{"id":18222,"date":"2025-01-07T06:39:46","date_gmt":"2025-01-07T06:39:46","guid":{"rendered":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?p=18222"},"modified":"2025-01-07T06:39:46","modified_gmt":"2025-01-07T06:39:46","slug":"rumus-bep","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/rumus-bep\/","title":{"rendered":"Rumus BEP: Ini Contoh dan Cara Menghitungnya"},"content":{"rendered":"<p>Rumus BEP (<em>Break Even Point)<\/em> menjadi bagian penting bagi para pemilik bisnis dimana rumus ini akan digunakan untuk menghitung laba atau rugi.<\/p>\n<p>BEP atau dalam bahasa Indonesia disebut dengan titik impas adalah titik di mana perusahaan tidak mendapatkan keuntungan atau kerugian.<\/p>\n<p>Jadi ketika sebuah bisnis telah mengetahui berapa BEP yang dimiliki produknya, maka ia akan mengetahui di angka berapa bisnisnya akan mendapatkan keuntungan.<\/p>\n<p>Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan mengenai rumus BEP mulai dari pengertian, fungsi, hingga rumus dan cara menghitungnya.<\/p>\n<p>Baca selengkapnya mengenai rumus BEP ini hanya pada penjelasan di bawah ini:<\/p>\n<h2>Apa Pengertian dari Break Even Point (BEP)?<\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-18257 aligncenter\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/rumus-bep-satu.jpg\" alt=\"rumus BEP\" width=\"1000\" height=\"666\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/rumus-bep-satu.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/rumus-bep-satu-300x200.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/rumus-bep-satu-768x511.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p>BEP atau\u00a0<em>Break Even Point\u00a0<\/em>merupakan titik dimana perusahaan tidak mendapatkan keuntungan dan tidak mendapatkan kerugian.<\/p>\n<p>Dari penjelasan ini dapat diketahui bahwa BEP adalah titik diminta total keuntungan dan kerugian perusahaan berada di angka 0 (nol).<\/p>\n<p>BEP ini dalam bahasa Indonesia disebut dengan titik impas dan ada juga yang menyebut ini dengan titik balik modal.<\/p>\n<p>Ketika perusahaan mencapai angka BEP ini artinya perusahaan telah berhasil menutupi total biaya produksi, baik itu biaya tetap ataupun biaya variabel.<\/p>\n<p>Jika perusahaan Anda telah mencapai titik BEP ini, perusahaan Anda artinya telah melewati kerugian yang mungkin terjadi sehingga dapat fokus untuk mendapatkan keuntungan sebanyak yang bisa didapatkan.<\/p>\n<p>Oleh karenanya penting bagi Anda untuk bisa menghitung\u00a0<em>break even point\u00a0<\/em>ini, yakni dengan rumus BEP.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/manajemen-keuangan\/\">Manajemen Keuangan: Manfaat, Jenis, Fungsi, dan Tipsnya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Apa Fungsi dari Break Even Point?<\/h2>\n<p>Berikut fungsi yang dimiliki oleh\u00a0<em>Break Even Point\u00a0<\/em>(BEP):<\/p>\n<h3>1. Identifikasi Jumlah Produksi<\/h3>\n<p>Fungsi yang pertama adalah untuk mengidentifikasi jumlah produksi yang dimiliki oleh perusahaan Anda.<\/p>\n<p>Anda dapat mengetahui berapa jumlah pendapatan sehingga perusahaan bisa ada di titik impas.<\/p>\n<p>Dengan begitu Anda dapat mengetahui berapa produk yang harus dihasilkan untuk sampai pada pendapatan yang diinginkan atau hingga mencapai keuntungan maksimal.<\/p>\n<h3>2. Untuk Menetapkan Proses Pekerjaan<\/h3>\n<p>Setelah Anda mengetahui berapa jumlah produksi yang harus dilakukan, dengan rumus BEP ini Anda juga bisa menetapkan proses pekerjaan.<\/p>\n<p>Proses pekerjaan yang dimaksud di sini adalah apa saja yang dapat mendukung untuk mendapatkan penghasilan yang diinginkan.<\/p>\n<p>Misalnya dengan menambah jumlah karyawan untuk mendukung produksi atau dengan mengganti bahan baku yang biasa digunakan untuk mengurangi biaya produksi.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/menghitung-biaya-hr\/\">Ketahui Pentingnya Menghitung Biaya HR bagi Perusahaan<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>3. Lebih Paham dengan Fluktuasi Laba<\/h3>\n<p>Bagi sebuah bisnis, produk bisa mengalami perubahan harga, baik itu karena inflasi atau faktor lainnya.<\/p>\n<p>Dengan adanya perubahan harga ini pastinya bisa memengaruhi keuntungan perusahaan.<\/p>\n<p>Namun Anda tidak perlu mengkhawatirkan hal ini karena BEP akan membantu Anda memahami fluktuasi laba ini.<\/p>\n<p>Ini karena dalam bentuk grafik, BEP dan harga produk ada pada satu garis linier.<\/p>\n<p>Jadi, ketika harga mengalami kenaikan maka BEP juga akan mengalami kenaikan.<\/p>\n<h3>4. Mengetahui Jumlah Kerugian<\/h3>\n<p>Fungsi yang terakhir dari BEP adalah untuk mengetahui jumlah kerugian.<\/p>\n<p>Ini karena titik impas adalah angka dimana perusahaan tidak mendapatkan kerugian ataupun kerugian, dengan begitu untuk mengetahui kerugian adalah dengan cara melihat penurunan pada grafik BEP.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/mengurangi-biaya-hrd\/\">15 Cara Mengurangi Biaya HRD + 5 Tips Terbaiknya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Apa Saja Jenis-Jenis Break Even Point?<\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-18255 aligncenter\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/rumus-bep-dua.jpg\" alt=\"rumus BEP\" width=\"1000\" height=\"666\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/rumus-bep-dua.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/rumus-bep-dua-300x200.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/rumus-bep-dua-768x511.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p>Berikut jenis-jenis yang dimiliki oleh\u00a0<em>break even point:<\/em><\/p>\n<h3>1. BEP Sederhana<\/h3>\n<p>BEP serehana merupakan jenis BEP paling dasar dalam analisis BEP.<\/p>\n<p>Jenis ini menghitung dengan titik dimana total pendapatan sama dengan total biaya, sehingga laba bersih menjadi nol.<\/p>\n<h3>2. BEP Gabungan<\/h3>\n<p>Jenis kedua yakno BEP gabungan yakni titik dimana total pendapatan dari produk atau layanan yang dijual memiliki harga yang sama dengan total biaya produksi dan operasional tersebut.<\/p>\n<h3>3. BEP dalam Satuan<\/h3>\n<p>BEP dalam satuan adalah BEP yang mengukur jumlah unit produk yang harus diproduksi untuk mencapai titik impas.<\/p>\n<p>Ini sangat cocok bagi bisnis yang memproduksi produk yang berbeda-beda.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/menghitung-biaya-rekrutmen\/\">Cara Menghitung Biaya Rekrutmen, Rumus, dan Manfaatnya<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>4. BEP dalam Nilai<\/h3>\n<p>BEP dalam nilai merupakan BEP yang mengukur berapa jumlah pendapatan yang harus diperoleh untuk mendapatkan titik impas.<\/p>\n<p>Hal ini dilakukan dalam nilai uang dan cocok bagi bisnis yang dijual dengan harga yang berbeda-beda.<\/p>\n<h3>5. BEP Proyek<\/h3>\n<p>BEP proyek merupakan BEP yang digunakan untuk menghitung inestasi kangka panjang.<\/p>\n<p>Dengan BEP ini, Anda dapat mengukur kapan investasi yang dilakukan akan mencapai titik impas.<\/p>\n<p>Dari sini Anda dapat menilai apakah produk tersebut akan dilanjutkan atau tidak dilanjutkan.<\/p>\n<h3>6. BEP dalam Waktu<\/h3>\n<p>BEP dalam waktu merupakan ukuran yang diberikan untuk menilai berapa lama bisnis Anda dapat mencapai titik impas.<\/p>\n<p>Dari sini Anda dapat menilai keberlanjutan bisnis sehingga dapat mengelola kas perusahaan dengan mudah.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/menghemat-biaya-rekrutmen\/\">13 Cara Menghemat Biaya Rekrutmen untuk Bisnis Anda<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Apa Saja Komponen Break Even Point?<\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-18258 aligncenter\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/rumus-bep-tiga.jpg\" alt=\"rumus BEP\" width=\"1000\" height=\"562\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/rumus-bep-tiga.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/rumus-bep-tiga-300x169.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/rumus-bep-tiga-768x432.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p>Sebelum Anda mengetahui rumus BEP dan cara menghitung BEP, Anda harus mengetahu komponen yang dimiliki oleh BEP.<\/p>\n<p>Berikut komponen yang dimiliki oleh BEP:<\/p>\n<h3>1. Biaya Tetap<\/h3>\n<p>Komponen yang pertama adalah biaya tetap yakni biaya yang dikeluarkan dalam segala situasi dan dalam jumlah yang sama (tetap).<\/p>\n<p>Biaya ini tetap dikeluarkan meski perusahaan sedang tidak melakukan produksi.<\/p>\n<p>Biaya tetap ini terdiri dari biaya sewa tempat usaha, biaya perlengkapan, dan lainnya.<\/p>\n<h3>2. Biaya Variabel<\/h3>\n<p>Biaya variabel merupakan biaya yang dikeluarkan berdasarkan besaran jumlah produksi atau jumlah barang yang terjual.<\/p>\n<p>Ketika jumlah barang yang dijual meningkat, maka biaya variabel ini akan juga akan meningkat.<\/p>\n<p>Contoh dari biaya variabel ini antara lain biaya untuk nota penjualan, biaya pengantaran, dan sejenisnya.<\/p>\n<h3>3. Harga Penjualan<\/h3>\n<p>Terakhir adalah harga penjualan dimana biaya ini merupakan harga yang dikeluarkan pembeli untuk mendapatkan barang tersebut.<\/p>\n<p>Dari harga penjualan ini akan diketahui pendapatan yang bisa didapatkan oleh perusahaan.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/manajemen-biaya\/\">Manajemen Biaya: Pengertian, Manfaat, dan Tipsnya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Apa Rumus Break Even Point?<\/h2>\n<p>Berikut rumus untuk menghitung BEP:<\/p>\n<h3>1. Rumus untuk BEP per Unit<\/h3>\n<blockquote><p>BEP (dalam unit) = Biaya Tetap Total \/ (Harga Jual Satuan \u2013 Biaya Variabel Satuan)<\/p><\/blockquote>\n<p>Dengan arti:<\/p>\n<ul>\n<li>Biaya Produksi Total adalah total keseluruhan biaya yang dibebankan untuk produksi barang atau jasa.<\/li>\n<li>Harga Jual Satuan adalah harga yang dibebankan per unit produk.<\/li>\n<li>Biaya Variabel Satuan adalah biaya untuk setiap unit produk.<\/li>\n<\/ul>\n<h3>2. Rumus BEP dalam Nilai Rupiah<\/h3>\n<blockquote><p>BEP (dalam nominal rupiah) = Biaya tetap total : kontribusi margin per unit\/harga jual per unit<\/p><\/blockquote>\n<h3>3. Rumus BEP dalam Penjualan<\/h3>\n<blockquote><p>Rumus BEP Penjualan = Biaya Tetap \/ Rasio Margin Kontribusi<\/p><\/blockquote>\n<p><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/daftar\/\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-419 aligncenter\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/02-1080x1080-Feed.jpg\" alt=\"gajihub 2\" width=\"1080\" height=\"1080\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/02-1080x1080-Feed.jpg 1080w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/02-1080x1080-Feed-300x300.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/02-1080x1080-Feed-1024x1024.jpg 1024w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/02-1080x1080-Feed-150x150.jpg 150w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/02-1080x1080-Feed-768x768.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/><\/a><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/manajemen-biaya-tenaga-kerja\/\">Manajemen Biaya Tenaga Kerja: Manfaat, Contoh, dan Tipsnya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Bagaimana Cara Hitung Break Even Point (BEP)?<\/h2>\n<p>Berikut cara yang dapat Anda lakukan untuk menghitung BEP sesuai rumus di atas:<\/p>\n<h3>Cara Menghitung BEP per Unit<\/h3>\n<h4><span style=\"font-size: 16pt;\">1. Tentukan Biaya Total dari Produk<\/span><\/h4>\n<p>Untuk menghitung BEP per unit yang harus Anda lakukan pertama adalah menentukan biaya total per produk.<\/p>\n<p>Biaya total per produk ini termasuk biaya variabel, seperti biaya untuk bahan baku atau biaya tetap seperti sewa bangunan.<\/p>\n<h4><span style=\"font-size: 16pt;\">2. Tentukan Pendapatan Total<\/span><\/h4>\n<p>Langkah kedua adalah dengan menentukan pendapatan total yang didapatkan dari penjualan.<\/p>\n<h4><span style=\"font-size: 16pt;\">3. Hitung BEP per Unit<\/span><\/h4>\n<p>Kemudian hitung jumlah BEP per unit yang harus dijual untuk mendapatkan BEP.<\/p>\n<h4><span style=\"font-size: 16pt;\">4. Tentukan Titik Impas<\/span><\/h4>\n<p>Terakhir, Anda dapat menentukan titik impas atau BEP yang dapat dihitung dari pendapatan total dari penjualan. Berikut persamaannya:<\/p>\n<blockquote><p>BEP = Jumlah Unit x Harga Satuan<\/p><\/blockquote>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/biaya-jasa-headhunter\/\">Berapa Biaya Jasa Headhunter? Cek Tarif dan Rekomendasinya!<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>Cara Menghitung BEP dalam Nilai Rupiah<\/h3>\n<h4><span style=\"font-size: 16pt;\">1. Tentukan Biaya Tetap dan Biaya Variabel<\/span><\/h4>\n<p>Pertama adalah dengan menentukan biaya tetap yang dikeluarkan untuk memproduksi.<\/p>\n<p>Biaya tetap merupakan biaya yang dikeluarkan secara tetap, seperti sewa, listrik, gas, hingga telepon.<\/p>\n<p>Sedangkan biaya variabel merupakan biaya yang dikeluarkan yang disesuaikan dengan jumlah produksi, seperti bahan baku, pengiriman, hingga biaya tenaga kerja.<\/p>\n<h4><span style=\"font-size: 16pt;\">2. Hitung Total Biaya Tetap<\/span><\/h4>\n<p>Kemudian hitung total keseluruhan dari biaya tetap.<\/p>\n<h4><span style=\"font-size: 16pt;\">3. Hitung Total Biaya Variabel<\/span><\/h4>\n<p>Setelah menghitung total biaya tetap, selanjutnya hitung total biaya variabel.<\/p>\n<h4><span style=\"font-size: 16pt;\">4. Hitung Kontribusi Margin<\/span><\/h4>\n<p>Untuk hitung biaya kontribusi margin, Anda dapat menggunakan rumus berikut:<\/p>\n<blockquote><p>Margin kontribusi = Harga jual \u2013 biaya variabel<\/p><\/blockquote>\n<h4><span style=\"font-size: 16pt;\">5. Hitung BEP dalam Nilai Rupiah<\/span><\/h4>\n<p>Setelah menjumlahkan total biaya tetap dan total biaya variabel, kemudian bagi dengan nilai margin kontribusi, maka akan ditemukan BEP dalam nilai Rupiah.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/mengurangi-downtime-dalam-proses-produksi\/\">Tips dan Cara Mengurangi Downtime dalam Proses Produksi<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Bagaimana Contoh Menghitung BEP?<\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-18256 aligncenter\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/rumus-bep-empat.jpg\" alt=\"break even point\" width=\"1000\" height=\"714\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/rumus-bep-empat.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/rumus-bep-empat-300x214.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/rumus-bep-empat-768x548.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p>Sebuah perusahaan memiliki data rencana produksi sebagai berikut:<\/p>\n<h3>Menghitung BEP per Unit<\/h3>\n<p>Biaya tetap selama 1 bulan adalah Rp50 juta, dengan rincian sebagai berikut:<\/p>\n<ol>\n<li>Biaya gaji + pemilik= Rp25.000.000<\/li>\n<li>Biaya sewa pabrik = Rp10.000.000<\/li>\n<li>Biaya sewa kantor = Rp5.000.000<\/li>\n<li>Biaya penyusutan kendaraan = Rp5.000.000<\/li>\n<li>Biaya asuransi kesehatan = Rp5.000.000<\/li>\n<\/ol>\n<p>Biaya variabel per unit adalah Rp30.000, dengan rincian sebagai berikut:<\/p>\n<ul>\n<li>Biaya bahan baku = Rp15.000<\/li>\n<li>Biaya tenaga kerja langsung = Rp5.000<\/li>\n<li>Biaya lainnya = Rp10.000<\/li>\n<\/ul>\n<p>Harga jual per unit adalah Rp55.000.<\/p>\n<p>Dari data di atas berikut perhitungan BEP per unit:<\/p>\n<p>BEP (dalam unit) = Biaya Tetap Total \/ (Harga Jual Satuan \u2013 Biaya Variabel Satuan)<\/p>\n<p>= Rp50.000.000\/(Rp55.000 &#8211; Rp30.000)<\/p>\n<p>=Rp2.000<\/p>\n<p>Jadi dari perhitungan di atas dapat diketahui BEP per unit adalah Rp2.000.<\/p>\n<h3>Cara Menghitung BEP dalam Nilai Rupiah<\/h3>\n<p>Masih menggunakan data yang sama, mari masukan data-data pada rumus berikut ini:<\/p>\n<p>BEP (dalam nominal rupiah) = Biaya tetap total : (kontribusi margin per unit\/harga jual per unit)<\/p>\n<p>Dimana kontribusi margin per unit = harga jual &#8211; biaya variabel = Rp55.000 &#8211; Rp30.000 = Rp25.000<\/p>\n<p>BEP Rupiah = Rp50.000.000 : (Rp25.000 : Rp55.000)<\/p>\n<p>BEP Rupiah = Rp50.000.000 : 0,455<\/p>\n<p>BEP Rupiah = Rp109.890.110<\/p>\n<p>Jadi BEP dalam nilai Rupiah yang didapat adalah Rp109.890.110<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/manajemen-produksi\/\">Manajemen Produksi: Arti, Fungsi, Hingga Ruang Lingkupnya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Itulah tadi penjelasan mengenai rumus BEP yang dapat menjadi referensi Anda.<\/p>\n<p>Dari penjelasan artikel di atas dapat diketahui bahwa BEP merupakan titik impas dimana perusahaan tidak mendapatkan kerugian dan tidak mendapatkan keuntungan.<\/p>\n<p>Menghitung BEP ini sangat penting untuk mengetahui pada angka berapa bisnis Anda bisa tidak lagi merugi dan menjadi titik minimum pendapatan yang harus diperolah untuk dapat keuntungan.<\/p>\n<p>Sebagai pemilik bisnis pastinya Anda wajib mengetahui rumus BEP ini.<\/p>\n<p>Sama pentingnya BEP dalam bisnis, buat para pemilik bisnis penting juga bagi Anda untuk melakukan pengelolaan karyawan dengan sebaik mungkin.<\/p>\n<p>Gunakan <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/analisa-data\/\">manajemen data karyawan<\/a> dari GajiHub untuk memudahkan pengelolaan karyawan di perusahaan Anda.<\/p>\n<p>GajiHub merupakan manajemen data karyawan yang dilengkapi berbagai fitur untuk kemudahan pengelolaan karyawan.<\/p>\n<p>Yuk daftar sekarang juga di <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/daftar\/\">tautan ini<\/a> dan dapatkan uji coba gratis selama 14 hari.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Rumus BEP (Break Even Point) menjadi bagian penting bagi para pemilik bisnis dimana rumus ini akan digunakan untuk menghitung laba&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":18254,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[314,8197,8198,8196,29,8195,273,8194,80,27,1485],"class_list":["post-18222","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-manajemen","tag-aplikasi-absensi","tag-cara-menghitung-bep","tag-contoh-menghitung-bep","tag-fungsi-bep","tag-gajihub","tag-jenis-bep","tag-manajemen-data-karyawan","tag-pengertian-break-even-point","tag-software-absensi","tag-software-payroll","tag-tips-manajemen"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Rumus BEP: Ini Contoh dan Cara Menghitungnya - Gajihub Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan mengenai rumus BEP mulai dari pengertian, fungsi, hingga rumus dan cara menghitungnya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/rumus-bep\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Rumus BEP: Ini Contoh dan Cara Menghitungnya - Gajihub Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan mengenai rumus BEP mulai dari pengertian, fungsi, hingga rumus dan cara menghitungnya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/rumus-bep\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Gajihub Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-01-07T06:39:46+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/rumus-bep.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"825\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"315\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Desi Murniati\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Desi Murniati\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/rumus-bep\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/rumus-bep\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Desi Murniati\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e8b52481451a1e2c3d2011fa7d91ef8c\"},\"headline\":\"Rumus BEP: Ini Contoh dan Cara Menghitungnya\",\"datePublished\":\"2025-01-07T06:39:46+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/rumus-bep\\\/\"},\"wordCount\":1565,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/rumus-bep\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/rumus-bep.png\",\"keywords\":[\"aplikasi absensi\",\"cara menghitung BEP\",\"contoh menghitung BEP\",\"fungsi BEP\",\"GajiHub\",\"jenis BEP\",\"manajemen data karyawan\",\"pengertian break even point\",\"software absensi\",\"software payroll\",\"tips manajemen\"],\"articleSection\":[\"Tips Manajemen\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/rumus-bep\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/rumus-bep\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/rumus-bep\\\/\",\"name\":\"Rumus BEP: Ini Contoh dan Cara Menghitungnya - Gajihub Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/rumus-bep\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/rumus-bep\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/rumus-bep.png\",\"datePublished\":\"2025-01-07T06:39:46+00:00\",\"description\":\"Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan mengenai rumus BEP mulai dari pengertian, fungsi, hingga rumus dan cara menghitungnya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/rumus-bep\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/rumus-bep\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/rumus-bep\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/rumus-bep.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/01\\\/rumus-bep.png\",\"width\":825,\"height\":315,\"caption\":\"rumus BEP\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/rumus-bep\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Rumus BEP: Ini Contoh dan Cara Menghitungnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Gajihub Blog\",\"description\":\"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Gajihub\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"width\":1010,\"height\":391,\"caption\":\"Gajihub\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/gajihubcom\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/gajihub\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e8b52481451a1e2c3d2011fa7d91ef8c\",\"name\":\"Desi Murniati\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Desi Murniati\"},\"description\":\"Berpengalaman lebih 5 tahun dalam penulisan tema manajemen dan karir. Desi bertujuan memberikan perspektif terbaru dari tulisannya.\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/author\\\/desimurniati\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Rumus BEP: Ini Contoh dan Cara Menghitungnya - Gajihub Blog","description":"Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan mengenai rumus BEP mulai dari pengertian, fungsi, hingga rumus dan cara menghitungnya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/rumus-bep\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Rumus BEP: Ini Contoh dan Cara Menghitungnya - Gajihub Blog","og_description":"Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan mengenai rumus BEP mulai dari pengertian, fungsi, hingga rumus dan cara menghitungnya.","og_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/rumus-bep\/","og_site_name":"Gajihub Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","article_published_time":"2025-01-07T06:39:46+00:00","og_image":[{"width":825,"height":315,"url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/rumus-bep.png","type":"image\/png"}],"author":"Desi Murniati","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@gajihub","twitter_site":"@gajihub","twitter_misc":{"Written by":"Desi Murniati","Est. reading time":"9 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/rumus-bep\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/rumus-bep\/"},"author":{"name":"Desi Murniati","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/e8b52481451a1e2c3d2011fa7d91ef8c"},"headline":"Rumus BEP: Ini Contoh dan Cara Menghitungnya","datePublished":"2025-01-07T06:39:46+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/rumus-bep\/"},"wordCount":1565,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/rumus-bep\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/rumus-bep.png","keywords":["aplikasi absensi","cara menghitung BEP","contoh menghitung BEP","fungsi BEP","GajiHub","jenis BEP","manajemen data karyawan","pengertian break even point","software absensi","software payroll","tips manajemen"],"articleSection":["Tips Manajemen"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/rumus-bep\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/rumus-bep\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/rumus-bep\/","name":"Rumus BEP: Ini Contoh dan Cara Menghitungnya - Gajihub Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/rumus-bep\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/rumus-bep\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/rumus-bep.png","datePublished":"2025-01-07T06:39:46+00:00","description":"Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan mengenai rumus BEP mulai dari pengertian, fungsi, hingga rumus dan cara menghitungnya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/rumus-bep\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/rumus-bep\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/rumus-bep\/#primaryimage","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/rumus-bep.png","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/rumus-bep.png","width":825,"height":315,"caption":"rumus BEP"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/rumus-bep\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Rumus BEP: Ini Contoh dan Cara Menghitungnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","name":"Gajihub Blog","description":"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir","publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization","name":"Gajihub","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","width":1010,"height":391,"caption":"Gajihub"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","https:\/\/x.com\/gajihub","https:\/\/www.instagram.com\/gajihub\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/gajihub\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/e8b52481451a1e2c3d2011fa7d91ef8c","name":"Desi Murniati","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g","caption":"Desi Murniati"},"description":"Berpengalaman lebih 5 tahun dalam penulisan tema manajemen dan karir. Desi bertujuan memberikan perspektif terbaru dari tulisannya.","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/author\/desimurniati\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/rumus-bep.png","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18222","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18222"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18222\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18310,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18222\/revisions\/18310"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/18254"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18222"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18222"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18222"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}