{"id":12712,"date":"2024-08-15T09:13:46","date_gmt":"2024-08-15T09:13:46","guid":{"rendered":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?p=12712"},"modified":"2025-11-07T09:32:51","modified_gmt":"2025-11-07T09:32:51","slug":"kpi-restoran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-restoran\/","title":{"rendered":"20 Jenis KPI Restoran Penting dan Cara Menghitungnya"},"content":{"rendered":"\n<p><em>Key Performance Indicator<\/em> (<a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/pengertian-kpi\/\">KPI<\/a>) adalah metrik yang digunakan bisnis untuk mengukur kinerja finansial dan operasional mereka dalam jangka waktu tertentu. Semua bisnis memerlukan KPI untuk mengukur kesuksesan mereka, termasuk usaha restoran.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam industri restoran, KPI sering kali berfokus pada peningkatan efisiensi operasional dan manajemen staf.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini mencakup berbagai aspek seperti kecepatan pelayanan, kualitas makanan, tingkat kepuasan pelanggan, hingga pengelolaan biaya operasional seperti bahan baku dan tenaga kerja.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan KPI, Anda dapat memantau performa staf, memastikan produktivitas mereka, serta mengidentifikasi area yang membutuhkan perbaikan.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada artikel kali ini, Gajihub akan membahas pentingnya KPI restoran dan 20 jenis KPI penting, serta cara menghitungnya.<\/p>\n\n\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apakah Penting untuk Mengukur KPI Restoran?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-restoran-2.jpg\" alt=\"kpi restoran 2\" class=\"wp-image-12722\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-restoran-2.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-restoran-2-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-restoran-2-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Ya, sangat penting, semakin banyak informasi yang Anda miliki tentang kinerja restoran saat ini, semakin besar peluang sukses Anda di masa depan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan menetapkan tujuan dan mengukur KPI restoran, Anda dapat lebih fokus pada area yang memerlukan perhatian lebih, sehingga bisa meningkatkan efisiensi operasional, memaksimalkan keuntungan, membangun dasar yang kuat untuk pertumbuhan bisnis di masa depan.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, menetapkan KPI untuk staf restoran juga penting untuk menjaga tim Anda tetap termotivasi dan produktif dalam bekerja, yang pada akhirnya turut meningkatkan kinerja dan retensi mereka.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/perbedaan-okr-dan-kpi\/\">Perbedaan OKR dan KPI, Mana yang Lebih Baik?<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Saja Jenis KPI yang Penting untuk Restoran?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-restoran-1.jpg\" alt=\"kpi restoran 1\" class=\"wp-image-12721\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-restoran-1.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-restoran-1-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-restoran-1-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut adalah beberapa KPI yang bisa Anda hitung untuk mengukur segala aspek bisnis restoran Anda:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Margin Pendapatan dan Profitabilitas<\/h3>\n\n\n\n<p>Mengukur pendapatan dan profitabilitas dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai kesehatan keuangan bisnis Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Metrik ini membantu mengidentifikasi sumber keuntungan dan kebocoran biaya, sehingga Anda bisa mengambil keputusan yang lebih strategis untuk pertumbuhan yang berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">1. Margin Laba Kotor<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Margin laba kotor menunjukkan presentase pendapatan yang tersisa setelah dikurangi biaya produksi, seperti biaya bahan makanan dan tenaga kerja.<\/p>\n\n\n\n<p>Margin yang lebih tinggi menandakan efisiensi operasional.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Cara Menghitung<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Margin Laba Kotor =<\/strong> (Laba Kotor \/ Total Pendapatan Penjualan) * 100<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-kpi-tim-sales\/\">25 Contoh KPI Tim Sales dan Cara Membuatnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">2. Margin Laba Bersih<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Margin laba bersih menggambarkan seberapa banyak keuntungan yang diperoleh setelah semua biaya operasional dikurangi. Hal ini membantu Anda memahami laba bersih restoran.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Cara Menghitung<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Margin Laba Bersih<\/strong> = (Laba Bersih \/ Total Pendapatan Penjualan) * 100<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-produksi\/\">KPI Produksi: Pengertian, Fungsi, dan Contohnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">3. Rata-Rata Pelanggan yang Dilayani<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>KPI restoran ini adalah jumlah rata-rata pelanggan yang dilayani setiap hari atau per sesi makan.<\/p>\n\n\n\n<p>Metrik tersebut membantu Anda melihat tren pelanggan dan mengatur staf serta inventaris dengan lebih baik.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Cara Menghitung<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Rata-rata Pelanggan<\/strong> = Total Pendapatan \/ Total Jumlah Pelanggan<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">4. Cost of Good Solds (COGS)<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>COGS adalah biaya langsung untuk memproduksi makanan dan minuman. Dengan memantau COGS, Anda dapat menetapkan harga menu yang menguntungkan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Cara Menghitung<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>COGS =<\/strong> Persediaan Awal + Pembelian \u2013 Persediaan Akhir<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut adalah penjelasan dari istilah-istilah tersebut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Persediaan Awal:<\/strong> Nilai stok Anda (makanan dan minuman) pada awal periode akuntansi.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Pembelian:<\/strong> Semua stok tambahan yang dibeli selama periode ini.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Persediaan Akhir:<\/strong> Nilai stok yang belum terjual pada akhir periode akuntansi.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">5. Presentase Biaya Makanan<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Presentase ini menunjukkan berapa banyak pendapatan yang dihabiskan untuk bahan makanan. KPI restoran ini penting untuk menilai efektivitas biaya pada menu.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Cara Menghitung<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Persentase Biaya Makanan<\/strong> = (Biaya Makanan \/ Harga Jual) * 100<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai contoh, sebuah porsi nasi goreng membutuhkan biaya Rp30.000 untuk bahan-bahannya dan dijual seharga Rp120.000, maka persentase biaya makanan adalah (30.000 \/ 120.000) x 100 = 25%.<\/p>\n\n\n\n<p>Persentase ini membantu Anda menentukan apakah harga nasi goreng Anda sudah sesuai dengan biaya bahan-bahannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika persentase ini terlalu tinggi, Anda mungkin perlu mempertimbangkan untuk menyesuaikan harga jual atau mencari cara untuk mengurangi biaya bahan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-sales\/\">18 Contoh KPI Sales, Arti, serta Pentingnya bagi Perusahaan<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-restoran-3.jpg\" alt=\"kpi restoran 3\" class=\"wp-image-12720\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-restoran-3.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-restoran-3-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-restoran-3-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">6. Arus Kas<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Arus kas mengukur uang yang masuk dan keluar dari restoran. Hal ini penting untuk mengetahui likuiditas dan kesehatan keuangan bisnis Anda.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Cara Menghitung<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Arus Kas =<\/strong> Arus Kas Masuk \u2013 Arus Kas Keluar<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan kata lain, arus kas adalah uang masuk dikurangi uang keluar.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika hasilnya positif, maka bisnis Anda memiliki arus kas positif, yang berarti lebih banyak uang masuk ke bisnis dibandingkan yang keluar.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebaliknya, jika hasilnya negatif, maka bisnis Anda memiliki banyak pengeluaran dibandingkan pemasukan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">7. Biaya Utama (Prime Costs)<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Biaya utama mencakup COGS dan biaya tenaga kerja. Dengan memantau KPI restoran ini, Anda dapat memastikan bahwa restoran tetap mengutungkan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Cara Menghitung<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Biaya Utama =<\/strong> COGS + Total Biaya Tenaga Kerja<\/p>\n\n\n\n<p>COGS mencakup biaya semua bahan yang digunakan untuk menyiapkan makanan dan minuman, sementara total biaya tenaga kerja mencakup semua biaya yang berkaitan dengan karyawan, seperti gaji, tunjangan, dan pajak penggajian.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/daftar\/\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1080\" height=\"1080\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/02-1080x1080-Feed.jpg\" alt=\"gajihub 2\" class=\"wp-image-419\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/02-1080x1080-Feed.jpg 1080w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/02-1080x1080-Feed-300x300.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/02-1080x1080-Feed-1024x1024.jpg 1024w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/02-1080x1080-Feed-150x150.jpg 150w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/02-1080x1080-Feed-768x768.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">8. Ukuran Rata-rata Tagihan (Average Check Size)<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Metrik ini menunjukkan rata-rata jumlah uang yang dihabiskan pelanggan dalam setiap transaksi.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini membantu Anda memahami perilaku belanja pelanggan dan meningkatkan pendapatan per pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Cara Menghitung<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Ukuran Rata-rata Tagihan =<\/strong> Total Penjualan \/ Jumlah Transaksi<\/p>\n\n\n\n<p>Total penjualan mengacu pada total pendapatan yang dihasilkan restoran Anda dalam periode tertentu, sementara jumlah transaksi adalah total jumlah tagihan yang dikeluarkan kepada pelanggan selama periode yang sama.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">9. Titik Impas (Break-even Point)<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p><em>Break-even point<\/em>&nbsp;adalah pendapatan minimum yang perlu dicapai untuk menutupi semua biaya. Ini membantu kamu menetapkan target pendapatan yang realistis.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Cara Menghitung<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Break-even Point<\/strong> = Biaya Tetap Total \/ (Harga Jual per Unit \u2013 Biaya Variabel per Unit)<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Biaya Tetap Total<\/strong> adalah biaya yang tetap konstan terlepas dari jumlah penjualan, seperti sewa, gaji manajer, atau asuransi.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Harga Jual per Unit<\/strong> adalah harga di mana Anda menjual satu unit produk (misalnya, satu hidangan atau satu minuman).<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Biaya Variabel per Unit<\/strong> adalah biaya yang bervariasi tergantung pada jumlah barang yang dijual, seperti bahan makanan atau biaya komisi.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-kpi-departemen-produksi\/\">20 Contoh KPI Departemen Produksi untuk Kesuksesan Bisnis<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-restoran-4.jpg\" alt=\"key performance indicator fnb 4\" class=\"wp-image-12719\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-restoran-4.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-restoran-4-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-restoran-4-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Metrik Operasional dan Kinerja<\/h3>\n\n\n\n<p>Selain aspek keuangan, metrik operasional juga penting untuk menentukan efisiensi dan efektivitas keseluruhan operasi restoran Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Metrik-metrik ini memberikan wawasan tentang bagaimana restoran Anda berfungsi secara harian dan apakah ada area yang perlu diperbaiki.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">10. Tingkat Meja Terisi (Table Turnover Rate)<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Metrik ini mengukur seberapa cepat meja diisi ulang oleh pelanggan baru setelah selesai makan. Tingkat meja terisi yang tinggi biasanya menunjukkan efisiensi layanan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Cara Menghitung<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Table Turnover Rate =<\/strong> Jumlah Total Pelanggan \/ Jumlah Meja yang Tersedia<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, jika Anda melayani 100 pelanggan dalam sehari dengan 20 meja yang tersedia, tingkat meja terisi Anda adalah 5, yang berarti rata-rata setiap meja digunakan oleh 5 pelanggan dalam sehari.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">11. Waktu Penyajian (Serving Time)<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Waktu penyajian atau&nbsp;<em>serving time&nbsp;<\/em>mengukur berapa lama makanan disajikan setelah pesanan diterima. Waktu penyajian yang cepat dapat meningkatkan kepuasan pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">Cara Menghitung<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Mengukur <i>serving time <\/i>biasanya melibatkan waktu rata-rata yang dibutuhkan untuk setiap tahap dari proses pesanan hingga pengiriman.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan mengukur waktu dari saat pesanan diterima hingga makanan disajikan, Anda dapat menemukan rata-rata waktu penyajian.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/meningkatkan-kepuasan-pelanggan\/\">15 Tips Meningkatkan Kepuasan Pelanggan<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">12. Tingkat Penyusutan (Shrinkage Rate)<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>KPI restoran ini mengukur kehilangan inventaris karena pencurian, kerusakan, atau kesalahan. Dengan&nbsp;<em>shrinkage rate,&nbsp;<\/em>Anda dapat mengidentifikasi dan mengatasi sumber kehilangan tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Cara Menghitung<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Tingkat Penyusutan =<\/strong> (Nilai Inventaris yang Hilang \/ Nilai Inventaris Awal) * 100<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">13. Biaya Tenaga Kerja sebagai Persentase dari Penjualan<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Metrik ini menunjukkan persentase pendapatan yang digunakan untuk membayar biaya tenaga kerja.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan begitu, Anda dapat mengelola keseimbangan antara pengeluaran tenaga kerja dan pendapatan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Cara Menghitung<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Biaya Tenaga Kerja sebagai Persentase dari Penjualan<\/strong> = (Total Biaya Tenaga Kerja \/ Total Penjualan) * 100<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-kpi-departemen-keuangan\/\">25 Contoh KPI Departemen Keuangan dan Cara Meningkatkannya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-restoran-5.jpg\" alt=\"key performance indicator fnb 5\" class=\"wp-image-12718\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-restoran-5.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-restoran-5-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-restoran-5-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Metrik Pelanggan dan Tamu<\/h3>\n\n\n\n<p>KPI restoran ini membantu Anda memahami kebutuhan dan preferensi pelanggan yang sangat penting untuk kesuksesan bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p>Metrik ini dapat membantu Anda mengevaluasi kepuasan pelanggan, loyalitas, dan nilai pelanggan bagi bisnis.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">14. Skor Kepuasan Pelanggan (Customer Satisfaction Score)<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p><em>Customer Satisfaction Score&nbsp;<\/em>(<a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/pengertian-csat\/\">CSAT<\/a>) mengukur tingkat kepuasan pelanggan terhadap pengalaman mereka di restoran Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Metrik ini dapat dikumpulkan melalui survei, ulasan, atau&nbsp;<em>feedback&nbsp;<\/em>langsung, dan memberikan wawasan tentang pendapat pelanggan terhadap layanan, kualitas makanan, serta suasana restoran.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Cara Menghitung<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>CSAT =<\/strong> (Jumlah Responden yang Puas \/ Jumlah Total Responden) * 100<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, jika dari 100 pelanggan yang disurvei, 80 pelanggan mengatakan bahwa mereka puas, skor kepuasan pelanggan Anda adalah 80%.<\/p>\n\n\n\n<p>Metrik ini memungkinkan Anda untuk menilai dan meningkatkan area yang memerlukan perbaikan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">15. Customer Retention Rate<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p><em>Customer retention rate&nbsp;<\/em>mengukur presentase pelanggan yang kembali ke restoran Anda setelah kunjungan pertama mereka. KPI ini adalah indikator penting dari loyalitas pelanggan dan keberhasilan dalam membangun basis pelanggan yang setia.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Cara Menghitung<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Tingkat Pengembalian Pelanggan<\/strong> = ((Pelanggan Akhir Periode \u2013 Pelanggan Baru Selama Periode) \/ Pelanggan Awal Periode) * 100<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan melacak metrik ini, Anda dapat memahami seberapa efektif restoran Anda dalam mempertahankan pelanggan dan mengidentifikasi strategi yang perlu diterapkan untuk meningkatkan loyalitas pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-kpi-layanan-pelanggan\/\">15 Contoh KPI Layanan Pelanggan dan Strategi Meningkatkannya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-restoran-6.jpg\" alt=\"kpi restoran 6\" class=\"wp-image-12717\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-restoran-6.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-restoran-6-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-restoran-6-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">16. Customer Lifetime Value (CLV)<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>CLV mengukur total pendapatan yang diharapkan dari seorang pelanggan selama mereka tetap menjadi pelanggan restoran Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Metrik ini penting karena membantu Anda memahami berapa banyak yang dapat Anda investasikan dalam akuisisi dan retensi pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Cara Menghitung<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>CLV<\/strong> = (Nilai Pesanan Rata-rata) * (Frekuensi Pembelian) * (Masa Hidup Pelanggan)<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan mengalikan rata-rata nilai pesanan, frekuensi pembelian, dan masa hidup pelanggan, Anda dapat memperkirakan total pendapatan yang dapat dihasilkan dari seorang pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<p>Metrik ini juga membantu Anda mengalokasikan sumber daya dengan lebih efisien untuk meningkatkan profitabilitas jangka panjang.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-dashboard\/\">KPI Dashboard: Manfaat, Contoh, dan Cara Membuatnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Metrik Teknologi dan Digital<\/h3>\n\n\n\n<p>Dengan meningkatnya penggunaan teknologi dalam industri FnB, melacak metrik terkait digital dan teknologi menjadi semakin penting.<\/p>\n\n\n\n<p>Metrik ini membantu Anda mengevaluasi keefektifan upaya pemasaran digital Anda, mengoptimalkan operasi online, dan meningkatkan pengalaman pelanggan secara keseluruhan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/net-promoter-score\/\">Net Promoter Score, Bagaimana Cara Menghitungnya?<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">17. Tingkat Konversi Online (Online Conversion Rate)<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Tingkat Konversi Online mengukur persentase pengunjung situs web atau aplikasi yang melakukan tindakan yang diinginkan, seperti memesan meja atau memesan makanan secara online.<\/p>\n\n\n\n<p>Metrik ini penting untuk memahami efektivitas upaya pemasaran digital Anda dan mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Cara Menghitung<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Tingkat Konversi Online<\/strong> = (Jumlah Tindakan yang Diinginkan \/ Jumlah Total Pengunjung) * 100<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, jika dari 1.000 pengunjung situs web, 50 orang memesan meja, tingkat konversi online Anda adalah 5%.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan melacak metrik ini, Anda dapat mengidentifikasi dan mengoptimalkan elemen-elemen situs web atau aplikasi Anda untuk meningkatkan tingkat konversi.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">18. Email Open Rate<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p><em>Email open rate <\/em>mengukur persentase penerima email yang membuka email Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Metrik ini penting untuk menilai seberapa efektif kampanye <em>email marketing<\/em> Anda dan seberapa baik pesan Anda disampaikan kepada pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Cara Menghitung<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Email Open Rate<\/strong> = (Jumlah Email yang Dibuka \/ Jumlah Total Email yang Dikirim) * 100<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan melacak metrik ini, Anda dapat mengevaluasi efektivitas subjek email dan waktu pengiriman, serta menyesuaikan strategi <em>email marketing<\/em> Anda untuk meningkatkan keterlibatan pelanggan.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-restoran-7.jpg\" alt=\"kpi restoran 7\" class=\"wp-image-12716\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-restoran-7.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-restoran-7-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-restoran-7-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">19.&nbsp;Tingkat Konversi Pesanan Online (Online Order Conversion Rate)<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Tingkat konversi pesanan online mengukur persentase pengunjung situs web atau aplikasi yang melakukan pembelian online.<\/p>\n\n\n\n<p>KPI restoran ini penting untuk memahami seberapa efektif situs web atau aplikasi Anda dalam mengubah pengunjung menjadi pelanggan yang membayar.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Cara Menghitung<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Tingkat Konversi Pesanan Online<\/strong> = (Jumlah Pesanan yang Dilakukan \/ Jumlah Total Pengunjung) * 100<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">20. Tingkat Keterlibatan Media Sosial (Social Media Engagement Rate)<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Tingkat keterlibatan sosial media mengukur seberapa banyak audiens Anda berinteraksi dengan konten media sosial Anda, seperti melalui <em>like<\/em>, komentar, <em>share,<\/em> dan klik.<\/p>\n\n\n\n<p>Metrik ini penting untuk memahami seberapa efektif konten media sosial Anda dalam menarik perhatian dan memengaruhi audiens Anda.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Cara Menghitung<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Tingkat Keterlibatan Media Sosial<\/strong> = (Jumlah Interaksi \/ Jumlah Total Pengikut) * 100<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan melacak metrik ini, Anda dapat mengevaluasi efektivitas strategi media sosial Anda dan menyesuaikan konten untuk meningkatkan keterlibatan dan&nbsp;<em>brand awareness.&nbsp;<\/em><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-marketing\/\">25 KPI Marketing untuk Mengukur Keberhasilan Pemasaran<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p>Berdasarkan artikel di atas, dapat diketahui bahwa KPI merupakan alat yang sangat penting bagi restoran untuk mengukur dan mengevaluasi kinerja operasional serta finansial mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan memanfaatkan berbagai jenis KPI, restoran dapat mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan, meningkatkan efisiensi operasional, dan memastikan bahwa semua berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, KPI juga berperan dalam mengendalikan biaya, seperti biaya bahan baku dan persediaan, sehingga memungkinkan restoran untuk menjaga kesehatan keuangan sambil terus meningkatkan kualitas produk.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain menerapkan KPI, Anda juga dapat menggunakan&nbsp;<em><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/\">software payrol<\/a>l&nbsp;<\/em>dan HR dari Gajihub untuk mendukung kesuksesan bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p>Melalu&nbsp;<em>software&nbsp;<\/em>ini, Anda dapat dengan mudah mengelola karyawan, misalnya saat akan menentukan jadwal&nbsp;<em>shift.&nbsp;<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, karyawan juga dapat melihat jadwal tersebut melalui aplikasi Gajihub yang dapat diunduh di&nbsp;<em>smartphone&nbsp;<\/em>masing-masing.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain absensi, penggajian juga merupakan hal yang cukup rumit bagi usaha restoran.<\/p>\n\n\n\n<p>Untungnya, Anda dapat menggunakan fitur&nbsp;<em><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/payroll\/\">payroll<\/a>&nbsp;<\/em>dari Gajihub yang dapat menghitung seluruh komponen penggajian karyawan, mulai dari gaji pokok, bonus, upah lembur, hingga potongan lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Tertarik mencoba? Kunjungi <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/daftar\/\"><strong>tautan ini<\/strong><\/a> dan dapatkan coba gratis hingga 14 hari.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Key Performance Indicator (KPI) adalah metrik yang digunakan bisnis untuk mengukur kinerja finansial dan operasional mereka dalam jangka waktu tertentu.&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12715,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[6379,29,6362,6378,6361,80,28,27,44],"class_list":["post-12712","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-manajemen","tag-contoh-kpi-restoran","tag-gajihub","tag-jenis-kpi-restoran","tag-kpi-pada-bisnis-resotoran","tag-pentingnya-kpi-restoran","tag-software-absensi","tag-software-hr","tag-software-payroll","tag-tips-hr"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>20 Jenis KPI Restoran Penting dan Cara Menghitungnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pada artikel kali ini, Gajihub akan membahas pentingnya KPI restoran dan 20 jenis KPI penting, serta cara menghitungnya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-restoran\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"20 Jenis KPI Restoran Penting dan Cara Menghitungnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pada artikel kali ini, Gajihub akan membahas pentingnya KPI restoran dan 20 jenis KPI penting, serta cara menghitungnya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-restoran\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Gajihub Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-08-15T09:13:46+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-11-07T09:32:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-restoran-banner.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"825\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"315\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"sugi priharto\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"sugi priharto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"11 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/kpi-restoran\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/kpi-restoran\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"sugi priharto\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a\"},\"headline\":\"20 Jenis KPI Restoran Penting dan Cara Menghitungnya\",\"datePublished\":\"2024-08-15T09:13:46+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-07T09:32:51+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/kpi-restoran\\\/\"},\"wordCount\":1989,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/kpi-restoran\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/kpi-restoran-banner.png\",\"keywords\":[\"contoh kpi restoran\",\"GajiHub\",\"jenis KPI restoran\",\"kpi pada bisnis resotoran\",\"pentingnya KPI restoran\",\"software absensi\",\"software HR\",\"software payroll\",\"tips HR\"],\"articleSection\":[\"Tips Manajemen\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/kpi-restoran\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/kpi-restoran\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/kpi-restoran\\\/\",\"name\":\"20 Jenis KPI Restoran Penting dan Cara Menghitungnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/kpi-restoran\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/kpi-restoran\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/kpi-restoran-banner.png\",\"datePublished\":\"2024-08-15T09:13:46+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-07T09:32:51+00:00\",\"description\":\"Pada artikel kali ini, Gajihub akan membahas pentingnya KPI restoran dan 20 jenis KPI penting, serta cara menghitungnya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/kpi-restoran\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/kpi-restoran\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/kpi-restoran\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/kpi-restoran-banner.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/kpi-restoran-banner.png\",\"width\":825,\"height\":315,\"caption\":\"kpi restoran banner\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/kpi-restoran\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"20 Jenis KPI Restoran Penting dan Cara Menghitungnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Gajihub Blog\",\"description\":\"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Gajihub\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"width\":1010,\"height\":391,\"caption\":\"Gajihub\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/gajihubcom\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/gajihub\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a\",\"name\":\"sugi priharto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"sugi priharto\"},\"description\":\"Pengajar dan content writer di bidang keuangan, HR manajemen, dan dunia karir lebih dari 7 tahun\",\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/id.linkedin.com\\\/in\\\/sugipriharto\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/author\\\/sugipriharto\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"20 Jenis KPI Restoran Penting dan Cara Menghitungnya","description":"Pada artikel kali ini, Gajihub akan membahas pentingnya KPI restoran dan 20 jenis KPI penting, serta cara menghitungnya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-restoran\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"20 Jenis KPI Restoran Penting dan Cara Menghitungnya","og_description":"Pada artikel kali ini, Gajihub akan membahas pentingnya KPI restoran dan 20 jenis KPI penting, serta cara menghitungnya.","og_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-restoran\/","og_site_name":"Gajihub Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","article_published_time":"2024-08-15T09:13:46+00:00","article_modified_time":"2025-11-07T09:32:51+00:00","og_image":[{"width":825,"height":315,"url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-restoran-banner.png","type":"image\/png"}],"author":"sugi priharto","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@gajihub","twitter_site":"@gajihub","twitter_misc":{"Written by":"sugi priharto","Est. reading time":"11 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-restoran\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-restoran\/"},"author":{"name":"sugi priharto","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a"},"headline":"20 Jenis KPI Restoran Penting dan Cara Menghitungnya","datePublished":"2024-08-15T09:13:46+00:00","dateModified":"2025-11-07T09:32:51+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-restoran\/"},"wordCount":1989,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-restoran\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-restoran-banner.png","keywords":["contoh kpi restoran","GajiHub","jenis KPI restoran","kpi pada bisnis resotoran","pentingnya KPI restoran","software absensi","software HR","software payroll","tips HR"],"articleSection":["Tips Manajemen"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-restoran\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-restoran\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-restoran\/","name":"20 Jenis KPI Restoran Penting dan Cara Menghitungnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-restoran\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-restoran\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-restoran-banner.png","datePublished":"2024-08-15T09:13:46+00:00","dateModified":"2025-11-07T09:32:51+00:00","description":"Pada artikel kali ini, Gajihub akan membahas pentingnya KPI restoran dan 20 jenis KPI penting, serta cara menghitungnya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-restoran\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-restoran\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-restoran\/#primaryimage","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-restoran-banner.png","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-restoran-banner.png","width":825,"height":315,"caption":"kpi restoran banner"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-restoran\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"20 Jenis KPI Restoran Penting dan Cara Menghitungnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","name":"Gajihub Blog","description":"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir","publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization","name":"Gajihub","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","width":1010,"height":391,"caption":"Gajihub"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","https:\/\/x.com\/gajihub","https:\/\/www.instagram.com\/gajihub\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/gajihub\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a","name":"sugi priharto","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","caption":"sugi priharto"},"description":"Pengajar dan content writer di bidang keuangan, HR manajemen, dan dunia karir lebih dari 7 tahun","sameAs":["https:\/\/id.linkedin.com\/in\/sugipriharto"],"url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/author\/sugipriharto\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kpi-restoran-banner.png","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12712","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12712"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12712\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":30949,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12712\/revisions\/30949"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12715"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12712"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12712"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12712"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}