{"id":14550,"date":"2024-10-03T07:56:56","date_gmt":"2024-10-03T07:56:56","guid":{"rendered":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?p=14550"},"modified":"2025-05-06T02:58:38","modified_gmt":"2025-05-06T02:58:38","slug":"jtbd-framework","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jtbd-framework\/","title":{"rendered":"JTBD Framework: Manfaat, Cara Menggunakan, dan Contohnya"},"content":{"rendered":"<p>Salah satu kunci untuk sukses dalam berbisnis adalah dengan memahami apa yang benar-benar diinginkan pelanggan. Itulah mengapa Anda perlu melakukan pendekatan <em>Jobs to Be Done<\/em> (JTBD) <em>framework<\/em>.<\/p>\n<p>Dalam bisnis, <em>JTBD\u00a0framework<\/em>\u00a0dapat memberikan pandangan yang lebih luas tentang bagaimana dan mengapa konsumen menggunakan produk atau layanan.<\/p>\n<p>Pendekatan ini membantu perusahaan melihat dari sudut pandang pelanggan, menempatkan fokus pada &#8220;pekerjaan&#8221; yang mereka ingin selesaikan.<\/p>\n<p>Dengan memahami pekerjaan ini, perusahaan dapat mengembangkan solusi yang lebih relevan dan sesuai dengan kebutuhan konsumen.<\/p>\n<p>Pada artikel kali ini, Gajihub akan membahas apa itu JTBD\u00a0<em>framework,\u00a0<\/em>manfaat, cara menggunakan, contoh, dan\u00a0<em>template<\/em>-nya.<\/p>\n<h2>Apa yang Dimaksud dengan JTBD Framework?<\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-14569 aligncenter\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/jtbd-framework-1.jpg\" alt=\"jtbd framework 1\" width=\"1000\" height=\"700\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/jtbd-framework-1.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/jtbd-framework-1-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/jtbd-framework-1-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p><em>JTBD framework\u00a0<\/em>adalah\u00a0pendekatan yang memperlihatkan produk atau layanan sebagai alat yang dipilih oleh konsumen untuk membantu mereka menyelesaikan pekerjaan tertentu.<\/p>\n<p>Alih-alih melihat konsumen sebagai seseorang yang hanya membeli produk, JTBD Framework membantu kita melihat konsumen sebagai seseorang yang &#8216;menyewa&#8217; produk untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan.<\/p>\n<p>Konsep ini pertama kali diperkenalkan oleh Clayton Christensen, seorang profesor di Harvard Business School. Menurut Christensen, orang-orang tidak sekadar membeli produk, tetapi mereka &#8216;menyewa&#8217; produk tersebut untuk menyelesaikan tugas atau &#8216;pekerjaan&#8217; yang mereka miliki dalam hidupnya.<\/p>\n<p>Dengan kata lain, produk hanyalah alat yang digunakan konsumen untuk mencapai tujuan tertentu.<\/p>\n<p>Sebagai contoh, jika seseorang membeli bor listrik, sebenarnya yang dia butuhkan bukanlah bor tersebut, melainkan lubang yang sempurna untuk memasang benda di dinding.<\/p>\n<p>Dalam konteks JTBD, pekerjaan yang ingin diselesaikan oleh konsumen bukanlah memiliki bor, melainkan membuat lubang di dinding dengan cara yang cepat, mudah, dan bersih.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/project-charter\/\">Contoh dan Download Project Charter, Manfaat, dan Format<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Apakah JTBD Framework Penting?<\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-14568 aligncenter\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/jtbd-framework-2.jpg\" alt=\"jtbd framework 2\" width=\"1000\" height=\"700\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/jtbd-framework-2.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/jtbd-framework-2-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/jtbd-framework-2-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p><em>JTBD framework<\/em> membantu perusahaan untuk fokus pada kebutuhan konsumen yang lebih mendasar daripada sekadar memberikan lebih banyak fitur.<\/p>\n<p>Hal ini membuka kesempatan bagi inovasi yang lebih efektif karena produk yang dikembangkan menjadi lebih relevan dengan kehidupan sehari-hari konsumen.<\/p>\n<p>Berikut beberapa alasan yang membuat\u00a0<em>framework<\/em> ini penting:<\/p>\n<h3>1. Pemahaman Mendalam tentang Konsumen<\/h3>\n<p>Dengan melihat produk dari sudut pandang pekerjaan yang harus diselesaikan, perusahaan dapat lebih memahami konteks mengapa dan bagaimana konsumen menggunakan produk mereka.<\/p>\n<p>Hal ini membantu perusahaan untuk menciptakan produk yang lebih sesuai dengan harapan dan kebutuhan nyata konsumen.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/balanced-scorecard\/\"><strong>Balanced Scorecard: Tujuan, Perspektif, Cara, dan Contohnya<\/strong><\/a><\/p>\n<h3>2. Mendorong Inovasi Produk<\/h3>\n<p><em>JTBD Framework<\/em> membantu tim <em>product development<\/em> untuk tidak hanya terpaku pada pengembangan fitur baru, tetapi juga fokus pada bagaimana produk dapat membantu konsumen menyelesaikan pekerjaannya dengan lebih baik.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/statement-of-work\/\">Statement of Work: Pengertian, Komponen, dan Cara Membuat<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>3. Meningkatkan Kepuasan Pelanggan<\/h3>\n<p>Dengan menyediakan solusi yang lebih tepat dan relevan untuk pekerjaan yang ingin diselesaikan oleh konsumen, kepuasan pelanggan akan meningkat.<\/p>\n<p>Ketika konsumen merasa bahwa produk yang mereka gunakan benar-benar membantu mereka mencapai tujuan, loyalitas mereka terhadap brand juga akan meningkat.<\/p>\n<h3>4. Mengurangi Risiko Kegagalan Produk<\/h3>\n<p>Banyak produk gagal di pasaran karena tidak benar-benar menjawab kebutuhan konsumen.<\/p>\n<p>Dengan menggunakan JTBD Framework, risiko ini bisa diminimalisir karena perusahaan telah lebih dulu memahami apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh konsumen sebelum meluncurkan produk ke pasar.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/bpo-adalah\/\">BPO Adalah, Kelebihan &amp; Kekurangan, dan Contohnya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Bagaimana Cara Menggunakan JTBD Framework?<\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-14567 aligncenter\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/jtbd-framework-4.jpg\" alt=\"jtbd framework 3\" width=\"1000\" height=\"700\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/jtbd-framework-4.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/jtbd-framework-4-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/jtbd-framework-4-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p>Setelah memahami pentingnya\u00a0<em>JTBD framework,\u00a0<\/em>berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda lakukan dalam penerapannya:<\/p>\n<h3>1. Identifikasi Pekerjaan yang Harus Diselesaikan oleh Konsumen<\/h3>\n<p>Langkah pertama dalam JTBD Framework adalah mengidentifikasi apa yang menjadi &#8220;pekerjaan&#8221; yang ingin diselesaikan oleh konsumen.<\/p>\n<p>Hal ini bisa dilakukan melalui riset pasar yang mendalam, wawancara dengan konsumen, atau pengamatan langsung terhadap cara konsumen menggunakan produk di kehidupan nyata.<\/p>\n<p>Misalnya, jika Anda sedang mengembangkan aplikasi keuangan, pekerjaan yang ingin diselesaikan konsumen bisa saja mengelola pengeluaran, menabung untuk masa depan, atau melacak investasi.<\/p>\n<p>Dengan memahami pekerjaan ini, Anda bisa mengembangkan fitur-fitur yang lebih relevan.<\/p>\n<h3>2. Analisis Konteks Penggunaan Produk<\/h3>\n<p>Selain memahami pekerjaan yang ingin diselesaikan, Anda juga perlu memahami konteks di mana produk Anda digunakan.<\/p>\n<p>Konsumen sering kali memiliki preferensi yang berbeda tergantung pada situasi atau kebutuhan spesifik mereka.<\/p>\n<p>Misalnya, seseorang yang membutuhkan aplikasi manajemen keuangan untuk tujuan pribadi mungkin akan memiliki kebutuhan yang berbeda dibandingkan dengan pengguna yang menggunakan aplikasi tersebut untuk keperluan bisnis.<\/p>\n<p>Dengan memahami konteks ini, Anda dapat menyusun strategi yang lebih tepat dalam mengembangkan produk yang lebih sesuai dengan situasi spesifik konsumen.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/daftar\/\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-420 aligncenter\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/03-1080x1080-Feed.jpg\" alt=\"gajihub 3\" width=\"1080\" height=\"1080\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/03-1080x1080-Feed.jpg 1080w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/03-1080x1080-Feed-300x300.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/03-1080x1080-Feed-1024x1024.jpg 1024w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/03-1080x1080-Feed-150x150.jpg 150w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/03-1080x1080-Feed-768x768.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/><\/a><\/p>\n<h3>3. Buat Persona JTBD<\/h3>\n<p>Meskipun persona pelanggan sering kali berdasarkan demografi atau psikografi, dalam JTBD Framework, persona dibuat berdasarkan pekerjaan yang ingin diselesaikan.<\/p>\n<p>Artinya, Anda dapat berfokus pada masalah spesifik yang dihadapi oleh pelanggan dan bagaimana mereka menggunakan produk Anda untuk mengatasinya.<\/p>\n<p>Contoh persona JTBD bisa berupa<em> &#8220;Andi, seorang pengusaha yang menggunakan software akuntansi untuk melacak pendapatan dan pengeluaran bisnisnya.&#8221;<\/em><\/p>\n<h3>4. Inovasi Berbasis Pekerjaan<\/h3>\n<p>Setelah Anda memahami pekerjaan yang harus diselesaikan dan konteks di mana produk digunakan, Anda bisa mulai melakukan inovasi.<\/p>\n<p>Fokuslah pada bagaimana produk Anda dapat membantu menyelesaikan pekerjaan tersebut dengan cara yang lebih baik.<\/p>\n<p>Inovasi ini bisa berupa penambahan fitur baru, perbaikan dari pengalaman pengguna, atau bahkan perubahan total terhadap produk yang ada.<\/p>\n<h3>5. Uji dan Evaluasi<\/h3>\n<p>Langkah terakhir adalah menguji produk Anda di pasar. Apakah inovasi yang Anda lakukan benar-benar membantu konsumen menyelesaikan pekerjaan mereka dengan lebih baik?<\/p>\n<p><em>Feedback<\/em> dari konsumen sangat penting dalam tahap ini, karena ini akan membantu Anda menyempurnakan produk sesuai dengan kebutuhan mereka.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/product-knowledge\/\">10 Cara Meningkatkan Product Knowledge untuk Bisnis<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Bagaimana Contoh Penerapan JTBD Framework?<\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-14566 aligncenter\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/jtbd-framework-4-1.jpg\" alt=\"jtbd framework 4 (1)\" width=\"1000\" height=\"700\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/jtbd-framework-4-1.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/jtbd-framework-4-1-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/jtbd-framework-4-1-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p>Berikut contoh penerapan <em>JTBD framework <\/em>di perusahaan sukses dan bagaimana mereka melaksanakannya:<\/p>\n<h3>1. Apple<\/h3>\n<p>Ketika Apple mengumumkan penjualan sebesar $54,5 miliar, kritikus masih merasa tidak terkesan, mengklaim bahwa inovasi telah menurun sejak kepergian Steve Jobs.<\/p>\n<p>Banyak yang menunjuk pada iPhone 5, dengan mengatakan bahwa model tersebut tidak banyak berbeda dari sebelumnya.<\/p>\n<p>Namun, Apple tidak mengejar tren atau pesaing. Mereka fokus membuat teknologi yang mudah diintegrasikan ke dalam kehidupan pengguna.<\/p>\n<p>Jobs Apple untuk Pengguna:<\/p>\n<ul>\n<li>Pengguna \u201cmempekerjakan\u201d produk Apple untuk menyederhanakan kehidupan digital mereka dengan perangkat yang andal dan elegan.<\/li>\n<li>Mereka menginginkan teknologi canggih yang mudah digunakan.<\/li>\n<li>Mereka membutuhkan gadget yang terhubung dengan mulus untuk menciptakan pengalaman yang kohesif.<\/li>\n<li>Apple terus menyempurnakan produk mereka dengan menambahkan fitur yang bermakna tanpa memberikan hal-hal yang tidak perlu.<\/li>\n<\/ul>\n<h3>2. Netflix<\/h3>\n<p>Sebelum Netflix, orang harus menyesuaikan jadwal mereka dengan acara TV atau menyewa DVD fisik.<\/p>\n<p>Netflix memecahkan masalah ini dengan menyediakan perpustakaan film dan acara yang bisa diakses kapan saja.<\/p>\n<p>Jobs Netflix untuk Pengguna:<\/p>\n<ul>\n<li>Pengguna \u201cmempekerjakan\u201d Netflix untuk menonton acara favorit kapan pun, di mana pun.<\/li>\n<li>Mereka menginginkan rekomendasi yang dipersonalisasi agar mudah menemukan konten baru.<\/li>\n<li>Pengalaman streaming berkualitas tinggi tanpa gangguan penting bagi mereka.<\/li>\n<li>Algoritma rekomendasi Netflix bekerja dengan sangat baik, menyediakan pilihan berdasarkan minat pengguna, membuatnya mudah menemukan acara berikutnya untuk ditonton.<\/li>\n<\/ul>\n<h3>3. Amazon<\/h3>\n<p>Sebelum Amazon, pengalaman berbelanja melibatkan pergi ke toko, dan terkadang harus menunggu barang tersedia secara lokal.<\/p>\n<p>Sekarang, alih-alih berpindah toko, Anda bisa menemukan berbagai produk secara online dan mengirimkannya langsung ke rumah Anda.<\/p>\n<p>Jobs Amazon untuk Pengguna:<\/p>\n<ul>\n<li>Pengguna \u201cmempekerjakan\u201d Amazon untuk memberikan pengalaman belanja yang lengkap dengan pilihan produk yang luas.<\/li>\n<li>Mereka mencari harga yang bersaing dan pengiriman cepat.<\/li>\n<li>Layanan pelanggan yang efisien dan pengembalian tanpa repot sangat penting bagi kepuasan mereka.<\/li>\n<li>Amazon terus berfokus pada apa yang diinginkan pengguna\u2014kenyamanan, variasi, dan pengiriman cepat\u2014dan memastikan mereka memenuhi kebutuhan tersebut dengan presisi.<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/mckinsey-7s-framework\/\">McKinsey 7s Framework: Arti, Manfaat, dan Contoh Penerapannya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Bagaimana Contoh Template JTBD Framework?<\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-14565 aligncenter\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/jtbd-framework-5.jpg\" alt=\"kerangka kerja 5\" width=\"1000\" height=\"700\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/jtbd-framework-5.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/jtbd-framework-5-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/jtbd-framework-5-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p>Berikut adalah template <em>JTBD framework<\/em> yang dapat Anda gunakan untuk mengidentifikasi dan merancang produk atau layanan berdasarkan pekerjaan yang ingin diselesaikan oleh pelanggan:<\/p>\n<p>JTBD (Jobs To Be Done) Framework Template<\/p>\n<h3>1. Job Statement (Pernyataan Pekerjaan)<\/h3>\n<p>Deskripsikan pekerjaan utama yang ingin diselesaikan oleh pelanggan. Pernyataan ini harus sederhana dan fokus pada tujuan pelanggan.<\/p>\n<p><strong>Contoh:<\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Saya ingin mengelola email dengan lebih efektif agar tidak melewatkan pesan penting.&#8221;<\/p>\n<h3>2. Job Types (Jenis Pekerjaan)<\/h3>\n<p>Pekerjaan pelanggan dapat dibagi menjadi tiga kategori utama:<\/p>\n<p>Fungsional: Apa yang pelanggan coba capai secara praktis atau teknis?<br \/>\nContoh: Mengatur email, melacak pengeluaran, mengebor lubang.<\/p>\n<p>Sosial: Bagaimana pelanggan ingin dilihat oleh orang lain ketika menggunakan produk?<br \/>\nContoh: Menggunakan produk ramah lingkungan untuk terlihat lebih peduli terhadap lingkungan.<\/p>\n<p>Emosional: Perasaan apa yang pelanggan coba capai atau hindari?<br \/>\nContoh: Merasa aman dengan memasang sistem keamanan rumah.<\/p>\n<h3>3. Job Context (Konteks Pekerjaan)<\/h3>\n<p>Pahami konteks di mana pekerjaan tersebut dilakukan. Hal ini bisa mencakup kapan, di mana, dan bagaimana produk akan digunakan.<\/p>\n<p><strong>Contoh:<\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Pelanggan membutuhkan akses cepat ke email saat bepergian, sehingga memerlukan aplikasi yang ringan dan mudah digunakan di ponsel.&#8221;<\/p>\n<h3>4. Desired Outcomes (Hasil yang Diinginkan)<\/h3>\n<p>Identifikasi hasil spesifik yang ingin dicapai pelanggan dengan menggunakan produk Anda.<\/p>\n<p><strong>Contoh:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Memprioritaskan email penting secara otomatis.<\/li>\n<li>Menghindari stres karena kelebihan pesan masuk.<\/li>\n<\/ul>\n<h3>5. Current Solutions (Solusi Saat Ini)<\/h3>\n<p>Analisis bagaimana pelanggan saat ini menyelesaikan pekerjaan tersebut. Apa yang sudah digunakan? Apa kekurangan dari solusi saat ini?<\/p>\n<p><strong>Contoh:<\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Pelanggan saat ini menggunakan aplikasi email standar, tetapi fitur penyaringan pesan tidak cukup efektif.&#8221;<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kano-model-analysis\/\">Kano Model Analysis: Pengertian, Cara Kerja, dan Metodenya<\/a><\/strong><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-14564 aligncenter\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/jtbd-framework-6.jpg\" alt=\"kerangka kerja 6\" width=\"1000\" height=\"700\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/jtbd-framework-6.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/jtbd-framework-6-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/jtbd-framework-6-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<h3>6. Pain Points (Poin Masalah)<\/h3>\n<p>Identifikasi masalah yang dihadapi pelanggan dalam pekerjaan mereka saat ini. Apa frustrasi atau hambatan yang menghalangi mereka mencapai hasil yang diinginkan?<\/p>\n<p><strong>Contoh:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Terlalu banyak email yang tidak relevan masuk ke kotak masuk utama.<\/li>\n<li>Sulit mencari email lama dengan cepat.<\/li>\n<\/ul>\n<h3>7. Solution (Solusi)<\/h3>\n<p>Berdasarkan pemahaman tentang pekerjaan, jenis pekerjaan, dan poin masalah, rancang solusi yang dapat membantu pelanggan menyelesaikan pekerjaan mereka dengan lebih baik.<\/p>\n<p><strong>Contoh:<\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Aplikasi manajemen email dengan fitur pengelompokan otomatis dan pencarian cerdas yang dapat memprioritaskan email penting dan mempermudah pencarian.&#8221;<\/p>\n<h3>8. Metrics for Success (Metode Pengukuran Sukses)<\/h3>\n<p>Tentukan bagaimana Anda akan mengukur apakah solusi Anda berhasil membantu pelanggan menyelesaikan pekerjaan mereka.<\/p>\n<p><strong>Contoh:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Pengurangan jumlah email yang terlewatkan.<\/li>\n<li>Peningkatan efisiensi waktu dalam mengelola email.<\/li>\n<\/ul>\n<h3>9. Persona JTBD<\/h3>\n<p>Buat persona pelanggan berdasarkan pekerjaan yang ingin mereka selesaikan, bukan hanya demografi.<\/p>\n<p><strong>Contoh:<\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Andi, seorang manajer proyek, yang menggunakan aplikasi manajemen email untuk menyortir ratusan pesan setiap hari agar dapat fokus pada pekerjaan penting.&#8221;<\/p>\n<h3>10. Iteration &amp; Feedback (Iterasi &amp; Feedback)<\/h3>\n<p>Selalu uji solusi Anda dengan pelanggan dan terus perbaiki berdasarkan <em>feedback<\/em> untuk memastikan produk atau layanan terus memenuhi kebutuhan mereka.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/customer-behavior\/\">Customer Behavior: Jenis, Manfaat, dan Cara Menganalisisnya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Berdasarkan artikel di atas, dapat dipahami bahwa JTBD\u00a0<em>framework\u00a0<\/em>merupakan kerangka kerja yang berfokus untuk memahami &#8220;pekerjaan&#8221; yang ingin diselesaikan oleh pelanggan melalui produk atau layanan.<\/p>\n<p>Kerangka kerja ini membantu perusahaan memahami kebutuhan konsumen secara lebih mendalam dan menciptakan produk yang lebih relevan.<\/p>\n<p>Manfaat JTBD termasuk pemahaman yang lebih baik tentang kebutuhan konsumen, mendorong inovasi produk yang relevan, meningkatkan kepuasan pelanggan dengan memberikan solusi yang tepat, dan masih banyak lagi.<\/p>\n<p>Untuk membantu karyawan dalam menyukseskan JTBD\u00a0<em>framework,\u00a0<\/em>perusahaan dapat mempertimbangkan penggunaan\u00a0<em><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/\">software payroll<\/a>\u00a0<\/em>dan HR dari Gajihub.<\/p>\n<p>Software ini menyediakan berbagai fitur seperti absensi, <em>payroll<\/em>, <em>employee self-service<\/em> (<a href=\"https:\/\/gajihub.com\/ess\/\">ESS<\/a>), hingga pengelolaan <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/bpjs\/\">BPJS<\/a>.<\/p>\n<p>Sebagai contoh, dengan fitur ESS, karyawan dapat melakukan presensi secara mandiri melalui <em>smartphone<\/em> masing-masing.<\/p>\n<p>Sementara itu, manajer dan tim HR dapat melihat daftar kehadiran karyawan melalui fitur analisa data.<\/p>\n<p>Pada fitur tersebut juga terdapat informasi-informasi penting seperti laporan keterlambatan, laporan lembur, laporan izin cuti, dan sebagainya.<\/p>\n<p>Tertarik mencoba Gajihub? Kunjungi <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/daftar\/\"><strong>tautan ini<\/strong><\/a> dan dapatkan coba gratis hinga 14 hari.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Salah satu kunci untuk sukses dalam berbisnis adalah dengan memahami apa yang benar-benar diinginkan pelanggan. Itulah mengapa Anda perlu melakukan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":14570,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[7167,7168,7169,29,7166,7165,80,28,27,1485],"class_list":["post-14550","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-manajemen","tag-cara-menggunakan-jtbd-framework","tag-contoh-penerapan-jtbd-framework","tag-contoh-template-jtbd-framework","tag-gajihub","tag-manfaat-jtbd-framework","tag-pengertian-jtbd-framework","tag-software-absensi","tag-software-hr","tag-software-payroll","tag-tips-manajemen"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>JTBD Framework: Manfaat, Cara Menggunakan, dan Contohnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pada artikel kali ini, Gajihub akan membahas apa itu JTBD\u00a0framework,\u00a0manfaat, cara menggunakan, contoh, dan\u00a0template-nya.\u00a0\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jtbd-framework\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"JTBD Framework: Manfaat, Cara Menggunakan, dan Contohnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pada artikel kali ini, Gajihub akan membahas apa itu JTBD\u00a0framework,\u00a0manfaat, cara menggunakan, contoh, dan\u00a0template-nya.\u00a0\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jtbd-framework\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Gajihub Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-10-03T07:56:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-06T02:58:38+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/jtbd-framework-banner.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"825\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"315\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"sugi priharto\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"sugi priharto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"10 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/jtbd-framework\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/jtbd-framework\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"sugi priharto\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a\"},\"headline\":\"JTBD Framework: Manfaat, Cara Menggunakan, dan Contohnya\",\"datePublished\":\"2024-10-03T07:56:56+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-06T02:58:38+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/jtbd-framework\\\/\"},\"wordCount\":1756,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/jtbd-framework\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/10\\\/jtbd-framework-banner.png\",\"keywords\":[\"cara menggunakan jtbd framework\",\"contoh penerapan jtbd framework\",\"contoh template jtbd framework\",\"GajiHub\",\"manfaat jtbd framework\",\"pengertian jtbd framework\",\"software absensi\",\"software HR\",\"software payroll\",\"tips manajemen\"],\"articleSection\":[\"Tips Manajemen\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/jtbd-framework\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/jtbd-framework\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/jtbd-framework\\\/\",\"name\":\"JTBD Framework: Manfaat, Cara Menggunakan, dan Contohnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/jtbd-framework\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/jtbd-framework\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/10\\\/jtbd-framework-banner.png\",\"datePublished\":\"2024-10-03T07:56:56+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-06T02:58:38+00:00\",\"description\":\"Pada artikel kali ini, Gajihub akan membahas apa itu JTBD\u00a0framework,\u00a0manfaat, cara menggunakan, contoh, dan\u00a0template-nya.\u00a0\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/jtbd-framework\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/jtbd-framework\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/jtbd-framework\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/10\\\/jtbd-framework-banner.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/10\\\/jtbd-framework-banner.png\",\"width\":825,\"height\":315,\"caption\":\"jtbd framework banner\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/jtbd-framework\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"JTBD Framework: Manfaat, Cara Menggunakan, dan Contohnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Gajihub Blog\",\"description\":\"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Gajihub\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"width\":1010,\"height\":391,\"caption\":\"Gajihub\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/gajihubcom\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/gajihub\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a\",\"name\":\"sugi priharto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"sugi priharto\"},\"description\":\"Pengajar dan content writer di bidang keuangan, HR manajemen, dan dunia karir lebih dari 7 tahun\",\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/id.linkedin.com\\\/in\\\/sugipriharto\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/author\\\/sugipriharto\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"JTBD Framework: Manfaat, Cara Menggunakan, dan Contohnya","description":"Pada artikel kali ini, Gajihub akan membahas apa itu JTBD\u00a0framework,\u00a0manfaat, cara menggunakan, contoh, dan\u00a0template-nya.\u00a0","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jtbd-framework\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"JTBD Framework: Manfaat, Cara Menggunakan, dan Contohnya","og_description":"Pada artikel kali ini, Gajihub akan membahas apa itu JTBD\u00a0framework,\u00a0manfaat, cara menggunakan, contoh, dan\u00a0template-nya.\u00a0","og_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jtbd-framework\/","og_site_name":"Gajihub Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","article_published_time":"2024-10-03T07:56:56+00:00","article_modified_time":"2025-05-06T02:58:38+00:00","og_image":[{"width":825,"height":315,"url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/jtbd-framework-banner.png","type":"image\/png"}],"author":"sugi priharto","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@gajihub","twitter_site":"@gajihub","twitter_misc":{"Written by":"sugi priharto","Est. reading time":"10 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jtbd-framework\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jtbd-framework\/"},"author":{"name":"sugi priharto","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a"},"headline":"JTBD Framework: Manfaat, Cara Menggunakan, dan Contohnya","datePublished":"2024-10-03T07:56:56+00:00","dateModified":"2025-05-06T02:58:38+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jtbd-framework\/"},"wordCount":1756,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jtbd-framework\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/jtbd-framework-banner.png","keywords":["cara menggunakan jtbd framework","contoh penerapan jtbd framework","contoh template jtbd framework","GajiHub","manfaat jtbd framework","pengertian jtbd framework","software absensi","software HR","software payroll","tips manajemen"],"articleSection":["Tips Manajemen"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/jtbd-framework\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jtbd-framework\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jtbd-framework\/","name":"JTBD Framework: Manfaat, Cara Menggunakan, dan Contohnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jtbd-framework\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jtbd-framework\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/jtbd-framework-banner.png","datePublished":"2024-10-03T07:56:56+00:00","dateModified":"2025-05-06T02:58:38+00:00","description":"Pada artikel kali ini, Gajihub akan membahas apa itu JTBD\u00a0framework,\u00a0manfaat, cara menggunakan, contoh, dan\u00a0template-nya.\u00a0","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jtbd-framework\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/jtbd-framework\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jtbd-framework\/#primaryimage","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/jtbd-framework-banner.png","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/jtbd-framework-banner.png","width":825,"height":315,"caption":"jtbd framework banner"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jtbd-framework\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"JTBD Framework: Manfaat, Cara Menggunakan, dan Contohnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","name":"Gajihub Blog","description":"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir","publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization","name":"Gajihub","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","width":1010,"height":391,"caption":"Gajihub"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","https:\/\/x.com\/gajihub","https:\/\/www.instagram.com\/gajihub\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/gajihub\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a","name":"sugi priharto","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","caption":"sugi priharto"},"description":"Pengajar dan content writer di bidang keuangan, HR manajemen, dan dunia karir lebih dari 7 tahun","sameAs":["https:\/\/id.linkedin.com\/in\/sugipriharto"],"url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/author\/sugipriharto\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/jtbd-framework-banner.png","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14550","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14550"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14550\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":24805,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14550\/revisions\/24805"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14570"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14550"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14550"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14550"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}