{"id":20994,"date":"2026-10-06T02:09:02","date_gmt":"2026-10-06T02:09:02","guid":{"rendered":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?p=20994"},"modified":"2026-10-06T02:09:04","modified_gmt":"2026-10-06T02:09:04","slug":"psikotes-gambar-orang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/psikotes-gambar-orang\/","title":{"rendered":"Psikotes Gambar Orang: Cara Penilaian dan Apakah Relevan?"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Psikotes gambar orang merupakan salah satu <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/alat-tes-psikologi-untuk-rekrutmen\/\">alat tes rekrutmen<\/a> yang sering digunakan untuk menilai kepribadian dan potensi kandidat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tes ini tidak hanya membantu perusahaan memahami calon karyawan, tetapi juga memberikan gambaran tentang bagaimana seseorang memandang dirinya dan lingkungan sekitar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tes yang juga dikenal sebagai tes&nbsp;<em>Draw-a-Person&nbsp;<\/em>(DAP) ini juga menjadi salah satu metode yang cukup populer dalam proses rekrutmen.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><span style=\"font-size: 1.25rem;\">Melalui gambar, seseorang dapat mengekspresikan emosi, pola pikir, dan bahkan cara mereka menghadapi tantangan.&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas apa itu psikotes gambar orang, manfaat, cara penilaian, hingga tips mengerjakannya.<\/p>\n\n\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Saja Jenis-Jenis Psikotes?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam jurnal <a href=\"https:\/\/ejournal.undiksha.ac.id\/index.php\/JFI\/article\/download\/31318\/18184\/76164\">Dimensi Etis Pelaksanaan Kursus Tes Psikologis (Psikotes) (2021)<\/a> dijelaskan bahwa psikotes merupakan alat yang digunakan dalam melakukan penilaian terhadap individu sesuai dengan tujuan dari diberikannya tes tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam praktiknya, jenis psikotes yang digunakan perusahaan dapat berbeda-beda tergantung tujuan asesmen, posisi yang dilamar, serta metode yang diterapkan oleh psikolog atau perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perlu dipahami bahwa tidak semua psikotes mengukur aspek yang sama.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ada tes yang berfokus pada kepribadian, ada yang digunakan untuk memahami kecenderungan perilaku dalam lingkungan kerja, dan ada pula yang mengukur kemampuan kognitif atau karakteristik tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jenis-psikotes\/\">jenis-jenis psikotes<\/a> yang penting untuk Anda ketahui:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/16-tipe-kepribadian\/\">Myers-Briggs Type Indicator (MBTI)<\/a><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Myers-Briggs Type Indicator atau MBTI merupakan jenis psikotes yang mengelompokkan preferensi kepribadian seseorang berdasarkan empat dimensi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kombinasi dari keempat dimensi tersebut menghasilkan 16 tipe kepribadian.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Empat dimensi yang digunakan dalam MBTI adalah:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Extraversion (E) \u2013 Introversion (I)<\/strong>, berkaitan dengan kecenderungan seseorang dalam mengarahkan perhatian dan memperoleh energi.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Sensing (S) \u2013 Intuition (N)<\/strong>, berkaitan dengan cara seseorang menerima dan memperhatikan informasi.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Thinking (T) \u2013 Feeling (F)<\/strong>, berkaitan dengan kecenderungan dalam membuat keputusan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Judging (J) \u2013 Perceiving (P)<\/strong>, berkaitan dengan kecenderungan dalam menjalani kehidupan dan menghadapi lingkungan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Profil Caliper<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Profil Caliper merupakan jenis psikotes yang bertujuan untuk memahami karakteristik dan kecenderungan seseorang yang berkaitan dengan perilaku di tempat kerja.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Instrumen ini dikembangkan untuk memberikan gambaran mengenai berbagai karakteristik yang dapat berhubungan dengan cara seseorang bekerja dan berinteraksi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Profil Caliper dapat digunakan dalam berbagai kebutuhan pengelolaan sumber daya manusia, termasuk proses rekrutmen, pengembangan karyawan, pembentukan tim, hingga pengembangan kepemimpinan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Aspek yang dinilai dapat membantu perusahaan memperoleh gambaran mengenai kecenderungan individu dalam menghadapi situasi kerja, berkomunikasi, mengambil keputusan, dan menjalankan tanggung jawab.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam proses rekrutmen, hasil asesmen sebaiknya tetap dipertimbangkan bersama informasi lain seperti pengalaman, kompetensi, wawancara, dan persyaratan posisi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. 16 Personality Factor Questionnaire (16PF)<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">16 Personality Factor Questionnaire atau 16PF merupakan bertujuan untuk mengukur karakteristik kepribadian berdasarkan 16 faktor utama.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Instrumen ini dikembangkan dari teori kepribadian Raymond B. Cattell.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berbeda dengan tes yang hanya mengelompokkan seseorang ke dalam beberapa tipe kepribadian, 16PF memberikan gambaran mengenai sejumlah dimensi kepribadian.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beberapa faktor yang dinilai antara lain berkaitan dengan:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Kehangatan interpersonal<\/li>\n\n\n\n<li>Penalaran<\/li>\n\n\n\n<li>Stabilitas emosional<\/li>\n\n\n\n<li>Dominasi<\/li>\n\n\n\n<li>Keberanian sosial<\/li>\n\n\n\n<li>Kepekaan<\/li>\n\n\n\n<li>Kewaspadaan<\/li>\n\n\n\n<li>Keterbukaan terhadap perubahan<\/li>\n\n\n\n<li>Kemandirian<\/li>\n\n\n\n<li>Perfeksionisme<\/li>\n\n\n\n<li>Ketegangan<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam konteks pekerjaan, 16PF dapat digunakan untuk memperoleh informasi mengenai karakteristik individu yang relevan dengan kebutuhan organisasi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. SHL Occupational Personality Questionnaire (OPQ)<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">SHL Occupational Personality Questionnaire atau OPQ merupakan asesmen kepribadian yang dirancang khusus untuk konteks dunia kerja.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Instrumen ini dapat membantu organisasi memahami bagaimana karakteristik seseorang dapat berhubungan dengan perilaku mereka dalam lingkungan kerja.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">OPQ dapat memberikan gambaran mengenai berbagai aspek perilaku kerja, seperti cara seseorang berinteraksi dengan orang lain, cara menangani tugas, serta cara menghadapi situasi tertentu di tempat kerja.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Asesmen seperti OPQ dapat digunakan dalam beberapa kebutuhan HR, termasuk seleksi, pengembangan karyawan, pengembangan kepemimpinan, dan pembentukan tim.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena dirancang untuk konteks pekerjaan, hasilnya dapat digunakan bersama metode seleksi lainnya untuk membantu perusahaan memperoleh gambaran kandidat secara lebih menyeluruh.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. HEXACO Personality Inventory-Revised (HEXACO-PI-R)<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">HEXACO Personality Inventory-Revised atau HEXACO-PI-R merupakan psikotes kepribadian yang menggunakan enam dimensi utama.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nama HEXACO berasal dari enam dimensi tersebut, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Honesty-Humility<\/strong> \u2013 kejujuran dan kerendahan hati.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Emotionality<\/strong> \u2013 kecenderungan dalam mengalami dan merespons emosi.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Extraversion<\/strong> \u2013 kecenderungan dalam berinteraksi dan memperoleh energi dari aktivitas sosial.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Agreeableness<\/strong> \u2013 kecenderungan dalam merespons dan berinteraksi dengan orang lain.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Conscientiousness<\/strong> \u2013 kecenderungan untuk terorganisasi, berhati-hati, dan bertanggung jawab.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Openness to Experience<\/strong> \u2013 keterbukaan terhadap ide, pengalaman, dan hal-hal baru.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu karakteristik yang membedakan model HEXACO dari Big Five adalah adanya dimensi <strong>Honesty-Humility<\/strong> sebagai faktor tersendiri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk penjelasan lengkapnya mengenai jenis-jenis psikotes ini, Anda dapat membacanya di artikel <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jenis-psikotes\/\">Jenis Psikotes<\/a> ini.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Psikotes Gambar Orang<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Psikotes gambar orang merupakan sebuah metode penilaian psikologi yang meminta seseorang untuk menggambar tiga sosok manusia secara terpisah di atas kertas yang berbeda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk penjelasan lebih lengkapnya mengenai psikotes gambar orang, Anda dapat menyimaknya di bawah ini:<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa yang Dimaksud Psikotes Gambar Orang?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/psikotes-gambar-orang-1.webp\" alt=\"psikotes gambar orang\" class=\"wp-image-36622\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/psikotes-gambar-orang-1.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/psikotes-gambar-orang-1-300x210.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/psikotes-gambar-orang-1-768x538.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Psikotes gambar orang atau&nbsp;<em>tes draw-a-person&nbsp;<\/em>(DAP) adalah metode penilaian psikologi yang meminta seseorang untuk menggambar tiga sosok manusia secara terpisah di atas kertas yang berbeda, yakni:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Seorang pria<\/li>\n\n\n\n<li>Seorang wanita<\/li>\n\n\n\n<li>Diri sendiri<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tes ini memungkinkan peserta menggambar sesuai keinginan mereka, tanpa aturan khusus atau batasan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak ada jawaban yang benar atau salah, tetapi gambar harus menampilkan tubuh manusia secara lengkap, dari kepala hingga kaki.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Psikotes gambar orang ini dapat digunakan sebagai <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/psikotes-online-dan-offline\/\">psikotes online atau offline<\/a>, tergantung kebutuhan dari perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk tes yang dilakukan secara online dapat dilakukan untuk kebutuhan rekrutmen jarak jauh, sedangkan untuk offline dilakukan secara langsung dengan media kertas HVS kosong.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/daftar\/\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-1024x1024.webp\" alt=\"gajihub banner\" class=\"wp-image-26178\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-1024x1024.webp 1024w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-300x300.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-150x150.webp 150w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-768x768.webp 768w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner.webp 1080w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Proses Pelaksanaan Tes Psikotes Gambar Orang?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/psikotes-gambar-orang-2.webp\" alt=\"psikotes gambar orang\" class=\"wp-image-36623\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/psikotes-gambar-orang-2.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/psikotes-gambar-orang-2-300x210.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/psikotes-gambar-orang-2-768x538.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Psikotes gambar orang digunakan untuk memahami kepribadian, emosi, dan konsep diri seseorang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tes ini bisa diberikan kepada semua usia, tetapi paling sering digunakan dalam penilaian psikologis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Biasanya, tes ini dilakukan di tempat yang tenang agar peserta bisa fokus.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penguji akan memberikan selembar kertas kosong dan pensil, sambil memberikan <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/soal-psikotest\/\">soal psikotes<\/a> berikut;<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>&#8220;Silakan gambar seseorang.&#8221;<\/li>\n\n\n\n<li>&#8220;Bebas, bisa laki-laki, perempuan, atau anak-anak.&#8221;<\/li>\n\n\n\n<li>&#8220;Tidak ada jawaban benar atau salah, gambarlah sesuai imajinasi Anda.&#8221;<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah itu, penguji tidak akan memberikan arahan tambahan atau komentar agar peserta bisa menggambar dengan bebas.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Saja Manfaat dari Tes Psikotes Gambar Orang?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/psikotes-gambar-orang-3.webp\" alt=\"rekrutmen\" class=\"wp-image-36624\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/psikotes-gambar-orang-3.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/psikotes-gambar-orang-3-300x210.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/psikotes-gambar-orang-3-768x538.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Psikotes gambar orang dapat digunakan untuk menilai kepribadian, emosi, dan konsep diri seseorang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tes ini memiliki berbagai manfaat, di antaranya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Menilai Kecerdasan Kognitif<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Awalnya, tes <em>tes draw-a-person&nbsp;<\/em>(DAP) dikembangkan untuk mengukur tingkat kecerdasan seseorang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu metode penilaiannya adalah Goodenough-Harris Drawing Test, yang memberikan skor berdasarkan beberapa aspek, seperti:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Kelengkapan bagian tubuh<\/li>\n\n\n\n<li>Proporsi tubuh<\/li>\n\n\n\n<li>Detail gambar<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Semakin tinggi skor yang diperoleh, semakin matang tingkat kecerdasan kognitif peserta.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Menilai Kepribadian dan Emosi<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tes DAP juga dapat membantu memahami kepribadian dan kondisi emosional seseorang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut beberapa pola yang sering dianalisis:<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">Ukuran dan Posisi Gambar<\/span><\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Gambar besar \u2192 menunjukkan kepercayaan diri tinggi<\/li>\n\n\n\n<li>Gambar kecil \u2192 bisa mengindikasikan rasa kurang percaya diri<\/li>\n\n\n\n<li>Gambar di tengah kertas \u2192 menandakan keinginan untuk diperhatikan<\/li>\n\n\n\n<li>Gambar di pojok kertas \u2192 bisa mengindikasikan perasaan terisolasi atau ingin menarik diri<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">Garis dan Bayangan<\/span><\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Garis tebal atau banyak bayangan \u2192 bisa menandakan kecemasan atau agresivitas<\/li>\n\n\n\n<li>Garis tipis atau tanpa bayangan \u2192 menunjukkan sikap pasif atau kurang energi<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">Ekspresi Wajah<\/span><\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Wajah tersenyum \u2192 menandakan emosi positif<\/li>\n\n\n\n<li>Wajah sedih atau marah \u2192 bisa menunjukkan emosi negatif<\/li>\n\n\n\n<li>Ekspresi netral \u2192 bisa mengindikasikan ketidakpedulian atau kurangnya emosi<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">Bagian Tubuh yang Tidak Digambar<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika peserta tidak menggambar bagian tubuh tertentu, ini bisa menandakan rasa tidak percaya diri atau ketidakamanan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Contoh: <\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak menggambar tangan atau lengan \u2192 bisa menunjukkan perasaan tidak berdaya atau kurangnya kendali dalam hidup.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">Posisi Bagian Tubuh<\/span><\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Lengan disilangkan \u2192 bisa mengindikasikan sikap defensif atau menutup diri<\/li>\n\n\n\n<li>Lengan terbuka \u2192 bisa menunjukkan sikap ramah dan penerimaan terhadap orang lain<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">Pakaian atau Aksesori<\/span><\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Pakaian mewah atau sangat detail \u2192 bisa menunjukkan keinginan untuk diperhatikan atau mendapatkan pengakuan<\/li>\n\n\n\n<li>Pakaian sangat sederhana atau polos \u2192 bisa mengindikasikan rasa rendah diri atau kurangnya kepercayaan diri<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Memahami Pikiran dan Perasaan Peserta<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">DAP sering digunakan oleh psikolog untuk memahami pikiran, perasaan, dan kondisi emosional seseorang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tes ini dapat membantu mengidentifikasi:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Cara seseorang melihat dirinya sendiri (self-concept)<\/li>\n\n\n\n<li>Bagaimana seseorang menjalin hubungan dengan orang lain<\/li>\n\n\n\n<li>Bagaimana seseorang menghadapi stres atau tantangan hidup (mekanisme coping)<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meskipun tes DAP memberikan wawasan yang berharga, hasilnya tidak bisa dijadikan satu-satunya acuan dalam menganalisis kepribadian atau gangguan psikologis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tes ini sebaiknya digunakan sebagai alat bantu dalam evaluasi psikologis yang lebih mendalam.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Kelebihan dan Kekurangan dari Psikotes Gambar Orang?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam jurnal yang berjudul <a href=\"https:\/\/journal.uii.ac.id\/Psikologika\/article\/download\/13308\/9368\/30452\">Hubungan antara Ekspresi Gambar Orang dan Faktor-Faktor Kepribadian 16PF<\/a>, dijelaskan mengenai kelebihan dan kekurangan yang dimiliki oleh psikotes gambar orang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut kelebihan dan kekurangan dari psikotes gambar orang:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Kelebihan Psikotes Gambar Orang<\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">1. Dapat menghindari pemalsuan<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dari sisi kelebihannya, psikotes gambar orang dapat menghindari faking atau pemalsuan karena manusia cenderung menggambar gambaran yang sesuai dengan kepribadian mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seperti yang diketahui, setiap individu memiliki kepribadian yang berbeda-beda antara satu dengan lainnya, jadi hasilnya pasti akan berbeda jika berkaitan dengan kepribadian seseorang.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">2. Tingkat validitas yang tinggi jika dipegang oleh pakar yang tepat<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Psikotes gambar orang juga memiliki validitas yang tinggi, dengan syarat gambar tersebut dipegang oleh penginterpretasi dengan banyak pengalaman dan jam terbang yang tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal ini karena penginterpretasi memiliki memiliki sensitivitas dalam menafsirkan gambar.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Kekurangan Psikotes Gambar Orang<\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">1. Hasil kurang valid jika dipegang pakar yang tidak tepat<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika sebelumnya tingkat validitas yang tinggi jika dipegang oleh penginterpretasi yang tepat, maka validitas juga menjadi rendah jika pakar pengintrepretasi tidak tepat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jadi, valid atau tidaknya sangat dipengaruhi oleh pihak yang melakukan interpretasi.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">2. Dipengaruhi kondisi psikologi saat itu<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hasil dari tes ini juga dipengaruhi oleh kondisi psikologi saat ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika kondisi psikologi saat itu kurang baik, maka hasil yang didapatkan juga bisa kurang baik.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Cara Menilai Hasil Psikotes Gambar Orang?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/psikotes-gambar-orang-4.webp\" alt=\"psikotes gambar orang\" class=\"wp-image-36625\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/psikotes-gambar-orang-4.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/psikotes-gambar-orang-4-300x210.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/psikotes-gambar-orang-4-768x538.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah selesai menggambar, penguji akan menilai berdasarkan beberapa aspek dengan metode yang umum digunakan, yaitu Goodenough-Harris Drawing Test.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut adalah beberapa hal yang bisa dianalisis:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Detail Gambar<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seberapa lengkap dan detailkah gambar yang dibuat? Apakah ada bagian tubuh yang ditekankan atau justru dihilangkan?<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">Gambar sangat detail<\/span><\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Bisa menunjukkan kecenderungan perfeksionisme dan standar tinggi.<\/li>\n\n\n\n<li>Terkadang juga mencerminkan kecemasan atau kekhawatiran berlebihan.<\/li>\n\n\n\n<li>Bisa menandakan kemampuan kognitif yang baik, seperti daya ingat dan keterampilan observasi.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">Gambar minim detail<\/span><\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Bisa menunjukkan kesulitan dalam menggambar atau mengekspresikan diri.<\/li>\n\n\n\n<li>Mungkin menandakan keinginan untuk menarik diri dari lingkungan sosial.<\/li>\n\n\n\n<li>Bisa juga menjadi indikasi kurangnya fokus atau perhatian.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">Bagian tubuh yang ditekankan<\/span><\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Kepala besar \u2192 Fokus pada pemikiran, intelektualitas, atau ego.<\/li>\n\n\n\n<li>Mata besar \u2192 Rasa ingin tahu dan keterbukaan; mata kecil bisa menunjukkan rasa malu atau ketakutan.<\/li>\n\n\n\n<li>Mulut besar \u2192 Ekspresif dan suka berkomunikasi; mulut kecil bisa mencerminkan kesulitan berbicara atau perasaan tertekan.<\/li>\n\n\n\n<li>Tangan mengepal \u2192 Menunjukkan ketegangan atau agresivitas, sedangkan tangan terbuka menandakan keramahan dan keterbukaan.<\/li>\n\n\n\n<li>Kaki besar \u2192 Bisa berarti butuh stabilitas dan rasa aman; kaki kecil bisa menunjukkan rasa tidak percaya diri.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Proporsi Tubuh<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apakah gambar memiliki proporsi yang wajar, atau ada bagian tubuh yang terlalu besar atau kecil?<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">Kepala besar<\/span><\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Bisa menunjukkan seseorang yang banyak berpikir, memiliki ego tinggi, atau merasa perlu menonjolkan intelektualitasnya.<\/li>\n\n\n\n<li>Kadang juga terkait dengan kecemasan atau perasaan takut terhadap kemampuan diri sendiri.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">Kepala kecil<\/span><\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Bisa mencerminkan perasaan tidak berdaya atau kurang percaya diri.<\/li>\n\n\n\n<li>Terkadang menunjukkan keinginan untuk menghindari masalah.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/psikotes-gambar-orang-6.webp\" alt=\"psikotes gambar orang\" class=\"wp-image-36627\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/psikotes-gambar-orang-6.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/psikotes-gambar-orang-6-300x210.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/psikotes-gambar-orang-6-768x538.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Ekspresi Wajah<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ekspresi wajah dalam gambar bisa mencerminkan emosi yang sedang dirasakan individu:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Senyum lebar \u2192 Bisa menunjukkan kebahagiaan, kepercayaan diri, atau rasa aman.<\/li>\n\n\n\n<li>Cemberut \u2192 Bisa mencerminkan perasaan sedih, marah, atau frustrasi.<\/li>\n\n\n\n<li>Ekspresi kosong \u2192 Bisa menunjukkan kebingungan, ketakutan, atau rasa tidak terhubung dengan emosi sendiri.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika ekspresi dalam gambar tidak sesuai dengan ekspresi orang yang menggambar, bisa jadi individu sedang menyembunyikan perasaannya atau mengalami emosi yang kompleks.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Posisi dan Pergerakan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagaimana posisi tubuh dalam gambar?<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Berdiri tegak dengan tangan terbuka \u2192 Bisa menunjukkan percaya diri, ramah, dan terbuka terhadap orang lain.<\/li>\n\n\n\n<li>Duduk dengan kepala tertunduk \u2192 Bisa mencerminkan sifat pendiam, introvert, atau mungkin perasaan sedih dan cemas.<\/li>\n\n\n\n<li>Berbaring atau tanpa gerakan \u2192 Bisa menunjukkan kurangnya energi, motivasi, atau bahkan tanda depresi.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Bagian Tubuh yang Ditekankan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika ada bagian tubuh yang digambar dengan ukuran lebih besar atau lebih detail dibandingkan bagian lain, ini bisa memberikan petunjuk tentang perasaan atau kekhawatiran individu.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Tangan yang mengepal + ekspresi marah \u2192 Bisa menunjukkan kemarahan atau frustrasi yang sedang dirasakan.<\/li>\n\n\n\n<li>Kaki besar + ekspresi cemas \u2192 Bisa mencerminkan perasaan tidak aman atau keinginan untuk memiliki pijakan yang lebih stabil dalam hidup.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Tips Mengerjakan Psikotes Gambar Orang?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/psikotes-gambar-orang-5.webp\" alt=\"psikotes gambar orang\" class=\"wp-image-36626\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/psikotes-gambar-orang-5.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/psikotes-gambar-orang-5-300x210.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/psikotes-gambar-orang-5-768x538.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Psikotes gambar orang sering digunakan untuk menilai kepribdian seseorang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lalu, bagaimana cara mengerjakannya dengan benar?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut panduan dan tips yang bisa Anda ikuti:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Gambar sesuai jenis kelamin dan tampilan manusia yang nyata<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pastikan gambar yang Anda buat mencerminkan sosok pria atau wanita dengan jelas. Perhatikan ciri fisiknya agar tampak realistis.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">Tips:<\/span><\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Jika menggambar wanita, tambahkan ciri khas seperti rambut panjang atau bentuk tubuh yang lebih lembut.<\/li>\n\n\n\n<li>Jika menggambar pria, buat bentuk tubuh yang lebih tegap atau detail wajah yang lebih maskulin.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Perhatikan detail dalam gambar<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Semakin detail gambar Anda, semakin baik kesan yang diberikan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Detail kecil bisa mencerminkan tingkat ketelitian Anda.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">Tips:<\/span><\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Tambahkan detail seperti mata, hidung, mulut, rambut, telinga, tangan, dan kaki.<\/li>\n\n\n\n<li>Hindari gambar yang terlalu sederhana atau terkesan asal-asalan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Atur ukuran dan posisi gambar dengan baik<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gambar yang proporsional dan ditempatkan dengan benar di kertas dapat memberikan gambaran tentang kepribadian Anda.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Gambar besar: Menunjukkan kepercayaan diri tinggi, ambisi, serta sifat aktif.<\/li>\n\n\n\n<li>Gambar kecil: Bisa mencerminkan rasa kurang percaya diri atau sifat lebih tertutup.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Posisikan gambar di tengah kertas agar terlihat seimbang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hindari gambar yang terlalu ke kiri atau ke kanan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Perhatikan garis dalam gambar<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jenis garis yang Anda buat bisa mencerminkan kondisi emosi atau kepribadian Anda.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Garis halus dan lembut: Menunjukkan sifat yang tenang dan sabar.<\/li>\n\n\n\n<li>Garis kasar atau terlalu tegas: Bisa menunjukkan kecemasan atau ketegangan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Tentukan profesi atau aktivitas dalam gambar<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menentukan profesi atau aktivitas tokoh dalam gambar dapat membantu memberikan kesan lebih kuat.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">Tips:<\/span><\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Tambahkan elemen yang mencerminkan profesi, seperti stetoskop untuk dokter atau seragam untuk polisi.<\/li>\n\n\n\n<li>Bisa juga menambahkan latar belakang sederhana yang mendukung, seperti meja kerja atau lingkungan tempat profesi tersebut berada.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan mengikuti tips di atas, Anda bisa membuat gambar yang lebih baik dan memberikan kesan positif kepada asesor yang menilai tes Anda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain tips mengerjakan psikotes gambar orang, tips lolos psikotes jadi bagian penting untuk diketahui.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk lebih lengkapnya mengenai tips lolos psikotes, Anda bisa membacanya di artikel <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/tips-lolos-psikotest-dan-manfaatnya-untuk-bisnis\/\">Tips Lolos Psikotes<\/a> ini<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Contoh Jawaban Psikotes Gambar Orang?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai referensi, berikut contoh menjawab psikotes gambar orang:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Contoh psikotes gambar orang 1<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"388\" height=\"400\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/contoh-psikotes-gambar-orang1.webp\" alt=\"psikotes gambar orang\" class=\"wp-image-36621\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/contoh-psikotes-gambar-orang1.webp 388w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/contoh-psikotes-gambar-orang1-291x300.webp 291w\" sizes=\"auto, (max-width: 388px) 100vw, 388px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Contoh psikotes gambar orang 2<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"246\" height=\"205\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/contoh-psikotes-gambar-orang.webp\" alt=\"psikotes gambar orang\" class=\"wp-image-36620\"\/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Contoh psikotes gambar orang 3<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"350\" height=\"475\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/contoh-psikotes-gambar-orang-2.webp\" alt=\"psikotes gambar orang\" class=\"wp-image-36619\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/contoh-psikotes-gambar-orang-2.webp 350w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/contoh-psikotes-gambar-orang-2-221x300.webp 221w\" sizes=\"auto, (max-width: 350px) 100vw, 350px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Seberapa Akurat Psikotes Gambar Orang dalam Memprediksi Kinerja Karyawan?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di Indonesia, psikotes gambar orang menjadi salah satu alat seleksi yang paling sering dipakai dalam rekrutmen di Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bentuk yang dimiliki di antaranya Draw-A-Persona (DAP), House-Tree-Person (HTP), tes pohon (BAUM), atau Wartegg.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam tes ini, kandidat diminta untuk menggambar, kemudian psikolog menafsirkan detail gambar, mulai dari ukuran kepala, tebal garis, atau posisi gambar di kertas untuk menyimpulkan kepribadian kandidat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lalu pertanyaannya, apakah hasil tafsiran ini benar-benar dapat memprediksi seseorang di tempat kerja?<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Hasil Riset Berbagai Ahli<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dari hasil riset yang dilakukan sejak tahun 1950-an, hasilnya cukup konsisten yakni dukungan ilmiahnya lemah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam tinjauan awal, <a href=\"https:\/\/scispace.com\/pdf\/the-draw-a-person-test-an-indicator-of-children-s-cognitive-1hxxb7md1c.pdf\">Swensen (1957,1984)<\/a> mengkritik kurangnya dukungan empiris terhadap penggunaan psikotes gambar orang ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal ini juga disampaikan oleh <a href=\"https:\/\/www.studocu.id\/id\/document\/universitas-islam-negeri-syarif-hidayatullah-jakarta\/tes-proyektif\/makalah-kelompok-3-projective-drawing\/24429923?sid=d3c54926-d11c-44c0-8e3a-2bcd1032b8341791180846\">Kahill (1984) <\/a>yang mengulas berbagai puluhan studi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mereka menemukan bahwa sebagian besar tafsiran populer, misalnya pada &#8220;mata besar berarti curiga&#8221; atau &#8220;gambar kecil berarti rendah diri&#8221; tidak terbukti secara empiris.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tinjauan paling komprehensif diberikan oleg Lilienfeld, Wood &amp; Garb (2000) yang menyimpulkan bahwa tanda-tanda spesifik dalam gambar orang hampir tidak punya validitas untuk mengukur kepribadian.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Mengapa Tes Ini Tetap Populer?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Chapman &amp; Chapman (1987) menunjukkan adanya <em>illusory correlation<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mereka menilai adanya pola yang &#8220;masuk akal&#8221; padahal data yang ada tidak mampu mendukungnya, alhasil keyakinan terhadap tes ini terus bertahan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Bagaimana Peran Psikotes Gambar Orang dalam Rekrutmen?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sejauh ini belum ada bukti kuat bahwa skor atau tafsiran tes gambar memiliki korelasi dengan kinerja karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Grafologi atau analisis tulisan tangan merupakan metode yang paling mirip dengan psikotes gambar orang ini, karena keduanya sama-sama menafsirkan hasil coretan tangan, namun validitas prediktifnya hanya sekitar 0,02.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dibandingkan dengan metode seleksi lainnya, yang diukur dengan koefisien validasi (r) yakni korelasi antara hasil tes dan kinerja kerja aktual.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nilai yang dihasilkan berkisar dari 0 (tidak memprediksi sama sekali) hingga 1 (prediksi sempurna).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meta analisis terbaru dari <a href=\"https:\/\/gwern.net\/doc\/statistics\/meta-analysis\/2021-sackett.pdf\">Sackett, Zhang, Berry, &amp; Lievens (2022)<\/a> memberikan gambaran sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><tbody><tr><td><strong>Metode Seleksi<\/strong><\/td><td><strong>Validitas (r)<\/strong><\/td><\/tr><tr><td>Wawancara terstruktur<\/td><td>0,42<\/td><\/tr><tr><td>Tes pengetahuan kerja<\/td><td>0,40<\/td><\/tr><tr><td>Biodata terstandar<\/td><td>0,38<\/td><\/tr><tr><td>Tes praktik kerja<\/td><td>0,33<\/td><\/tr><tr><td>Tes kemampuan kognitif<\/td><td>0,31<\/td><\/tr><tr><td>Kuesioner kepribadian<\/td><td>0,19<\/td><\/tr><tr><td>Grafologi\/psikotes gambar orang<\/td><td>0,02<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hasil dari analisis memiliki selisih yang jauh antara psikotes gambar orang dengan metode seleksi lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam seleksi karyawan, wawancara terstruktur dirancang dengan baik sehingga bisa memprediksi kinerja jauh lebih akurat dibandingkan metode berbasis tafsiran gambar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam praktiknya selain memiliki validitas yang rendah, ada beberapa masalah praktik, yakni hasil bergantung pada penilaian.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dua penilai atau psikolog dapat menarik kesimpulan yang berbeda dari gambar yang sama.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penilaiannya juga sulit untuk dipertanggungjawabkan, yakni ketika kandidat ditolak, perusahaan sulit menjelaskan alasan secara objektif.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berdasarkan artikel di atas, dapat dipahami bahwa tes psikotes gambar orang memiliki sejumlah manfaat, mulai dari menilai kecerdasan kognitif, memahami kepribadian, hingga mengidentifikasi kondisi emosional seseorang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meskipun hasil tes ini tidak bisa dijadikan satu-satunya acuan, namun tes ini tetap menjadi alat yang berguna dalam proses evaluasi psikologis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi Anda yang akan menghadapi tes ini, tidak perlu terlalu khawatir.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yang terpenting adalah menggambar dengan jujur dan sesuai dengan imajinasi Anda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ingatlah bahwa tidak ada jawaban yang benar atau salah dalam tes ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi perusahaan yang sedang melaksanakan proses rekrutmen, baik dengan psikotes gambar orang atau pun alat lainnya, Anda dapat mempertimbangkan penggunaan\u00a0<a href=\"https:\/\/gajihub.com\/absensi\/\">software\u00a0absensi<\/a> dari GajiHub.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui&nbsp;<em>software&nbsp;<\/em>ini, Anda dapat mengelola proses penting, mulai dari&nbsp;<em>payroll,&nbsp;<\/em>HR, dan presensi karyawan dalam 1&nbsp;<em>platform&nbsp;<\/em>yang sudah terintegrasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Software&nbsp;<\/em>ini juga bisa akses secara online sehingga memudahkan Anda dalam melakukan pengambilan keputusan SDM yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan demikian, Anda bisa lebih fokus pada proses rekrutmen yang melibatkan berbagai tahap.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tertarik mencoba GajiHub? Kunjungi <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/daftar\/\"><strong>tautan ini<\/strong><\/a> dan dapatkan coba gratis hingga 14 hari.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Psikotes gambar orang merupakan salah satu alat tes rekrutmen yang sering digunakan untuk menilai kepribadian dan potensi kandidat. Tes ini&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":36618,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[15],"tags":[29,8762,8761,8764,80,28,8763,6441],"class_list":["post-20994","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-karir","tag-gajihub","tag-manfaat-psikotes-gambar-orang","tag-pengertian-psikotes-gambar-orang","tag-penilaian-psikotes-gambar-orang","tag-software-absensi","tag-software-hr","tag-tips-menjawab-psikotes-gambar-orang","tag-tips-pengembangan-karir"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Psikotes Gambar Orang: Cara Penilaian dan Apakah Relevan?<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas apa itu psikotes gambar orang, manfaat, cara penilaian, hingga tips mengerjakannya.\u00a0\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/psikotes-gambar-orang\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Psikotes Gambar Orang: Cara Penilaian dan Apakah Relevan?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas apa itu psikotes gambar orang, manfaat, cara penilaian, hingga tips mengerjakannya.\u00a0\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/psikotes-gambar-orang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Gajihub Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-10-06T02:09:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-10-06T02:09:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/psikotes-gambar-orang.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"sugi priharto\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"sugi priharto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"15 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/psikotes-gambar-orang\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/psikotes-gambar-orang\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"sugi priharto\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a\"},\"headline\":\"Psikotes Gambar Orang: Cara Penilaian dan Apakah Relevan?\",\"datePublished\":\"2026-10-06T02:09:02+00:00\",\"dateModified\":\"2026-10-06T02:09:04+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/psikotes-gambar-orang\\\/\"},\"wordCount\":2839,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/psikotes-gambar-orang\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/psikotes-gambar-orang.webp\",\"keywords\":[\"GajiHub\",\"manfaat psikotes gambar orang\",\"pengertian psikotes gambar orang\",\"penilaian psikotes gambar orang\",\"software absensi\",\"software HR\",\"tips menjawab psikotes gambar orang\",\"tips pengembangan karir\"],\"articleSection\":[\"Pengembangan Karir\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/psikotes-gambar-orang\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/psikotes-gambar-orang\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/psikotes-gambar-orang\\\/\",\"name\":\"Psikotes Gambar Orang: Cara Penilaian dan Apakah Relevan?\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/psikotes-gambar-orang\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/psikotes-gambar-orang\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/psikotes-gambar-orang.webp\",\"datePublished\":\"2026-10-06T02:09:02+00:00\",\"dateModified\":\"2026-10-06T02:09:04+00:00\",\"description\":\"Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas apa itu psikotes gambar orang, manfaat, cara penilaian, hingga tips mengerjakannya.\u00a0\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/psikotes-gambar-orang\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/psikotes-gambar-orang\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/psikotes-gambar-orang\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/psikotes-gambar-orang.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/psikotes-gambar-orang.webp\",\"width\":1200,\"height\":600,\"caption\":\"psikotes gambar orang\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/psikotes-gambar-orang\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Psikotes Gambar Orang: Cara Penilaian dan Apakah Relevan?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Gajihub Blog\",\"description\":\"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Gajihub\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"width\":1010,\"height\":391,\"caption\":\"Gajihub\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/gajihubcom\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/gajihub\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a\",\"name\":\"sugi priharto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"sugi priharto\"},\"description\":\"Pengajar dan content writer di bidang keuangan, HR manajemen, dan dunia karir lebih dari 7 tahun\",\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/sugipriharto\\\/\",\"https:\\\/\\\/id.linkedin.com\\\/in\\\/sugipriharto\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/author\\\/sugipriharto\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Psikotes Gambar Orang: Cara Penilaian dan Apakah Relevan?","description":"Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas apa itu psikotes gambar orang, manfaat, cara penilaian, hingga tips mengerjakannya.\u00a0","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/psikotes-gambar-orang\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Psikotes Gambar Orang: Cara Penilaian dan Apakah Relevan?","og_description":"Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas apa itu psikotes gambar orang, manfaat, cara penilaian, hingga tips mengerjakannya.\u00a0","og_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/psikotes-gambar-orang\/","og_site_name":"Gajihub Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","article_published_time":"2026-10-06T02:09:02+00:00","article_modified_time":"2026-10-06T02:09:04+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":600,"url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/psikotes-gambar-orang.webp","type":"image\/webp"}],"author":"sugi priharto","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@gajihub","twitter_site":"@gajihub","twitter_misc":{"Written by":"sugi priharto","Est. reading time":"15 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/psikotes-gambar-orang\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/psikotes-gambar-orang\/"},"author":{"name":"sugi priharto","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a"},"headline":"Psikotes Gambar Orang: Cara Penilaian dan Apakah Relevan?","datePublished":"2026-10-06T02:09:02+00:00","dateModified":"2026-10-06T02:09:04+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/psikotes-gambar-orang\/"},"wordCount":2839,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/psikotes-gambar-orang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/psikotes-gambar-orang.webp","keywords":["GajiHub","manfaat psikotes gambar orang","pengertian psikotes gambar orang","penilaian psikotes gambar orang","software absensi","software HR","tips menjawab psikotes gambar orang","tips pengembangan karir"],"articleSection":["Pengembangan Karir"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/psikotes-gambar-orang\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/psikotes-gambar-orang\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/psikotes-gambar-orang\/","name":"Psikotes Gambar Orang: Cara Penilaian dan Apakah Relevan?","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/psikotes-gambar-orang\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/psikotes-gambar-orang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/psikotes-gambar-orang.webp","datePublished":"2026-10-06T02:09:02+00:00","dateModified":"2026-10-06T02:09:04+00:00","description":"Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas apa itu psikotes gambar orang, manfaat, cara penilaian, hingga tips mengerjakannya.\u00a0","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/psikotes-gambar-orang\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/psikotes-gambar-orang\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/psikotes-gambar-orang\/#primaryimage","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/psikotes-gambar-orang.webp","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/psikotes-gambar-orang.webp","width":1200,"height":600,"caption":"psikotes gambar orang"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/psikotes-gambar-orang\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Psikotes Gambar Orang: Cara Penilaian dan Apakah Relevan?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","name":"Gajihub Blog","description":"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir","publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization","name":"Gajihub","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","width":1010,"height":391,"caption":"Gajihub"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","https:\/\/x.com\/gajihub","https:\/\/www.instagram.com\/gajihub\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/gajihub\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a","name":"sugi priharto","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","caption":"sugi priharto"},"description":"Pengajar dan content writer di bidang keuangan, HR manajemen, dan dunia karir lebih dari 7 tahun","sameAs":["https:\/\/www.linkedin.com\/in\/sugipriharto\/","https:\/\/id.linkedin.com\/in\/sugipriharto"],"url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/author\/sugipriharto\/"}]}},"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/psikotes-gambar-orang.webp","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20994","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20994"}],"version-history":[{"count":10,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20994\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":36740,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20994\/revisions\/36740"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/36618"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20994"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20994"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20994"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}