{"id":12822,"date":"2024-08-20T07:55:05","date_gmt":"2024-08-20T07:55:05","guid":{"rendered":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?p=12822"},"modified":"2026-01-30T08:27:07","modified_gmt":"2026-01-30T08:27:07","slug":"kpi-procurement","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-procurement\/","title":{"rendered":"15 KPI Procurement, Cara Menghitung, dan Manfaatnya"},"content":{"rendered":"\n<p><em>Key Performance Indicators&nbsp;<\/em>(KPI) merupakan alat yang digunakan untuk mengukur seberapa baik pengelolaan&nbsp;<em>procurement&nbsp;<\/em>atau pengadaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan KPI&nbsp;<em>procurement,&nbsp;<\/em>Anda dapat memantau semua hal penting dalam pembeliaan atau pengadaan barang dan jasa.<\/p>\n\n\n\n<p>Tujuan dari KPI ini adalah untuk melihat seberapa besar strategi pengadaan dapat membantu kesuksesan bisis atau apa yang perlu diperbaiki dalam strategi tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>KPI yang dirancang dengan baik bisa membantu menemukan peluang penghematan, mengelola risiko dari pemasok, dan membuat kegiatan&nbsp;<em>procurement&nbsp;<\/em>di berbagai bagian bisnis menjadi lebih efisien.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada artikel kali ini, Gajihub akan membahas apa itu KPI&nbsp;<em>procurement,&nbsp;<\/em>manfaat, jenis, hingga KPI yang paling penting.<\/p>\n\n\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa yang Dimaksud dengan KPI Procurement?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-procurement-1.jpg\" alt=\"kpi procurement 1\" class=\"wp-image-12844\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-procurement-1.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-procurement-1-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-procurement-1-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>KPI&nbsp;<em>procurement&nbsp;<\/em>adalah alat untuk mengukur kinerja yang digunakan untuk menilai dan memantau seberapa efisien manajemen pengadaan di sebuah organisasi.<\/p>\n\n\n\n<p>KPI ini membantu organisasi mengoptimalkan dan mengelola pengeluaran, kualitas, waktu, dan biaya dengan lebih baik.<\/p>\n\n\n\n<p>KPI pengadaan juga membantu bisnis tetap sesuai dengan tujuan proses, strategi pengadaan, dan sasaran bisnis mereka.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/mendisiplinkan-karyawan\/\">10 Cara Mendisiplinkan Karyawan dan Manfaat Pentingnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apakah KPI Procurement itu Penting?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-procurement-2.jpg\" alt=\"kpi procurement 2\" class=\"wp-image-12843\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-procurement-2.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-procurement-2-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-procurement-2-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Ya, penting. Ada beberapa manfaat dengan adanya KPI&nbsp;<em>procurement,&nbsp;<\/em>yaitu:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Mengawasi Kinerja<\/h3>\n\n\n\n<p>KPI membantu perusahaan memantau dan menilai seberapa baik proses pengadaan mereka berjalan.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, mengukur penghematan biaya, kinerja pemasok, dan waktu pemrosesan bisa memberikan gambaran tentang efisiensi pengadaan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/mengenal-procurement\/\">Mengenal Procurement: Jenis, Tugas, dan Gajinya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Menyelaraskan Tujuan<\/h3>\n\n\n\n<p>KPI membantu perusahaan memastikan bahwa aktivitas pengadaan mereka sejalan dengan tujuan bisnis secara keseluruhan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan melacak metrik tertentu, perusahaan bisa lebih mudah mencapai targetnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Membuat Keputusan<\/h3>\n\n\n\n<p>KPI memberikan data yang membantu perusahaan membuat keputusan yang lebih baik. Ini termasuk menemukan area yang bisa ditingkatkan, peluang efisiensi, atau risiko dalam proses pengadaan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-restoran\/\">20 Jenis KPI Restoran Penting dan Cara Menghitungnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Mengelola Pemasok<\/h3>\n\n\n\n<p>KPI membantu perusahaan mengevaluasi dan mengelola hubungan mereka dengan pemasok.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, menilai kualitas, ketepatan waktu pengiriman, dan nilai keseluruhan yang diberikan pemasok.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Perbaikan Berkelanjutan<\/h3>\n\n\n\n<p>Dengan KPI, perusahaan bisa melihat tren dan pola dalam proses pengadaan, serta menemukan area yang perlu ditingkatkan. Ini mendorong budaya perbaikan terus-menerus.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-tree\/\">KPI Tree: Pengertian, Manfaat, Cara Membuat, dan Contohnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Pembandingan<\/h3>\n\n\n\n<p>KPI memungkinkan perusahaan membandingkan kinerja mereka dengan standar industri. Ini membantu mereka mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan untuk lebih kompetitif.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. Mengurangi Risiko<\/h3>\n\n\n\n<p>KPI membantu perusahaan mengurangi risiko dalam proses pengadaan, sehingga mereka bisa beroperasi lebih efisien dan mencapai tujuan mereka.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/perbedaan-okr-dan-kpi\/\">Perbedaan OKR dan KPI, Mana yang Lebih Baik?<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Saja Jenis-Jenis Procurement?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-procurement-3.jpg\" alt=\"kpi procurement 3\" class=\"wp-image-12842\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-procurement-3.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-procurement-3-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-procurement-3-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Sebelum membuat KPI&nbsp;<em>procurement,&nbsp;<\/em>berikut beberapa jenis pengadaan yang perlu Anda pahami:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Pengadaan Tidak Langsung<\/h3>\n\n\n\n<p>Pengadaan tidak langsung adalah pembelian barang atau jasa yang diperlukan untuk operasional sehari-hari, seperti perlengkapan kantor atau layanan IT.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Pengadaan Jasa<\/h3>\n\n\n\n<p>Pengadaan jasa adalah ketika perusahaan mengontrak pihak luar untuk menyediakan layanan yang dibutuhkan, seperti konsultasi atau pemasaran.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3.Pengadaan Barang<\/h3>\n\n\n\n<p>Pengadaan barang adalah pembelian barang fisik yang diperlukan untuk operasional. Perencanaan yang baik sangat penting dalam pengadaan ini untuk memastikan semua kebutuhan terpenuhi.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-kpi-departemen-produksi\/\">20 Contoh KPI Departemen Produksi untuk Kesuksesan Bisnis<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Saja KPI Utama dalam Procurement?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-procurement-7.jpg\" alt=\"kpi procurement 7\" class=\"wp-image-12846\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-procurement-7.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-procurement-7-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-procurement-7-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Ada beberapa KPI utama dalam&nbsp;<em>procurement,&nbsp;<\/em>yaitu:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Kinerja Pemasok<\/h3>\n\n\n\n<p>Menilai pemasok berdasarkan kualitas produk, ketepatan waktu pengiriman, dan kepatuhan terhadap kontrak.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2.Waktu Siklus Pesanan Pembelian<\/h3>\n\n\n\n<p>Melacak berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memproses pesanan pembelian dari awal hingga akhir.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Analisis Pengeluaran<\/h3>\n\n\n\n<p>Menganalisis pola pengeluaran untuk menemukan cara mengurangi biaya dan meningkatkan efisiensi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4.Manajemen Kepatuhan dan Risiko<\/h3>\n\n\n\n<p>Memastikan perusahaan mematuhi kontrak dan mengurangi risiko yang terkait dengan pengadaan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-kpi-layanan-pelanggan\/\">15 Contoh KPI Layanan Pelanggan dan Strategi Meningkatkannya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Saja KPI Penting untuk Mengukur Kinerja Procurement?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-procurement-4.jpg\" alt=\"kpi procurement 4\" class=\"wp-image-12841\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-procurement-4.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-procurement-4-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-procurement-4-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Berikut adalah KPI&nbsp;<em>procurement&nbsp;<\/em>penting yang bisa Anda gunakan untuk mengukur keberhasilan&nbsp;<em>procurement<\/em>:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">KPI Pemasok<\/h3>\n\n\n\n<p>KPI pemasok mengukur kinerja pemasok. KPI ini penting untuk memperlancar proses pengadaan dan mencapai efisiensi, serta keuntungan maksimum.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">1. Jumlah Pemasok<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Untuk memastikan proses pengadaan yang lancar, Anda perlu mengelola jumlah pemasok.<\/p>\n\n\n\n<p>Terlalu banyak pemasok dapat mempengaruhi kemungkinan mendapatkan diskon dari pemasok dan mennciptakan kompleksitas dalam proses kerja.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebaliknya, terlalu sedikit pemasok dapat menyebabkan ketergantungan berlebihan pada satu atau beberapa pemasok, yang mengarah pada kurangnya keragaman dan gangguan dalam proses pasokan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">2. Waktu Pengiriman<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Waktu pengiriman adalah waktu yang diperlukan pemasok untuk mengirimkan barang, diukur dari tanggal pemesanan hingga tanggal pengiriman.<\/p>\n\n\n\n<p>Tidak disarankan menggunakan pemasok yang sering terlambat dalam pengiriman karena hal ini mengurangi efisiensi operasional.<\/p>\n\n\n\n<p>Memantau KPI pengadaan ini membantu mengidentifikasi hambatan atau ketidakefisienan.<\/p>\n\n\n\n<p>Pengiriman tepat waktu menunjukkan bahwa pemasok dapat dipercaya dan efisien.<\/p>\n\n\n\n<p>Anda dapat menggunakan sistem pelacakan waktu nyata dan&nbsp;<em>software procurement<\/em> terbaik membantu mengukur metrik kinerja pengadaan ini dengan sukses, yang membantu mempertahankan hubungan jangka panjang dengan pemasok yang tepat.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">3. Tingkat Cacat Pemasok<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Tingkat cacat pemasok adalah persentase barang yang ditemukan cacat, yaitu barang yang gagal memenuhi persyaratan produk yang telah ditetapkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Tingkat cacat yang tinggi menyebabkan penundaan produksi dan biaya tambahan, terutama dalam industri manufaktur, dirgantara, otomotif, dan teknologi.<\/p>\n\n\n\n<p>Pengendalian proses statistik membantu mengidentifikasi cacat dan menerapkan solusi yang efektif. KPI ini harus ditinjau secara berkala untuk menghindari tingkat cacat pemasok yang tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Tingkat cacat pemasok = Jumlah barang cacat \/ jumlah barang yang diterima.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-sales\/\">18 Contoh KPI Sales, Arti, serta Pentingnya bagi Perusahaan<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/daftar\/\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1080\" height=\"1080\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/03-1080x1080-Feed.jpg\" alt=\"gajihub 3\" class=\"wp-image-420\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/03-1080x1080-Feed.jpg 1080w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/03-1080x1080-Feed-300x300.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/03-1080x1080-Feed-1024x1024.jpg 1024w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/03-1080x1080-Feed-150x150.jpg 150w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/03-1080x1080-Feed-768x768.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">4. Tingkat Kepatuhan Kontrak<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Tingkat kepatuhan yang tinggi menunjukkan bahwa pemasok memenuhi harapan yang tercantum dalam perjanjian.<\/p>\n\n\n\n<p>Kualitas produk, kuantitas, waktu pengiriman, dan faktor penting lainnya adalah bagian dari kontrak.<\/p>\n\n\n\n<p>Penurunan dalam KPI kepatuhan dapat meningkatkan kepatuhan tidak langsung.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mempertahankan tingkat kepatuhan kontrak yang tinggi, tim <em>procurement<\/em> dapat melakukan tinjauan kinerja secara rutin, penyelesaian masalah dengan hati-hati, dan komunikasi transparan mengenai persyaratan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan melakukan pemantauan terus-menerus, Anda dapat mengidentifiasi area yang perlu diperbaiki dan dioptimalkan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">5. Tingkat Penolakan Vendor dan Biaya<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Tingkat penolakan vendor mengukur persentase barang rusak yang tidak memenuhi harapan kualitas dan kebutuhan lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Anda disarankan untuk mengidentifikasi alasan tingkat penolakan vendor yang tinggi dan menerapkan pendekatan strategis untuk memanfaatkan kinerja pemasok.<\/p>\n\n\n\n<p>Biaya adalah KPI penting dalam manajemen pemasok. Dengan memantau KPI&nbsp;<em>procurement&nbsp;<\/em>ini, Anda dapat mengurangi biaya, negosiasi yang lebih baik, dan diskon yang baik.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-marketing\/\">25 KPI Marketing untuk Mengukur Keberhasilan Pemasaran<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-procurement-5.jpg\" alt=\"pengadaan 5\" class=\"wp-image-12840\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-procurement-5.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-procurement-5-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-procurement-5-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">KPI Staf<\/h3>\n\n\n\n<p>Bagi tim&nbsp;<em>procurement,&nbsp;<\/em>mengukur KPI staf dapat membantu mengidentifikasi area masalah dan memahami area bisnis yang memiliki perhatian lebih.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">6. Pengeluaran Berdasarkan Kontrak<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Pengeluaran berdasarkan kontrak adalah persentase pengeluaran keseluruhan bisnis yang dikendalikan oleh kontrak dengan pemasok.<\/p>\n\n\n\n<p>Kontrol pengeluaran yang tepat menghindari pengeluaran berlebihan dan mengurangi risiko.<\/p>\n\n\n\n<p>Keputusan strategis dan peramalan anggaran dapat mencapai tingkat pengeluaran berdasarkan kontrak yang tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain kontrol biaya, negosiasi juga memerlukan syarat dan ketentuan serta kontrol atas proses manajemen.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Pengeluaran berdasarkan kontrak = (Total pengeluaran yang tercakup dalam kontrak \/ total pengeluaran pengadaan) \u00d7 100<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">7. Waktu Lead<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Waktu <em>lead<\/em> yang rendah menunjukkan bahwa bisnis beroperasi dengan lancar. Ini adalah interval waktu antara memulai aktivitas pembelian dan menerima barang yang dibeli. Waktu lead mendefinisikan efisiensi rantai pasokan.<\/p>\n\n\n\n<p>Waktu <em>lead<\/em> yang tinggi dapat menunjukkan tenggat waktu pengiriman yang terlewat dan kekurangan stok inventaris, yang mempengaruhi bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p>Memantau dan memeriksa waktu lead untuk mengidentifikasi masalah dan mengambil tindakan segera untuk perbaikan sangat disarankan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Waktu lead pesanan aktual = Tanggal pengiriman &#8211; tanggal entri pesanan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">8. Pembelian Tepat Waktu dan Sesuai Anggaran<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Ini adalah salah satu KPI penting untuk dipantau oleh manajer pengadaan, yang membantu mereka mengidentifikasi celah dalam proses pengadaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Komunikasi yang baik dengan pemasok, koordinasi, peramalan anggaran, dan perencanaan strategis memastikan pembelian tepat waktu dan sesuai anggaran.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-dashboard\/\">KPI Dashboard: Manfaat, Contoh, dan Cara Membuatnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">9. Waktu Siklus Pesanan Pembelian<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Waktu siklus pesanan pembelian adalah waktu antara permintaan pembelian dan pengirimannya kepada kontraktor atau pemasok.<\/p>\n\n\n\n<p>KPI ini adalah garis waktu antara permintaan yang dibuat dan permintaan yang dipenuhi.<\/p>\n\n\n\n<p>Mengurangi waktu siklus pesanan pembelian meningkatkan kepuasan pelanggan dan menunjukkan proses pengadaan yang lancar.<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa praktik berguna termasuk menetapkan target yang realistis, memilih pemasok yang tepat, hingga memantau serta menganalisis waktu siklus pesanan pembelian.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Waktu siklus pesanan pembelian = Tanggal penerbitan pesanan pembelian \u2212 tanggal pengajuan permintaan pembelian<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">10. Rasio Pembelian Darurat<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Dalam bisnis, terkadang terjadi pembelian darurat. Namun, jika hal tersebut sering terjadi dapat menunjukkan kekurangan dalam porses pengadaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut beberapa aspek negatif dari pembelian darurat:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Kualitas yang terkompromi karena waktu yang terbatas<\/li>\n\n\n\n<li>Mengganggu produksi dan operasi<\/li>\n\n\n\n<li>Mengganggu aliran rantai pasokan<\/li>\n\n\n\n<li>Biaya tambahan<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Rasio pembelian darurat = (Jumlah pembelian darurat \/ total jumlah pembelian) x 100%<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-membuat-kpi\/\">Cara Membuat KPI dan Proses Melacaknya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-procurement-6.jpg\" alt=\"pengadaan 6\" class=\"wp-image-12839\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-procurement-6.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-procurement-6-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-procurement-6-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">KPI Operasional<\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">11. ROI Procurement<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>KPI ROI&nbsp;<em>procurement<\/em> mengukur efektivitas proses pengadaan perusahaan. Setiap bisnis ingin memiliki ROI pengadaan yang tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p>Praktik terbaik untuk ROI <em>procurement <\/em>yang tinggi:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Mendefinisikan dan melacak metrik kinerja<\/li>\n\n\n\n<li>Analisis total biaya kepemilikan<\/li>\n\n\n\n<li>Otomatisasi proses melalui platform teknologi<\/li>\n\n\n\n<li>Manajemen kinerja pemasok<\/li>\n\n\n\n<li>Membangun hubungan yang kuat dengan pemasok<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">12. Perputaran Inventaris<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Perputaran investaris atau&nbsp;<em>inventory turnover&nbsp;<\/em>mengukur seberapa sering perusahaan menjual dan mengganti stoknya selama periode tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p>KPI ini sangat berguna di industri&nbsp;<em>retail,&nbsp;<\/em>yang dapat menunjukkan tingkat di mana inventaris dapat diubah menjadi penjualan untuk bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p>Perputaran yang rendah bisa disebabkan oleh pemasaran yang tidak efektif, rantai pasokan yang tidak efisien, produk yang bergerak lambat, prediksi permintaan yang tidak akurat, waktu&nbsp;<em>lead&nbsp;<\/em>yang panjang, dan lain-lain.<\/p>\n\n\n\n<p>Meningaktkan&nbsp;<em><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/inventory-turnover\/\">inventory turnover<\/a>&nbsp;<\/em>menunjukkan rantai pasokan yang efektif, yang dapat menghasilkan pemenuhan permintaan pelanggan. Berikut rumusnya:<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Perputaran inventaris = Biaya barang yang terjual \/ nilai inventaris rata-rata<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">13. Akurasi Inventaris<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Akurasi inventaris mengukur perbedaan antara tingkat inventaris yang tercatat dengan jumlah fisik inventaris yang ada.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketidakakuratan dalam entri data dapat mengganggu akurasi inventaris. Dengan memantau KPI ini&nbsp; secara teratur, Anda pun mendeteksi masalah dan mengambil tindakan segera.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Akurasi inventaris = (Jumlah stok \/ jumlah stok yang tercatat) x 100<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">14. Biaya per Faktur<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Biaya per faktur adalah biaya internal yang dikeluarkan selama proses pemrosesan faktur.<\/p>\n\n\n\n<p>Perusahaan besar sering menghitung KPI ini, sedangkan perusahaan kecil biasanya tidak. Biaya per faktur yang rendah selalu dianggap baik dan menunjukkan proses kerja yang lancar.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara biaya per faktur yang tinggi, yang ingin dihindari oleh setiap bisnis, bisa terjadi karena volume faktur yang tinggi, kurangnya otomatisasi, ketidakmampuan memanfaatkan solusi teknologi, alur persetujuan yang kompleks, dll.<\/p>\n\n\n\n<p>Waktu yang diperlukan untuk melacak kesempatan, gaji karyawan, dan daya listrik bangunan\/fasilitas adalah tiga komponen utama yang termasuk dalam <em>inventory turnover.&nbsp;<\/em><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">15. Rasio Pengeluaran terhadap Pendapatan Penjualan<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Rasio pengeluaran terhadap pendapatan penjualan memberikan wawasan tentang pendapatan penjualan bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p>Rasio ini membantu memahami efektivitas strategi dan keputusan distribusi anggaran. Rasio pengeluaran terhadap pendapatan penjualan yang lebih rendah menunjukkan bahwa bisnis menguntungkan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Rasio pengeluaran terhadap pendapatan penjualan = (Biaya penjualan \/ total nilai penjualan) x 100<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/strategi-manajemen-operasi\/\">10 Strategi Manajemen Operasi untuk Bisnis<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p>KPI&nbsp;<em>procurement&nbsp;<\/em>atau pengadaan adalah alat penting yang digunakan untuk mengukur seberapa baik pengelolaan pembelian barang dan jasa dalam sebuah organisasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan memantau KPI ini, perusahaan dapat menilai efisiensi proses pengadaan, mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan, dan memastikan strategi pengadaan sejalan dengan tujuan bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p>KPI ini juga memungkinkan perusahaan untuk mengawasi kinerja pemasok, memastikan kepatuhan terhadap kontrak, dan menjaga kelancaran proses pengadaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan menggunakan KPI ini, perusahaan dapat membuat keputusan yang lebih baik, mengoptimalkan pengeluaran, dan meningkatkan kinerja pengadaan secara menyeluruh.<\/p>\n\n\n\n<p>Agar proses&nbsp;<em>procurement&nbsp;<\/em>berjalan lancar, Anda juga dapat mengelola aspek-aspek penting seperti penggajian, absensi, performa karyawan, untuk memastikan bahwa tim&nbsp;<em>procurement&nbsp;<\/em>dan departemen lainnya bekerja dengan baik.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, melalui fitur <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/absensi\/\">absensi<\/a>, perusahaan dapat memantau produktivitas dan kinerja tim&nbsp;<em>procurement,&nbsp;<\/em>yang turut mempengaruhi berbagai KPI lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, Anda juga dapat menggunakan fitur&nbsp;<em><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/payroll\/\">payroll<\/a>&nbsp;<\/em>yang dapat memudahkan Anda dalam mengitung seluruh komponen gaji karyawan, mulai dari gaji pokok, bonus, hingga potongan-potongan lainnya seperti iuran <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/bpjs\/\">BPJS<\/a> dan <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/kelola-pph-21\/\">PPh 21<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p>Tertarik mencoba? Kunjungi <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/daftar\/\"><strong>tautan ini<\/strong><\/a> dan dapatkan coba gratis hingga 14 hari.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Key Performance Indicators&nbsp;(KPI) merupakan alat yang digunakan untuk mengukur seberapa baik pengelolaan&nbsp;procurement&nbsp;atau pengadaan. Dengan KPI&nbsp;procurement,&nbsp;Anda dapat memantau semua hal penting&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12845,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[6414,6433,29,6413,6412,80,28,27,6434],"class_list":["post-12822","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-manajemen","tag-cara-menghitung-kpi-procurement","tag-contoh-kpi","tag-gajihub","tag-manfaat-kpi-procurement","tag-pengertian-kpi-procurement","tag-software-absensi","tag-software-hr","tag-software-payroll","tag-tips-manajemen-hr"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>15 KPI Procurement, Cara Menghitung, dan Manfaatnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pada artikel kali ini, Gajihub akan membahas apa itu KPI\u00a0procurement,\u00a0manfaat, jenis, hingga KPI yang paling penting.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-procurement\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"15 KPI Procurement, Cara Menghitung, dan Manfaatnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pada artikel kali ini, Gajihub akan membahas apa itu KPI\u00a0procurement,\u00a0manfaat, jenis, hingga KPI yang paling penting.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-procurement\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Gajihub Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-08-20T07:55:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-01-30T08:27:07+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/KPI-Procurement-banner.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"825\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"315\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"sugi priharto\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"sugi priharto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"11 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/kpi-procurement\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/kpi-procurement\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"sugi priharto\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a\"},\"headline\":\"15 KPI Procurement, Cara Menghitung, dan Manfaatnya\",\"datePublished\":\"2024-08-20T07:55:05+00:00\",\"dateModified\":\"2026-01-30T08:27:07+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/kpi-procurement\\\/\"},\"wordCount\":1878,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/kpi-procurement\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/KPI-Procurement-banner.png\",\"keywords\":[\"cara menghitung kpi procurement\",\"contoh KPi\",\"GajiHub\",\"manfaat kpi procurement\",\"pengertian kpi procurement\",\"software absensi\",\"software HR\",\"software payroll\",\"tips manajemen hr\"],\"articleSection\":[\"Tips Manajemen\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/kpi-procurement\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/kpi-procurement\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/kpi-procurement\\\/\",\"name\":\"15 KPI Procurement, Cara Menghitung, dan Manfaatnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/kpi-procurement\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/kpi-procurement\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/KPI-Procurement-banner.png\",\"datePublished\":\"2024-08-20T07:55:05+00:00\",\"dateModified\":\"2026-01-30T08:27:07+00:00\",\"description\":\"Pada artikel kali ini, Gajihub akan membahas apa itu KPI\u00a0procurement,\u00a0manfaat, jenis, hingga KPI yang paling penting.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/kpi-procurement\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/kpi-procurement\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/kpi-procurement\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/KPI-Procurement-banner.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/KPI-Procurement-banner.png\",\"width\":825,\"height\":315,\"caption\":\"KPI Procurement banner\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/kpi-procurement\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"15 KPI Procurement, Cara Menghitung, dan Manfaatnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Gajihub Blog\",\"description\":\"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Gajihub\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"width\":1010,\"height\":391,\"caption\":\"Gajihub\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/gajihubcom\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/gajihub\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a\",\"name\":\"sugi priharto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"sugi priharto\"},\"description\":\"Pengajar dan content writer di bidang keuangan, HR manajemen, dan dunia karir lebih dari 7 tahun\",\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/id.linkedin.com\\\/in\\\/sugipriharto\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/author\\\/sugipriharto\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"15 KPI Procurement, Cara Menghitung, dan Manfaatnya","description":"Pada artikel kali ini, Gajihub akan membahas apa itu KPI\u00a0procurement,\u00a0manfaat, jenis, hingga KPI yang paling penting.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-procurement\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"15 KPI Procurement, Cara Menghitung, dan Manfaatnya","og_description":"Pada artikel kali ini, Gajihub akan membahas apa itu KPI\u00a0procurement,\u00a0manfaat, jenis, hingga KPI yang paling penting.","og_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-procurement\/","og_site_name":"Gajihub Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","article_published_time":"2024-08-20T07:55:05+00:00","article_modified_time":"2026-01-30T08:27:07+00:00","og_image":[{"width":825,"height":315,"url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/KPI-Procurement-banner.png","type":"image\/png"}],"author":"sugi priharto","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@gajihub","twitter_site":"@gajihub","twitter_misc":{"Written by":"sugi priharto","Est. reading time":"11 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-procurement\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-procurement\/"},"author":{"name":"sugi priharto","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a"},"headline":"15 KPI Procurement, Cara Menghitung, dan Manfaatnya","datePublished":"2024-08-20T07:55:05+00:00","dateModified":"2026-01-30T08:27:07+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-procurement\/"},"wordCount":1878,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-procurement\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/KPI-Procurement-banner.png","keywords":["cara menghitung kpi procurement","contoh KPi","GajiHub","manfaat kpi procurement","pengertian kpi procurement","software absensi","software HR","software payroll","tips manajemen hr"],"articleSection":["Tips Manajemen"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-procurement\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-procurement\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-procurement\/","name":"15 KPI Procurement, Cara Menghitung, dan Manfaatnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-procurement\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-procurement\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/KPI-Procurement-banner.png","datePublished":"2024-08-20T07:55:05+00:00","dateModified":"2026-01-30T08:27:07+00:00","description":"Pada artikel kali ini, Gajihub akan membahas apa itu KPI\u00a0procurement,\u00a0manfaat, jenis, hingga KPI yang paling penting.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-procurement\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-procurement\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-procurement\/#primaryimage","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/KPI-Procurement-banner.png","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/KPI-Procurement-banner.png","width":825,"height":315,"caption":"KPI Procurement banner"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-procurement\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"15 KPI Procurement, Cara Menghitung, dan Manfaatnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","name":"Gajihub Blog","description":"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir","publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization","name":"Gajihub","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","width":1010,"height":391,"caption":"Gajihub"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","https:\/\/x.com\/gajihub","https:\/\/www.instagram.com\/gajihub\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/gajihub\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a","name":"sugi priharto","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","caption":"sugi priharto"},"description":"Pengajar dan content writer di bidang keuangan, HR manajemen, dan dunia karir lebih dari 7 tahun","sameAs":["https:\/\/id.linkedin.com\/in\/sugipriharto"],"url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/author\/sugipriharto\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/KPI-Procurement-banner.png","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12822","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12822"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12822\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33068,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12822\/revisions\/33068"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12845"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12822"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12822"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12822"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}