{"id":18809,"date":"2025-01-16T07:10:45","date_gmt":"2025-01-16T07:10:45","guid":{"rendered":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?p=18809"},"modified":"2025-11-07T09:33:08","modified_gmt":"2025-11-07T09:33:08","slug":"contoh-kpi-tim-marketing","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-kpi-tim-marketing\/","title":{"rendered":"35 Contoh KPI Tim Marketing dan Cara Menetapkannya"},"content":{"rendered":"\n<p>Untuk mendukung penjualan bisnis, Anda perlu memahami dan melacak berbagai contoh KPI (<a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/pengertian-kpi\/\"><em>Key Performance Indicators<\/em><\/a>) tim <em>marketing<\/em> agar bisa mengevaluasi dampaknya secara menyeluruh.<\/p>\n\n\n\n<p>Sayangnya, kebanyakan bisnis biasanya hanya berfokus pada KPI populer seperti <em>cost per lead&nbsp;<\/em>atau tingkat konversi.<\/p>\n\n\n\n<p>Padahal, masih banyak metrik penting lainnya yang juga bisa memberikan&nbsp;<em>insifht&nbsp;<\/em>lebih dalam mengenai seberapa efektif strategi pemasaran Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan melacak berbagai KPI, Anda juga dapat memastikan bahwa setiap rupiah yang Anda keluarkan benar-benar memberikan hasil nyata bagi bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas pengertian, contoh KPI tim marketing, dan cara menetapkannya.<\/p>\n\n\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa yang Dimaksud dengan KPI Marketing?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/contoh-KPI-tim-marketing-1.jpg\" alt=\"contoh KPI tim marketing 1\" class=\"wp-image-18837\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/contoh-KPI-tim-marketing-1.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/contoh-KPI-tim-marketing-1-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/contoh-KPI-tim-marketing-1-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>KPI <em>marketing<\/em> adalah metrik yang digunakan untuk mengukur seberapa baik sebuah perusahaan dalam mencapai tujuan tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p>Setiap divisi dalam perusahaan, seperti&nbsp;<em>marketing,&nbsp;<\/em>penjualan, dan lainnya memiliki KPI yang relevan dengan tugas mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam tim&nbsp;<em>marketing,&nbsp;<\/em>KPI berfungsi untuk mengevaluasi seberapa efektif strategi dan&nbsp;<em>campaign&nbsp;<\/em>yang dilakukan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan melacak KPI, tim&nbsp;<em>marketing&nbsp;<\/em>dapat&nbsp;membantu Anda memahami sejauh mana <em>progress<\/em> yang dicapai.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, KPI juga membantu mengoptimalkan anggaran dengan memastikan dana dialokasikan pada saluran yang memberikan hasil terbaik.<\/p>\n\n\n\n<p>Lewat data dari KPI, Anda dapat membuat keputusan yang lebih tepat dan mengenali kelemahan, seperti <em>campaign <\/em>yang kurang efektif, sehingga bisa diperbaiki untuk hasil yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:&nbsp;<a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-okr-tim-marketing\/\">10 Contoh OKR Tim Marketing dan Cara Menetapkannya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Saja Contoh KPI Marketing?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/contoh-KPI-tim-marketing-2.jpg\" alt=\"contoh KPI tim marketing 2\" class=\"wp-image-18836\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/contoh-KPI-tim-marketing-2.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/contoh-KPI-tim-marketing-2-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/contoh-KPI-tim-marketing-2-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Berikut adalah beberapa contoh KPI&nbsp;<em>marketing&nbsp;<\/em>yang bisa Anda terapkan sesuai dengan kebutuhan dan tujuan perusahaan:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">KPI Utama<\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">1. Penjualan\/Leads<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Jumlah dan kualitas leads yang dihasilkan dari <em>campaign marketing<\/em> Anda sangat memengaruhi peluang penjualan.<\/p>\n\n\n\n<p>Semakin banyak <em>leads<\/em> yang Anda dapatkan, semakin besar peluang untuk meningkatkan penjualan.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, kualitas <em>leads<\/em> juga penting, karena prospek yang lebih berkualitas memiliki kemungkinan lebih besar untuk menjadi pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, jika bisnis Anda adalah penyedia layanan <em>(Software as a Services) <\/em>SaaS yang menawarkan uji coba gratis, jumlah prospek yang melihat atau mengklik penawaran tersebut mencerminkan total leads yang dihasilkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan jumlah <em>leads<\/em> berkualitas adalah prospek yang benar-benar mendaftar untuk uji coba, karena mereka lebih berpotensi menjadi pelanggan berbayar.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">2. Return on Investment (ROI)<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>ROI adalah metrik yang mengukur seberapa besar keuntungan yang Anda peroleh dibandingkan dengan biaya pemasaran yang dikeluarkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Metrik ini penting untuk memastikan setiap pengeluaran pemasaran memberikan hasil yang sepadan, sekaligus menjadi panduan untuk mengalokasikan anggaran di masa depan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:&nbsp;<a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/menghitung-roi-hr\/\">Cara Menghitung ROI HR dan Tips Meningkatkannya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">3. Lifetime Value (LTV)<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Berapa nilai rata-rata seorang pelanggan bagi bisnis Anda sepanjang waktu mereka menggunakan produk atau layanan Anda?<\/p>\n\n\n\n<p><em>LTV<\/em>&nbsp;menghitung total pendapatan yang bisa dihasilkan dari seorang pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan memahami LTV, Anda bisa menentukan berapa banyak yang layak diinvestasikan untuk mendapatkan dan mempertahankan pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">4. Customer Acquisition Cost (CAC)<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Contoh KPI tim <em>marketing <\/em>berikutnya adalah CAC, yakni total biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan seorang pelanggan baru, termasuk pengeluaran untuk pemasaran dan penjualan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan membandingkan CAC dengan LTV, Anda bisa mengevaluasi seberapa efisien strategi akuisisi pelanggan Anda.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">5. Conversion Rate<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p><em>Conversion rate<\/em> mengukur persentase pengguna yang menyelesaikan tindakan yang diinginkan, seperti melakukan pembelian atau mengisi formulir.<\/p>\n\n\n\n<p>Metrik ini menunjukkan seberapa efektif strategi pemasaran Anda dalam mendorong pengguna untuk mengambil tindakan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-produksi\/\">KPI Produksi: Pengertian, Fungsi, dan Contohnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">6. Pertumbuhan Penjualan<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Pertumbuhan penjualan mengukur peningkatan pendapatan dalam periode tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p>Contoh KPI <em>marketing <\/em>ini menjadi indikator utama yang menunjukkan sejauh mana pemasaran Anda berhasil mendukung pertumbuhan bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:&nbsp;<a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/manajemen-proses-bisnis\/\">Manajemen Proses Bisnis: Tahapan, Cara, Contoh, dan Tipsnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/contoh-KPI-tim-marketing-3.jpg\" alt=\"contoh KPI tim marketing 3\" class=\"wp-image-18835\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/contoh-KPI-tim-marketing-3.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/contoh-KPI-tim-marketing-3-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/contoh-KPI-tim-marketing-3-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">KPI PPC (Pay-Per-Click)<\/h3>\n\n\n\n<p>Melacak kinerja PPC penting untuk menilai efektivitas kampanye iklan berbayar Anda. Beberapa metrik utama yang perlu diperhatikan meliputi:<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">7. Return on Ad Spend (ROAS)<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>ROAS mengukur pendapatan yang dihasilkan dari setiap rupiah yang Anda keluarkan untuk iklan.<\/p>\n\n\n\n<p>Metrik ini menunjukkan seberapa efektif kampanye iklan Anda dalam memberikan keuntungan.<\/p>\n\n\n\n<p>Semakin tinggi ROAS, semakin baik kinerja kampanye Anda dan semakin efisien penggunaan anggaran iklan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">8. Cost per Click (CPC)<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>CPC adalah biaya yang Anda keluarkan untuk setiap klik pada iklan Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Biaya ini bisa bervariasi tergantung pada industri atau kata kunci yang digunakan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai gambaran, rata-rata biaya CPC untuk iklan pencarian di Indonesia berkisar antara Rp5.000 hingga Rp30.000, tergantung pada persaingan kata kunci.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebelum meluncurkan&nbsp;<em>campaign,&nbsp;<\/em>Anda perlu memahami biaya ini karena sangat penting dalam&nbsp;<em>budgeting.&nbsp;<\/em><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">9. Click-Through Rate (CTR)<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>CTR mengukur persentase pengguna yang mengklik iklan Anda dibandingkan dengan jumlah tayangan iklan tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>CTR yang lebih tinggi menunjukkan pesan iklan yang efektif dan pengalaman pengguna yang baik.<\/p>\n\n\n\n<p>Targetkan CTR Anda untuk melampaui rata-rata industri agar kampanye iklan Anda tetap menarik.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">10. Quality Score<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Quality Score adalah penilaian yang diberikan oleh Google Ads berdasarkan relevansi dan kualitas iklan, <em>keyword<\/em>, serta halaman arahan Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Skor yang lebih tinggi dapat membantu menurunkan biaya iklan dan meningkatkan posisi iklan.<\/p>\n\n\n\n<p>Anda bisa meningkatkan Quality Score dengan membuat iklan yang relevan terhadap&nbsp;<em>keyword,<\/em>&nbsp;mengoptimalkan halaman arahan agar sesuai dengan pesan iklan, serta menyusun CTA yang menarik dan jelas.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:&nbsp;<a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-okr-tim-sales\/\">17 Contoh OKR Tim Sales dan Cara Mengoptimalkannya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">KPI SEO dan Content Marketing<\/h3>\n\n\n\n<p><em>Content marketing<\/em> melibatkan pembuatan dan berbagi konten yang bernilai, seperti artikel blog, e-book, dan infografis, untuk menarik perhatian dan melibatkan audiens yang menjadi target Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Strategi ini bertujuan untuk membangun <em>brand awareness<\/em>, menghasilkan prospek, dan meningkatkan penjualan secara online.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut beberapa KPI pentingnya:<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">11. Sesi Organik<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Sesi organik mengacu pada jumlah kunjungan unik yang diterima konten Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika jumlah trafik organik tinggi, itu artinya konten Anda mampu menarik perhatian audiens.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, jumlah kunjungan ini baru langkah awal untuk menilai efektivitas konten.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">12. Peringkat Keyword<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Peringkat&nbsp;<em>keyword<\/em> mengukur posisi konten Anda dalam hasil pencarian untuk kata kunci yang ditargetkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Semakin tinggi peringkat konten Anda, semakin besar peluangnya untuk dilihat oleh audiens dan menarik lebih banyak pengunjung ke situs Anda.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/contoh-KPI-tim-marketing-4.jpg\" alt=\"contoh KPI tim marketing 4\" class=\"wp-image-18834\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/contoh-KPI-tim-marketing-4.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/contoh-KPI-tim-marketing-4-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/contoh-KPI-tim-marketing-4-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">13. Durasi Kunjungan Halaman<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Rata-rata durasi yang dihabiskan pengunjung di halaman konten Anda menunjukkan seberapa menarik dan bermanfaat konten tersebut bagi pembaca.<\/p>\n\n\n\n<p>Durasi yang lebih lama dapat menjadi indikator bahwa konten Anda relevan dan berhasil melibatkan audiens.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">14. Click Through Rate (CTR)<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>CTR mengukur seberapa sering pengguna mengklik konten Anda di hasil pencarian organik dibandingkan dengan jumlah total tayangan.<\/p>\n\n\n\n<p>CTR yang tinggi menunjukkan bahwa judul dan deskripsi meta konten Anda menarik perhatian dan mendorong audiens untuk mengkliknya.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">15. Bounce Rate<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p><em>Bounce rate<\/em> mengacu pada persentase pengunjung yang meninggalkan situs Anda setelah hanya melihat satu halaman saja.<\/p>\n\n\n\n<p><em> Bounce rate<\/em> yang tinggi bisa menjadi tanda bahwa konten Anda kurang relevan atau pengalaman pengguna di situs perlu ditingkatkan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:&nbsp;<a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-sales\/\">18 Contoh KPI Sales, Arti, serta Pentingnya bagi Perusahaan<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/contoh-KPI-tim-marketing-8.jpg\" alt=\"key performance indicator pemasaran 8\" class=\"wp-image-18830\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/contoh-KPI-tim-marketing-8.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/contoh-KPI-tim-marketing-8-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/contoh-KPI-tim-marketing-8-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">16. Jumlah Share di Media Sosial<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Jumlah<em> share<\/em> menunjukkan seberapa sering konten Anda dibagikan di <em>platform<\/em> media sosial.<\/p>\n\n\n\n<p>Semakin banyak share, maka akan semakin luas jangkauan konten Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, pastikan konten mudah dibagikan agar lebih banyak orang yang bisa terhubung dengan pesan yang ingin Anda sampaikan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">17. Komentar<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Komentar pada halaman konten Anda menunjukkan tingkat keterlibatan audiens.<\/p>\n\n\n\n<p>Komentar ini bisa memicu diskusi yang bermanfaat dan memberikan wawasan tambahan untuk meningkatkan strategi konten Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Penting untuk merespons komentar, termasuk yang bersifat kritis, untuk membangun reputasi positif dan menunjukkan bahwa Anda menghargai audiens Anda.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:&nbsp;<a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jobdesk-digital-marketing-manager\/\">Jobdesk Digital Marketing Manager dan Skill yang Perlu Dikuasai<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">KPI Media Sosial<\/h3>\n\n\n\n<p>Di era digital, media sosial menjadi saluran penting untuk menjangkau audiens Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk memastikan strategi media sosial Anda efektif, berikut beberapa contoh KPI tim <em>marketing&nbsp;<\/em>yang perlu Anda pantau:<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">18. Tingkat Klik (CTR) Media Sosial<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p><em>Click Through Rate <\/em>(CTR)&nbsp;mengukur persentase pengguna yang mengklik postingan atau iklan Anda di media sosial.<\/p>\n\n\n\n<p>CTR yang tinggi menunjukkan bahwa konten Anda relevan dan menarik bagi audiens.<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, Anda perlu mengoptimalkan konten Anda dan pastikan&nbsp;<em>call to action&nbsp;<\/em>(CTA) Anda jelas untuk meningkatkan CTR.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">19. Engagement (Likes, Komentar, Share)<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p><em>Engagement<\/em> mengacu pada jumlah like, komentar, dan share yang diterima oleh postingan Anda.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Engagement<\/em> yang tinggi sangat penting karena algoritma platform media sosial cenderung mempromosikan postingan dengan interaksi tinggi, sehingga jangkauan dan visibilitasnya meningkat.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/contoh-KPI-tim-marketing-5.jpg\" alt=\"contoh KPI tim marketing 5\" class=\"wp-image-18833\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/contoh-KPI-tim-marketing-5.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/contoh-KPI-tim-marketing-5-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/contoh-KPI-tim-marketing-5-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">20. Jangkauan (Reach)<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Jangkauan mengukur jumlah akun unik yang melihat postingan Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, meskipun jangkauan yang luas membantu meningkatkan <em>brand awareness<\/em>, penting juga untuk memastikan bahwa konten Anda relevan dan pesan Anda benar-benar tersampaikan dengan efektif.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">21. Tayangan (Impressions)<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Tayangan mencatat seberapa sering postingan Anda muncul di <em>feed<\/em> pengguna, terlepas dari apakah pengguna tersebut benar-benar berinteraksi dengan konten Anda atau tidak.<\/p>\n\n\n\n<p>Meskipun tayangan tidak menjamin adanya tindakan dari pengguna, metrik ini tetap penting untuk memahami seberapa besar peluang konten Anda terlihat oleh audiens yang lebih luas.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">22. Mention (Penyebutan)<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p><em>Mention<\/em> atau <em>tag<\/em> pada nama <em>brand <\/em>Anda di media sosial menunjukkan bahwa audiens sedang membicarakan Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Penyebutan ini bisa meningkatkan&nbsp;<em>brand awareness<\/em> Anda, terutama jika mention tersebut bersifat positif.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, penyebutan yang positif juga bisa berfungsi sebagai promosi gratis, memberikan kesan baik terhadap produk atau layanan Anda, sekaligus memperkuat reputasi <i>brand <\/i>Anda.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:&nbsp;<a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-kpi-karyawan\/\">12 Contoh KPI Karyawan dan Cara Mengukurnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">KPI Media Sosial untuk Melacak Performa Strategi Anda<\/h3>\n\n\n\n<p>Selain media sosial, email marketing juga merupakan strategi yang efektif untuk menjangkau audiens Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut adalah beberapa KPI yang harus Anda pantau:<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">23. Open Rate<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p><em>Open rate<\/em> mengukur persentase penerima email yang membuka email Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Tingkat <em>open rate<\/em> ini menunjukkan seberapa menarik subject line yang Anda gunakan dan seberapa baik reputasi email Anda di mata penerima.<\/p>\n\n\n\n<p>Semakin tinggi <em>open rate<\/em>, semakin besar peluang email Anda dibaca oleh audiens.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">24. Click-Through Rate (CTR)<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>CTR pada <em>email marketing<\/em> mengukur persentase penerima email yang mengklik tautan yang terdapat dalam email Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Metrik ini menilai seberapa menarik isi email Anda dan apakah ajakan bertindak Anda cukup kuat untuk mendorong penerima mengambil tindakan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">25. Click-to-Open Rate (CTOR)<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>CTOR mengukur persentase penerima yang sudah membuka email Anda dan kemudian mengklik tautan di dalamnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Berbeda dengan CTR, metrik ini fokus pada efektivitas konten email Anda dalam melibatkan mereka yang sudah menunjukkan ketertarikan awal dengan membuka email Anda.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">26. Tingkat Unsubscribe<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Tingkat <em>unsubscribe<\/em> mengukur persentase penerima yang memilih untuk berhenti berlangganan dari daftar email Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika tingkat <em>unsubscribe<\/em> Anda tinggi, ini bisa menjadi tanda bahwa ada masalah dengan konten yang Anda kirim, frekuensi pengiriman, atau relevansi email Anda dengan kebutuhan audiens.<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, Anda perlu menganalisis contoh KPI tim <em>marketing <\/em>ini untuk memastikan strategi <em>email marketing<\/em> Anda tetap sesuai dan menarik bagi audiens Anda.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/contoh-KPI-tim-marketing-6.jpg\" alt=\"contoh KPI tim marketing 6\" class=\"wp-image-18832\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/contoh-KPI-tim-marketing-6.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/contoh-KPI-tim-marketing-6-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/contoh-KPI-tim-marketing-6-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">KPI Product Marketing<\/h3>\n\n\n\n<p><em>Product marketing<\/em> bertujuan untuk meluncurkan dan mempromosikan produk secara efektif.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mengukur keberhasilannya, berikut beberapa contoh KPI tim&nbsp;<em>marketing&nbsp;<\/em>yang perlu Anda pantau:<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">27. Pendaftaran Trial dan Demo<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Mengukur jumlah pengguna yang mendaftar untuk trial (uji coba) dan demo membantu Anda memahami seberapa efektif strategi pemasaran Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika angka pendaftaran rendah, perbaiki strategi pemasaran atau optimalkan halaman pendaftaran Anda.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">28. Penggunaan Produk<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Metrik ini menunjukkan seberapa sering dan bagaimana pelanggan menggunakan produk Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan memahami pola penggunaan ini, Anda dapat meningkatkan retensi pelanggan dan menemukan peluang untuk <em>upselling<\/em> atau <em>cross-selling<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">29. Net Promoter Score (NPS)<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/net-promoter-score\/\">Net Promoter Score<\/a> mengukur seberapa besar kemungkinan pelanggan akan merekomendasikan produk Anda kepada orang lain.<\/p>\n\n\n\n<p>Skor tinggi menunjukkan kepuasan pelanggan yang dapat membantu menarik prospek baru.<\/p>\n\n\n\n<p>Anda dapat memanfaatkan <em>feedback<\/em> pelanggan untuk meningkatkan produk dan pengalaman mereka.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">30. Keterlibatan dan Adopsi Fitur<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Pantau bagaimana pelanggan menggunakan fitur-fitur produk Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Data ini membantu Anda memahami fitur mana yang paling bernilai dan memandu pengembangan produk lebih lanjut.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:&nbsp;<a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-customer-support\/\">10 KPI Customer Support dan Cara Menerapkannya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">KPI Pemasaran B2B<\/h3>\n\n\n\n<p>Dalam pemasaran B2B, pelacakan yang cermat sangat penting untuk mengoptimalkan pengumpulan prospek dan meningkatkan konversi.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut KPI yang perlu diperhatikan:<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">31. Biaya per Lead<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Mengukur biaya untuk mendapatkan setiap prospek adalah cara untuk menilai efisiensi pemasaran Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Bandingkan biaya per <em>lead<\/em> di berbagai saluran untuk mengoptimalkan anggaran Anda.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">32. Tingkat Konversi Halaman Landing<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Tingkat konversi menunjukkan seberapa efektif <em>landing page<\/em> Anda mendorong pengunjung untuk melakukan tindakan tertentu, seperti mengisi formulir atau mendaftar.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika tingkat konversi rendah, evaluasi dan perbaiki konten, desain, atau CTA Anda.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">33. Kecepatan Sales Pipeline<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Kecepatan <em>sales pipeline<\/em> menunjukkan seberapa cepat prospek bergerak melalui tahapan penjualan dan seberapa besar nilai yang mereka bawa.<\/p>\n\n\n\n<p>Kecepatan yang tinggi berarti pendapatan dapat dihasilkan lebih cepat, yang menandakan proses penjualan yang efisien.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">34. Tingkat Closing Penjualan<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Tingkat penutupan mengukur seberapa efektif tim penjualan Anda menutup kesepakatan.<\/p>\n\n\n\n<p>KPI ini dihitung dengan membandingkan jumlah kesepakatan yang berhasil ditutup dengan jumlah peluang yang ada.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan demikian, KPI <em>sales pipeline <\/em>dapat membantu mengevaluasi kinerja tim penjualan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">35. Kepuasan Pelanggan<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Kepuasan pelanggan mencerminkan bagaimana pelanggan menilai pengalaman mereka dengan produk atau layanan Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Skor kepuasan yang tinggi penting untuk mempertahankan pelanggan dan mendorong pertumbuhan bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p>Anda bisa mengukur ini melalui survei atau&nbsp;<em>feedback<\/em>&nbsp;pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:&nbsp;<a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/meningkatkan-kepuasan-pelanggan\/\">15 Tips Meningkatkan Kepuasan Pelanggan<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Cara Menetapkan KPI Marketing?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/contoh-KPI-tim-marketing-7.jpg\" alt=\"key performance indicator pemasaran 7\" class=\"wp-image-18831\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/contoh-KPI-tim-marketing-7.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/contoh-KPI-tim-marketing-7-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/contoh-KPI-tim-marketing-7-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Memilih KPI dalam&nbsp;<em>marketing<\/em> adalah langkah penting yang dapat berdampak besar pada hasil strategi Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Langkah pertama adalah mendefinisikan tujuan pemasaran secara jelas.<\/p>\n\n\n\n<p>Apakah tujuan Anda meningkatkan kesadaran merek, meningkatkan penjualan, atau memperkuat loyalitas pelanggan, setiap tujuan memiliki KPI spesifik untuk mengukur keberhasilannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu,&nbsp; KPI yang Anda pilih sesuai dengan&nbsp;<em>marketing channel<\/em> yang digunakan.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika fokus Anda adalah <em>content marketing<\/em>, prioritaskan metrik seperti keterlibatan konten dan jumlah prospek yang didapatkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika sosial media&nbsp;<em>marketing<\/em> menjadi fokus Anda, metrik seperti pertumbuhan jumlah pengikut dan tingkat interaksi postingan akan lebih relevan.<\/p>\n\n\n\n<p>KPI juga harus bisa diukur dan dilacak menggunakan alat dan platform yang tersedia.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika sebuah KPI sulit diukur, mungkin KPI tersebut kurang memberikan wawasan yang dapat membantu pengambilan keputusan.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut beberapa hal yang perlu Anda perhatikan dalam menetapkan KPI&nbsp;<em>marketing:<\/em><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Tetapkan Tujuan yang Jelas<\/h3>\n\n\n\n<p>Pahami apa yang ingin Anda capai, seperti meningkatkan kesadaran merek, mendorong penjualan, atau mempertahankan pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Pilih KPI yang Bisa Diukur<\/h3>\n\n\n\n<p>Pastikan KPI dapat dihitung menggunakan alat atau data yang Anda miliki.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Selaraskan dengan Saluran Pemasaran<\/h3>\n\n\n\n<p>Cocokkan KPI dengan saluran pemasaran yang sedang digunakan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-adalah\/\">KPI Adalah: Fungsi, Cara Buat, dan Contohnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Tentukan Waktu Evaluasi<\/h3>\n\n\n\n<p>Tetapkan waktu untuk mengevaluasi KPI, misalnya bulanan atau triwulanan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Fokus pada Tindakan<\/h3>\n\n\n\n<p>Pilih KPI yang dapat memberikan wawasan untuk memperbaiki atau mengubah strategi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Pastikan Bisa Dibandingkan<\/h3>\n\n\n\n<p>Pilih KPI yang memungkinkan Anda membandingkan hasilnya dari waktu ke waktu atau dengan standar industri.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. Fleksibel<\/h3>\n\n\n\n<p>Siap untuk mengubah KPI jika tujuan bisnis atau kondisi pasar berubah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">8. Fokus pada yang Penting<\/h3>\n\n\n\n<p>Hindari melacak terlalu banyak KPI. Pilih beberapa yang benar-benar berdampak.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">9. Tinjau Secara Berkala<\/h3>\n\n\n\n<p>Lakukan evaluasi rutin untuk memastikan KPI tetap relevan dan efektif.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan memilih KPI yang tepat, Anda dapat memantau kemajuan secara lebih efektif dan mengambil langkah strategis untuk mencapai tujuan pemasaran Anda.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:&nbsp;<a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/perbedaan-okr-dan-kpi\/\">Perbedaan OKR dan KPI, Mana yang Lebih Baik?<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p>Berdasarkan artikel di atas, dapat dipahami bahwa KPI&nbsp;<em>marketing&nbsp;<\/em>sangat penting untuk mengukur keberhasilan upaya pemasaran bisnis Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa contoh KPI untuk tim <em>marketing&nbsp;<\/em>yang paling utama adalah KPI&nbsp;<em>leads\/&nbsp;<\/em>penjualan,&nbsp;<em>Lifetime Value, Cusomer Acquisition Cost.&nbsp;<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Berbagai KPI tersebut dapat memberikan gambaran jelas tentang seberapa baik tim&nbsp;<em>marketing&nbsp;<\/em>dalam menarik prospek yang berkualitas dan mengonversinya menjadi pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam konteks <em>marketing <\/em>media sosial, memantau contoh KPI tim&nbsp;<em>marketing<\/em> seperti <em>engagement<\/em>, jangkauan, dan tayangan akan memberikan gambaran tentang seberapa besar visibilitas bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p>KPI yang dipilih sebaiknya disesuaikan dengan tujuan spesifik bisnis dan saluran pemasaran yang digunakan.<\/p>\n\n\n\n<p>Setiap metrik ini memberikan wawasan berbeda yang bisa membantu Anda memetakan dan mengevaluasi strategi pemasaran dengan lebih efektif.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mendukung tim <em>marketing&nbsp;<\/em>dalam mencapai KPI yang telah ditetapkan, perusahaan perlu berfokus pada manajemen data karyawan menggunakan GajiHub.<\/p>\n\n\n\n<p>Melalui fitur <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/analisa-data\/\">analisa data<\/a> yang dimilikinya, Anda dapat melihat berbagai laporan seperti laporan kehadiran, keterlambatan, cuti dan sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<p>Lewat data-data tersebut Anda dapat mengukur produktivitas tim&nbsp;<em>marketing&nbsp;<\/em>dan memastikan mereka bekerja secara maksimal sesuai dengan jam kerja yang telah ditetapkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, fitur tersebut juga dapat memberikan 30 laporan performa karyawan, sehingga memudahkan manajer untuk melakukan penilaian terhadap masing-masing karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Tertarik mencoba GajiHub? Kunjungi&nbsp;<strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/daftar\/\">tautan ini<\/a>&nbsp;<\/strong>dan dapatkan coba gratis hingga 14 hari.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Untuk mendukung penjualan bisnis, Anda perlu memahami dan melacak berbagai contoh KPI (Key Performance Indicators) tim marketing agar bisa mengevaluasi&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":18829,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[8301,3535,29,3534,80,28,27,1485],"class_list":["post-18809","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-manajemen","tag-cara-menetapkan-kppi-marketing","tag-contoh-kpi-marketing","tag-gajihub","tag-pengertian-kpi-marketing","tag-software-absensi","tag-software-hr","tag-software-payroll","tag-tips-manajemen"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>35 Contoh KPI Tim Marketing dan Cara Menetapkannya - Gajihub Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas pengertian, contoh KPI tim marketing, dan cara menetapkannya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-kpi-tim-marketing\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"35 Contoh KPI Tim Marketing dan Cara Menetapkannya - Gajihub Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas pengertian, contoh KPI tim marketing, dan cara menetapkannya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-kpi-tim-marketing\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Gajihub Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-01-16T07:10:45+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-11-07T09:33:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/contoh-kpi-tim-marketing-banner.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"825\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"315\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"sugi priharto\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"sugi priharto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"13 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/contoh-kpi-tim-marketing\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/contoh-kpi-tim-marketing\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"sugi priharto\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a\"},\"headline\":\"35 Contoh KPI Tim Marketing dan Cara Menetapkannya\",\"datePublished\":\"2025-01-16T07:10:45+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-07T09:33:08+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/contoh-kpi-tim-marketing\\\/\"},\"wordCount\":2563,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/contoh-kpi-tim-marketing\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/contoh-kpi-tim-marketing-banner.png\",\"keywords\":[\"cara menetapkan KPPI marketing\",\"contoh KPI marketing\",\"GajiHub\",\"pengertian KPI marketing\",\"software absensi\",\"software HR\",\"software payroll\",\"tips manajemen\"],\"articleSection\":[\"Tips Manajemen\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/contoh-kpi-tim-marketing\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/contoh-kpi-tim-marketing\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/contoh-kpi-tim-marketing\\\/\",\"name\":\"35 Contoh KPI Tim Marketing dan Cara Menetapkannya - Gajihub Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/contoh-kpi-tim-marketing\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/contoh-kpi-tim-marketing\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/contoh-kpi-tim-marketing-banner.png\",\"datePublished\":\"2025-01-16T07:10:45+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-07T09:33:08+00:00\",\"description\":\"Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas pengertian, contoh KPI tim marketing, dan cara menetapkannya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/contoh-kpi-tim-marketing\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/contoh-kpi-tim-marketing\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/contoh-kpi-tim-marketing\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/contoh-kpi-tim-marketing-banner.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/contoh-kpi-tim-marketing-banner.png\",\"width\":825,\"height\":315,\"caption\":\"contoh kpi tim marketing banner\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/contoh-kpi-tim-marketing\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"35 Contoh KPI Tim Marketing dan Cara Menetapkannya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Gajihub Blog\",\"description\":\"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Gajihub\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"width\":1010,\"height\":391,\"caption\":\"Gajihub\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/gajihubcom\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/gajihub\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a\",\"name\":\"sugi priharto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"sugi priharto\"},\"description\":\"Pengajar dan content writer di bidang keuangan, HR manajemen, dan dunia karir lebih dari 7 tahun\",\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/id.linkedin.com\\\/in\\\/sugipriharto\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/author\\\/sugipriharto\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"35 Contoh KPI Tim Marketing dan Cara Menetapkannya - Gajihub Blog","description":"Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas pengertian, contoh KPI tim marketing, dan cara menetapkannya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-kpi-tim-marketing\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"35 Contoh KPI Tim Marketing dan Cara Menetapkannya - Gajihub Blog","og_description":"Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas pengertian, contoh KPI tim marketing, dan cara menetapkannya.","og_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-kpi-tim-marketing\/","og_site_name":"Gajihub Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","article_published_time":"2025-01-16T07:10:45+00:00","article_modified_time":"2025-11-07T09:33:08+00:00","og_image":[{"width":825,"height":315,"url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/contoh-kpi-tim-marketing-banner.png","type":"image\/png"}],"author":"sugi priharto","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@gajihub","twitter_site":"@gajihub","twitter_misc":{"Written by":"sugi priharto","Est. reading time":"13 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-kpi-tim-marketing\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-kpi-tim-marketing\/"},"author":{"name":"sugi priharto","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a"},"headline":"35 Contoh KPI Tim Marketing dan Cara Menetapkannya","datePublished":"2025-01-16T07:10:45+00:00","dateModified":"2025-11-07T09:33:08+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-kpi-tim-marketing\/"},"wordCount":2563,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-kpi-tim-marketing\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/contoh-kpi-tim-marketing-banner.png","keywords":["cara menetapkan KPPI marketing","contoh KPI marketing","GajiHub","pengertian KPI marketing","software absensi","software HR","software payroll","tips manajemen"],"articleSection":["Tips Manajemen"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-kpi-tim-marketing\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-kpi-tim-marketing\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-kpi-tim-marketing\/","name":"35 Contoh KPI Tim Marketing dan Cara Menetapkannya - Gajihub Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-kpi-tim-marketing\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-kpi-tim-marketing\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/contoh-kpi-tim-marketing-banner.png","datePublished":"2025-01-16T07:10:45+00:00","dateModified":"2025-11-07T09:33:08+00:00","description":"Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas pengertian, contoh KPI tim marketing, dan cara menetapkannya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-kpi-tim-marketing\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-kpi-tim-marketing\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-kpi-tim-marketing\/#primaryimage","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/contoh-kpi-tim-marketing-banner.png","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/contoh-kpi-tim-marketing-banner.png","width":825,"height":315,"caption":"contoh kpi tim marketing banner"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-kpi-tim-marketing\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"35 Contoh KPI Tim Marketing dan Cara Menetapkannya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","name":"Gajihub Blog","description":"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir","publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization","name":"Gajihub","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","width":1010,"height":391,"caption":"Gajihub"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","https:\/\/x.com\/gajihub","https:\/\/www.instagram.com\/gajihub\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/gajihub\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a","name":"sugi priharto","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","caption":"sugi priharto"},"description":"Pengajar dan content writer di bidang keuangan, HR manajemen, dan dunia karir lebih dari 7 tahun","sameAs":["https:\/\/id.linkedin.com\/in\/sugipriharto"],"url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/author\/sugipriharto\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/contoh-kpi-tim-marketing-banner.png","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18809","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18809"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18809\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":30951,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18809\/revisions\/30951"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/18829"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18809"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18809"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18809"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}