{"id":16831,"date":"2024-12-02T06:33:23","date_gmt":"2024-12-02T06:33:23","guid":{"rendered":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?p=16831"},"modified":"2025-06-24T13:34:11","modified_gmt":"2025-06-24T13:34:11","slug":"cara-menghitung-uang-pisah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-uang-pisah\/","title":{"rendered":"Cara Menghitung Uang Pisah bagi Karyawan Resign"},"content":{"rendered":"\n<p>Sebagai HRD, Anda wajib mengetahui cara menghitung uang pisah karena uang pisah ini merupakan hak setiap karyawan yang mengajukan resign.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan memberikan uang pisah kepada karyawan yang resign, ini artinya Anda dapat memberikah hak-hak karyawan dengan tepat termasuk <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/hak-karyawan-resign\/\">hak untuk karyawan <em>resign<\/em><\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu manfaat yang didapatkan dengan memberikan <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/uang-pisah\/\">uang pisah<\/a> kepada karyawan adalah Anda tetap bisa menjaga hubungan baik dengan mereka meski mereka tidak lagi bekerja di perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Perusahaan Anda juga bisa mendapatkan citra yang baik karena mampu memberikan hak-hak karyawan sesuai ketentuan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan mengenai cara menghitung uang pisah. Anda dapat membaca penjelasan lengkapnya hanya di bawah ini:<\/p>\n\n\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Pengertian dari Uang Pisah?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"666\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cara-menghitung-uang-pisah-satu.jpg\" alt=\"cara menghitung uang pisah\" class=\"wp-image-16837\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cara-menghitung-uang-pisah-satu.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cara-menghitung-uang-pisah-satu-300x200.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cara-menghitung-uang-pisah-satu-768x511.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Uang pisah merupakan tunjangan yang diberikan perusahaan kepada karyawan ketika karyawan berhenti kerja secara sukarela atau&nbsp;<em>resign<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Aturan mengenai pemberian uang pisah kepada karyawan yang mengajukan resign tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021 Pasal 50 dijelaskan bahwa karyawan yang mengundurkan diri atas kemauannya sendiri berhak atas 2 hal, yakni uang penggantian hak sesuai ketentuan yang berlaku dan uang pisah dimana besarannya sesuai dengan Perjanjian Kerja, Peraturan Perusahaan, dan Perjanjian Kerja Bersama.<\/p>\n\n\n\n<p>Terkait uang penggantian hak ini diatur dalam Pasal 40 ayat (4) yakni berupa:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Sisa cuti tahunan yang belum diambil oleh karyawan<\/li>\n\n\n\n<li>Biaya atau ongkos pulang bagi karyawan dan keluarganya ke tempat dimana karyawan tersebut diterima bekerja<\/li>\n\n\n\n<li>Hal-hal lainnya yang tercantum dalam Perjanjian Kerja, Peraturan Perusahaan, dan Perjanjian Kerja Bersama<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/upmk-uang-penghargaan-masa-kerja\/\">Cara Hitung UPMK (Uang Penghargaan Masa Kerja)<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Syarat Memberikan Uang Pisah bagi Karyawan yang Resign?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"665\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cara-menghitung-uang-pisah-dua.jpg\" alt=\"cara menghitung uang pisah\" class=\"wp-image-16835\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cara-menghitung-uang-pisah-dua.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cara-menghitung-uang-pisah-dua-300x200.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cara-menghitung-uang-pisah-dua-768x511.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Terkait pembahasan mengenai uang pisah, sebenarnya tidak ada aturan yang menjelaskan secara eksplisit bagaimana uang pisah hingga <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/upmk-uang-penghargaan-masa-kerja\/\">Uang Penghargaan Masa Kerja (UPMK)<\/a> diberikan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam aturan yang dibuat pemerintah tersebut hanya dijelaskan pemberian uang pisah diatur dalam Perjanjian Kerja, Peraturan Perusahaan, dan Perjanjian Kerja Bersama masing-masing perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Karena ketentuan inilah masih banyak perusahaan yang tidak menjelaskan secara jelas terkait pemberian uang pisah ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Padahal aturan mengenai pemberian uang pisah ini sudah ada dalam aturan ketenagakerjaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun secara garis besar, untuk bisa mendapatkan uang pisah dari perusahaan, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Telah mengajukan resign paling lambat 30 (tiga puluh) hari sebelum tanggal mengundurkan diri<\/li>\n\n\n\n<li>Karyawan yang bersangkutan tidak terikat dengan ikatan dinas<\/li>\n\n\n\n<li>Karyawan tetap melaksanakan kewajiban pekerjaannya hingga tanggal pengunduran diri<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Aturan ini tertuang dalam Pasal 36 PP No. 35 Tahun 2021. Jika karyawan tidak memenuhi persyaratan tersebut, maka perusahaan tidak wajib memberikan yang pisah kepada karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/resign-kerja-mendadak\/\">Karyawan Resign Kerja Mendadak, Apa yang Harus Dilakukan HR?<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Perbedaan Uang Pisah Karyawan Resign dan Pesangon bagi Karyawan PHK?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"667\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cara-menghitung-uang-pisah-tiga.jpg\" alt=\"cara menghitung uang pisah\" class=\"wp-image-16838\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cara-menghitung-uang-pisah-tiga.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cara-menghitung-uang-pisah-tiga-300x200.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cara-menghitung-uang-pisah-tiga-768x512.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Berikut beberapa perbedaan antara uang pesangon bagi <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/prosedur-phk-karyawan\/\">karyawan yang terkena PHK<\/a> dengan uang pisah bagi karyawan <em>resign<\/em>:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Alasan Diberikannya<\/h3>\n\n\n\n<p>Uang pisah diberikan perusahaan kepada karyawan yang mengundurkan diri dari perusahaan atau&nbsp;<em>resign<\/em>, sedangkan pesangon diberikan kepada karyawan yang diberhentikan oleh perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Dasar Hukum<\/h3>\n\n\n\n<p>Dasar hukum yang mengatur uang pisah ada dalam Pasal 162 ayat (1) UU Ketenagakerjaan, sedangkan untuk pesangon diatur dalam Pasal 81 No. 44 UU Cipta Kerja.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/uang-pisah-karyawan\/\">Uang Pisah Karyawan: Cara Hitung dan Syaratnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Jumlah yang Didapatkan<\/h3>\n\n\n\n<p>Jumlah yang didapatkan dari uang pisah diatur dalam Perjanjian Kerja, Peraturan Perusahaan, dan Perjanjian Kerja Bersama.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan uang pesangon jumlah yang didapatkan adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Masa kerja kurang dari 1 (satu) tahun, 1 (satu) bulan upah<\/li>\n\n\n\n<li>Masa kerja 1 tahun atau lebih tetapi kurang dari 2 tahun, 2 bulan upah<\/li>\n\n\n\n<li>Masa kerja 2 tahun atau lebih tetapi kurang dari 3 tahun, 3 bulan upah<\/li>\n\n\n\n<li>Masa kerja 3 tahun atau lebih tetapi kurang dari 4 tahun, 4 bulan upah<\/li>\n\n\n\n<li>Masa kerja 4 tahun atau lebih tetapi kurang dari 5 tahun, 5 bulan upah<\/li>\n\n\n\n<li>Masa kerja 5 tahun atau lebih, tetapi kurang dari 6 tahun, 6 bulan upah<\/li>\n\n\n\n<li>Masa kerja tahun atau lebih tetapi kurang dari 7 tahun, 7 bulan upah<\/li>\n\n\n\n<li>Masa kerja 7 tahun atau lebih tetapi kurang dari 8 tahun, 8 bulan upah<\/li>\n\n\n\n<li>Masa kerja 8 tahun atau lebih, mendapattkan 9 bulan upah<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/etika-memecat-karyawan\/\">11 Etika Memecat Karyawan, HR Wajib Tahu<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/daftar\/?ref=writergajihub\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1080\" height=\"1080\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/02-1080x1080-Feed.jpg\" alt=\"gajihub 2\" class=\"wp-image-419\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/02-1080x1080-Feed.jpg 1080w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/02-1080x1080-Feed-300x300.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/02-1080x1080-Feed-1024x1024.jpg 1024w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/02-1080x1080-Feed-150x150.jpg 150w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/02-1080x1080-Feed-768x768.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Perhitungan Uang Pisah bagi Karyawan Tetap?<\/h2>\n\n\n\n<p>Untuk cara menghitung uang pisah bagi karyawan yang mengundurkan diri atau <em>resign,&nbsp;<\/em>pengadilan memutuskan untuk menyesuaikannya dengan perhitungan Uang Penghargaan Masa Kerja (UPMK).<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut perhitungan uang pisah bagi karyawan tetap atau karyawan dengan <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/hak-kewajiban-pkwt-pkwtt\/\">Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT)<\/a> berdasarkan UU Cipta Kerja No 11 Tahun 2020 Bab IV Ketenagakerjaan, Pasal 80, Ayat 44 :<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Masa kerja mulai dari 3 tahun hingga kurang dari 6 tahun mendapatkan uang pisah sebesar 2 bulan upah<\/li>\n\n\n\n<li>Masa kerja mulai dari 6 tahun hingga kurang dari 9 tahun mendapatkan uang pisah sebesar 3 bulan upah<\/li>\n\n\n\n<li>Masa kerja mulai dari 9 tahun hingga kurang dari 12 tahun mendapatkan uang pisah sebesar 4 bulan upah<\/li>\n\n\n\n<li>Masa kerja lebih dari 12 tahun hingga kurang dari 15 tahun mendapatkan uang pisah sebesar 5 bulan upah<\/li>\n\n\n\n<li>Masa kerja kurang dari 15 tahun hingga kurang dari 18 tahun mendapatkan uang pisah sebesar 6 bulan upah<\/li>\n\n\n\n<li>Masa kerja lebih dari 18 hingga kurang dari 21 tahun mendapatkan uang pisah sebesar 7 bulan upah<\/li>\n\n\n\n<li>Masa kerja lebih dari 21 hingga kurang dari 24 tahun mendapatkan uang pisah sebesar 8 bulan upah<\/li>\n\n\n\n<li>Masa kerja lebih dari 24 tahun mendapatkan uang pisah sebesar 10 bulan upah<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Untuk besaran uang pisah ini dihitung dengan besaran gaji pokok dan tunjangan tetap.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk memudahkan Anda dalam memahami cara menghitung uang pisah, berikut contoh cara menghitung uang pisah bagi karyawan PKWTT yang resign:<\/p>\n\n\n\n<p>Alisa mengajukan&nbsp;<em>resign&nbsp;<\/em>dari perusahaan Era One pada 20 Maret 2024 dimana saat itu Alisa telah bekerja selama 5 tahun.<\/p>\n\n\n\n<p>Karena perusahaan menerapkan <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/notice-period\/\"><em>notice period<\/em><\/a>, maka Alisa akan resmi&nbsp;<em>resign&nbsp;<\/em>dari perusahaan di tanggal 21 April 2024.<\/p>\n\n\n\n<p>Selama satu bulan itu, Alisa harus menyelesaikan semua pekerjaannya sebagai desainer grafis dan melakukan penyerahan tugas kepada karyawan yang menggantikan Alisa.<\/p>\n\n\n\n<p>Gaji yang didapatkan Alisa saat itu adalah Rp6.300.000. Dengan begitu, berikut uang pisah yang didapatkan oleh Alisa:<\/p>\n\n\n\n<p>Uang pisah= 2 x gaji 1 bulan<\/p>\n\n\n\n<p>Uang pisah= 2 x Rp6.300.00<\/p>\n\n\n\n<p>Uang pisah= Rp12.600.000<\/p>\n\n\n\n<p>Dari perhitungan ini, maka Alisa mendapatkan uang pisah sebesar Rp12.600.000.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/one-month-notice\/\">One Month Notice: Pengertian, Aturan, dan Cara Pengajuannya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Perhitungan Uang Pisah bagi Karyawan Kontrak?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"666\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cara-menghitung-uang-pisah-empat.jpg\" alt=\"resign\" class=\"wp-image-16836\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cara-menghitung-uang-pisah-empat.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cara-menghitung-uang-pisah-empat-300x200.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cara-menghitung-uang-pisah-empat-768x511.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Perlu diketahui, bahwa uang pisah bagi karyawan&nbsp;<em>resign&nbsp;<\/em>hanya didapatkan oleh karyawan berstatus tetap atau di bawah PKWTT..<\/p>\n\n\n\n<p>Namun karyawan PKWT yang mengajukan&nbsp;<em>resign&nbsp;<\/em>berhak mendapatkan uang kompensasi jika karyawan mengalami PHK dengan minimal masa kerja yakni 1 bulan kerja.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk aturan mengenai uang kompensasi bagi karyawan PKWT diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021 Pasal 16 Ayat (1) adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<p>1. Bagi karyawan PKWT yang bekerja lebih dari 1 (satu) bulan namun kurang dari 12 (dua belas) bulan, berikut perhitungannya:<\/p>\n\n\n\n<p>Uang kompensasi: masa kerja\/12 x 1 bulan gaji<\/p>\n\n\n\n<p>2. Bagi karyawan PKWT yang bekerja lebih dari 12 bulan secara terus menerus, maka akan mendapatkan uang kompensasi sebesar&nbsp;<strong>satu bulan upah.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Besaran yang diberikan untuk uang kompensasi ini adalah gaji pokok dan tunjangan tetap.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika karyawan yang bersangkutan merupakan pekerja lepas, maka uang satu bulan yang dimaksud adalah rerata yang didapatkan selama 1 bulan kerja.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:<a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/surat-pengunduran-diri\/\"> Contoh Surat Pengunduran Diri, Cara Buat, dan Templatenya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p>Itulah tadi penjelasan mengenai cara menghitung uang pisah yang dapat Anda jadikan sebagai referensi.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari penjelasan artikel yang ada di atas dapat diketahui bahwa uang pisah diberikan kepada karyawan dengan status PKWTT atau karyawan tetap.<\/p>\n\n\n\n<p>Uang pisah merupakan hak yang wajib diberikan perusahaan kepada karyawan dan aturan mengenai pemberian uang pisah ini diatur dalam peraturan pemerintah.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk memudahkan Anda dalam menghitung uang pisah bagi karyawan yang&nbsp;<em>resign<\/em>, Anda bisa menggunakan <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/absensi\/\">software absensi<\/a> dari GajiHub.<\/p>\n\n\n\n<p>GajiHub merupakan software payroll dan aplikasi absensi yang dilengkapi berbagai fitur untuk kemudahan pengelolaan karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Tidak hanya dapat digunakan menghitung uang pisah, GajiHub juga dapat digunakan untuk menghitung gaji karyawan, melakukan pencatatan kehadiran karyawan, hingga untuk pengelolaan karyawan lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi tunggu apa lagi, daftar GajiHub sekarang juga di <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/daftar\/?ref=writergajihub\">tautan ini<\/a> dan dapatkan uji coba gratis selama 14 hari.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebagai HRD, Anda wajib mengetahui cara menghitung uang pisah karena uang pisah ini merupakan hak setiap karyawan yang mengajukan resign.&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":16834,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[14],"tags":[314,109,7813,7808,29,7812,7809,27,7814,44,7810],"class_list":["post-16831","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hr","tag-aplikasi-absensi","tag-aplikasi-hris","tag-aturan-uang-pisah-karyawan","tag-cara-menghitung-uang-pisah","tag-gajihub","tag-hitung-uang-pisah","tag-menghitung-uang-pisah","tag-software-payroll","tag-syarat-uang-pisah","tag-tips-hr","tag-uang-pisah-karyawan-resign"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Cara Menghitung Uang Pisah bagi Karyawan Resign<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan mengenai cara menghitung uang pisah. Anda dapat membaca penjelasan lengkapnya hanya di bawah ini:\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-uang-pisah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Menghitung Uang Pisah bagi Karyawan Resign\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan mengenai cara menghitung uang pisah. Anda dapat membaca penjelasan lengkapnya hanya di bawah ini:\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-uang-pisah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Gajihub Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-12-02T06:33:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-06-24T13:34:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cara-menghitung-uang-pisah.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"825\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"315\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Desi Murniati\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Desi Murniati\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/cara-menghitung-uang-pisah\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/cara-menghitung-uang-pisah\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Desi Murniati\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e8b52481451a1e2c3d2011fa7d91ef8c\"},\"headline\":\"Cara Menghitung Uang Pisah bagi Karyawan Resign\",\"datePublished\":\"2024-12-02T06:33:23+00:00\",\"dateModified\":\"2025-06-24T13:34:11+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/cara-menghitung-uang-pisah\\\/\"},\"wordCount\":1230,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/cara-menghitung-uang-pisah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/cara-menghitung-uang-pisah.png\",\"keywords\":[\"aplikasi absensi\",\"aplikasi HRIS\",\"aturan uang pisah karyawan\",\"cara menghitung uang pisah\",\"GajiHub\",\"hitung uang pisah\",\"menghitung uang pisah\",\"software payroll\",\"syarat uang pisah\",\"tips HR\",\"uang pisah karyawan resign\"],\"articleSection\":[\"Tips HR\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/cara-menghitung-uang-pisah\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/cara-menghitung-uang-pisah\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/cara-menghitung-uang-pisah\\\/\",\"name\":\"Cara Menghitung Uang Pisah bagi Karyawan Resign\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/cara-menghitung-uang-pisah\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/cara-menghitung-uang-pisah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/cara-menghitung-uang-pisah.png\",\"datePublished\":\"2024-12-02T06:33:23+00:00\",\"dateModified\":\"2025-06-24T13:34:11+00:00\",\"description\":\"Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan mengenai cara menghitung uang pisah. Anda dapat membaca penjelasan lengkapnya hanya di bawah ini:\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/cara-menghitung-uang-pisah\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/cara-menghitung-uang-pisah\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/cara-menghitung-uang-pisah\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/cara-menghitung-uang-pisah.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/cara-menghitung-uang-pisah.png\",\"width\":825,\"height\":315,\"caption\":\"cara menghitung uang pisah\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/cara-menghitung-uang-pisah\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Menghitung Uang Pisah bagi Karyawan Resign\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Gajihub Blog\",\"description\":\"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Gajihub\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"width\":1010,\"height\":391,\"caption\":\"Gajihub\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/gajihubcom\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/gajihub\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e8b52481451a1e2c3d2011fa7d91ef8c\",\"name\":\"Desi Murniati\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Desi Murniati\"},\"description\":\"Berpengalaman lebih 5 tahun dalam penulisan tema manajemen dan karir. Desi bertujuan memberikan perspektif terbaru dari tulisannya.\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/author\\\/desimurniati\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Menghitung Uang Pisah bagi Karyawan Resign","description":"Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan mengenai cara menghitung uang pisah. Anda dapat membaca penjelasan lengkapnya hanya di bawah ini:","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-uang-pisah\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Cara Menghitung Uang Pisah bagi Karyawan Resign","og_description":"Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan mengenai cara menghitung uang pisah. Anda dapat membaca penjelasan lengkapnya hanya di bawah ini:","og_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-uang-pisah\/","og_site_name":"Gajihub Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","article_published_time":"2024-12-02T06:33:23+00:00","article_modified_time":"2025-06-24T13:34:11+00:00","og_image":[{"width":825,"height":315,"url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cara-menghitung-uang-pisah.png","type":"image\/png"}],"author":"Desi Murniati","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@gajihub","twitter_site":"@gajihub","twitter_misc":{"Written by":"Desi Murniati","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-uang-pisah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-uang-pisah\/"},"author":{"name":"Desi Murniati","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/e8b52481451a1e2c3d2011fa7d91ef8c"},"headline":"Cara Menghitung Uang Pisah bagi Karyawan Resign","datePublished":"2024-12-02T06:33:23+00:00","dateModified":"2025-06-24T13:34:11+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-uang-pisah\/"},"wordCount":1230,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-uang-pisah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cara-menghitung-uang-pisah.png","keywords":["aplikasi absensi","aplikasi HRIS","aturan uang pisah karyawan","cara menghitung uang pisah","GajiHub","hitung uang pisah","menghitung uang pisah","software payroll","syarat uang pisah","tips HR","uang pisah karyawan resign"],"articleSection":["Tips HR"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-uang-pisah\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-uang-pisah\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-uang-pisah\/","name":"Cara Menghitung Uang Pisah bagi Karyawan Resign","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-uang-pisah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-uang-pisah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cara-menghitung-uang-pisah.png","datePublished":"2024-12-02T06:33:23+00:00","dateModified":"2025-06-24T13:34:11+00:00","description":"Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan mengenai cara menghitung uang pisah. Anda dapat membaca penjelasan lengkapnya hanya di bawah ini:","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-uang-pisah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-uang-pisah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-uang-pisah\/#primaryimage","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cara-menghitung-uang-pisah.png","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cara-menghitung-uang-pisah.png","width":825,"height":315,"caption":"cara menghitung uang pisah"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-uang-pisah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Menghitung Uang Pisah bagi Karyawan Resign"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","name":"Gajihub Blog","description":"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir","publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization","name":"Gajihub","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","width":1010,"height":391,"caption":"Gajihub"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","https:\/\/x.com\/gajihub","https:\/\/www.instagram.com\/gajihub\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/gajihub\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/e8b52481451a1e2c3d2011fa7d91ef8c","name":"Desi Murniati","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g","caption":"Desi Murniati"},"description":"Berpengalaman lebih 5 tahun dalam penulisan tema manajemen dan karir. Desi bertujuan memberikan perspektif terbaru dari tulisannya.","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/author\/desimurniati\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cara-menghitung-uang-pisah.png","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16831","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16831"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16831\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26893,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16831\/revisions\/26893"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16834"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16831"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16831"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16831"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}