag-penyebab-technostress-pada-hr","tag-software-absensi","tag-software-hr","tag-software-payroll"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Technostress pada HR: Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasi - Gajihub Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas apa itu\u00a0technostress,\u00a0jenis, penyebab, dampak, dan cara mengatasinya.\u00a0\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/technostress-pada-hr\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Technostress pada HR: Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasi - Gajihub Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas apa itu\u00a0technostress,\u00a0jenis, penyebab, dampak, dan cara mengatasinya.\u00a0\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/technostress-pada-hr\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Gajihub Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-03-03T07:34:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-07-02T02:21:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/technostress-pada-HR-banner.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"825\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"315\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"sugi priharto\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"sugi priharto\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/technostress-pada-hr\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/technostress-pada-hr\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"sugi priharto\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a\"},\"headline\":\"Technostress pada HR: Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasinya\",\"datePublished\":\"2025-03-03T07:34:40+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-02T02:21:24+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/technostress-pada-hr\\\/\"},\"wordCount\":1672,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/technostress-pada-hr\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/03\\\/technostress-pada-HR-banner.png\",\"keywords\":[\"cara mengatasi technostress pada HR\",\"dampak technostress pada HR\",\"GajiHub\",\"jenis technostress pada HR\",\"pengertian technostress pada HR\",\"penyebab technostress pada HR\",\"software absensi\",\"software HR\",\"software payroll\"],\"articleSection\":[\"Tips HR\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/technostress-pada-hr\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/technostress-pada-hr\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/technostress-pada-hr\\\/\",\"name\":\"Technostress pada HR: Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasi - Gajihub Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/technostress-pada-hr\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/technostress-pada-hr\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/03\\\/technostress-pada-HR-banner.png\",\"datePublished\":\"2025-03-03T07:34:40+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-02T02:21:24+00:00\",\"description\":\"Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas apa itu\u00a0technostress,\u00a0jenis, penyebab, dampak, dan cara mengatasinya.\u00a0\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/technostress-pada-hr\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/technostress-pada-hr\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/technostress-pada-hr\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/03\\\/technostress-pada-HR-banner.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/03\\\/technostress-pada-HR-banner.png\",\"width\":825,\"height\":315,\"caption\":\"technostress pada HR banner\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/technostress-pada-hr\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Technostress pada HR: Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasinya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Gajihub Blog\",\"description\":\"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Gajihub\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"width\":1010,\"height\":391,\"caption\":\"Gajihub\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/gajihubcom\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/gajihub\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a\",\"name\":\"sugi priharto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"sugi priharto\"},\"description\":\"Pengajar dan content writer di bidang keuangan, HR manajemen, dan dunia karir lebih dari 7 tahun\",\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/id.linkedin.com\\\/in\\\/sugipriharto\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/author\\\/sugipriharto\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Technostress pada HR: Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasi - Gajihub Blog","description":"Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas apa itu\u00a0technostress,\u00a0jenis, penyebab, dampak, dan cara mengatasinya.\u00a0","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/technostress-pada-hr\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Technostress pada HR: Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasi - Gajihub Blog","og_description":"Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas apa itu\u00a0technostress,\u00a0jenis, penyebab, dampak, dan cara mengatasinya.\u00a0","og_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/technostress-pada-hr\/","og_site_name":"Gajihub Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","article_published_time":"2025-03-03T07:34:40+00:00","article_modified_time":"2025-07-02T02:21:24+00:00","og_image":[{"width":825,"height":315,"url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/technostress-pada-HR-banner.png","type":"image\/png"}],"author":"sugi priharto","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@gajihub","twitter_site":"@gajihub","twitter_misc":{"Written by":"sugi priharto"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/technostress-pada-hr\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/technostress-pada-hr\/"},"author":{"name":"sugi priharto","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a"},"headline":"Technostress pada HR: Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasinya","datePublished":"2025-03-03T07:34:40+00:00","dateModified":"2025-07-02T02:21:24+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/technostress-pada-hr\/"},"wordCount":1672,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/technostress-pada-hr\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/technostress-pada-HR-banner.png","keywords":["cara mengatasi technostress pada HR","dampak technostress pada HR","GajiHub","jenis technostress pada HR","pengertian technostress pada HR","penyebab technostress pada HR","software absensi","software HR","software payroll"],"articleSection":["Tips HR"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/technostress-pada-hr\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/technostress-pada-hr\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/technostress-pada-hr\/","name":"Technostress pada HR: Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasi - Gajihub Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/technostress-pada-hr\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/technostress-pada-hr\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/technostress-pada-HR-banner.png","datePublished":"2025-03-03T07:34:40+00:00","dateModified":"2025-07-02T02:21:24+00:00","description":"Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas apa itu\u00a0technostress,\u00a0jenis, penyebab, dampak, dan cara mengatasinya.\u00a0","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/technostress-pada-hr\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/technostress-pada-hr\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/technostress-pada-hr\/#primaryimage","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/technostress-pada-HR-banner.png","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/technostress-pada-HR-banner.png","width":825,"height":315,"caption":"technostress pada HR banner"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/technostress-pada-hr\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Technostress pada HR: Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasinya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","name":"Gajihub Blog","description":"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir","publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization","name":"Gajihub","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","width":1010,"height":391,"caption":"Gajihub"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","https:\/\/x.com\/gajihub","https:\/\/www.instagram.com\/gajihub\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/gajihub\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a","name":"sugi priharto","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","caption":"sugi priharto"},"description":"Pengajar dan content writer di bidang keuangan, HR manajemen, dan dunia karir lebih dari 7 tahun","sameAs":["https:\/\/id.linkedin.com\/in\/sugipriharto"],"url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/author\/sugipriharto\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/technostress-pada-HR-banner.png","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21494","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21494"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21494\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27420,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21494\/revisions\/27420"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21510"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21494"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21494"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21494"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}