{"id":12520,"date":"2024-08-12T09:25:25","date_gmt":"2024-08-12T09:25:25","guid":{"rendered":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?p=12520"},"modified":"2026-04-06T07:58:26","modified_gmt":"2026-04-06T07:58:26","slug":"faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan\/","title":{"rendered":"9 Faktor yang Mempengaruhi Retensi Karyawan"},"content":{"rendered":"\n<p>Di tengah-tengah pasar tenaga kerja yang terus berkembang, tidak jarang karyawan berganti pekerjaan untuk mencari peluang dan tantangan baru. Itulah mengapa perusahaan perlu memahami apa saja faktor yang mempengaruhi retensi karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketahuilah bahwa tantangan di dalam pasar tenaga kerja bukan hanya merekrut bakat terbaik, melainkan juga bagaimana cara mempertahankan karyawan terbaik yang sudah ada di perusahaan Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam hal ini, Anda dapat melakukan berbagai upaya seperti memberikan akses ke pelatihan dan pengembangan secara terus menerus, menginvestasikan waktu serta sumber daya, mdan masih banyak lagi.<\/p>\n\n\n\n<p>Berbagai upaya tersebut dapat meningkatkan loyalitas karyawan terhadap perusahaan, yang akhirnya berujung pada peningkatan retensi.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada artikel kali ini, Gajihub akan membahas pengertian dan apa saja faktor yang mempengaruhi retensi karyawan.<\/p>\n\n\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa yang Dimaksud dengan Retensi Karyawan?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan-1.jpg\" alt=\"faktor mempengaruhi retensi karyawan 1\" class=\"wp-image-12568\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan-1.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan-1-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan-1-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Retensi karyawan adalah strategi yang dikembangkan oleh sebuah organisasi untuk mengurangi risiko&nbsp;<em>turnover&nbsp;<\/em>karyawan dan proses yang diterapkan untuk mempertahankan bakat terbaik mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Retensi karyawan menjadi tantangan utama bagi organisasi dan departemen HR saat ini, terutama di tengah-tengah fenomena&nbsp;<a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/war-for-talent\/\"><em>war for talent <\/em><\/a>yang semakin marak ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Perlu Anda ketahui bahwa karyawan meninggalkan pekerjaan mereka karena berbagai alasan.<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa alasan bersifat sukarela, seperti mengambil pekerjaan lain, sementara yang lain bersifat tidak sukarela, seperti terkena&nbsp;<em>layoff.&nbsp;<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, strategi retensi karyawan harus berfokus pada pergantian sukarela yang merugikan organisasi, bukan pada kehilangan karyawan yang berkinerja buruk.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/perbedaan-atrisi-dan-retensi-karyawan-yang-harus-hr-tahu\/\">Perbedaan Atrisi dan Retensi Karyawan yang Harus HR Tahu<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Saja Faktor yang Dapat Mempengaruhi Retensi Karyawan?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan-2.jpg\" alt=\"faktor mempengaruhi retensi karyawan 2\" class=\"wp-image-12567\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan-2.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan-2-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan-2-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Berikut sejumlah faktor yang dapat mempengaruhi retensi karyawan:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Kesejahteraan yang Buruk<\/h3>\n\n\n\n<p>Menurut laporan Forbes, <a href=\"https:\/\/www.forbes.com\/sites\/rachelmontanez\/2019\/06\/05\/burnout-is-sabotaging-employee-retention-three-things-you-must-know-to-help\/?sh=687e5f745f0e\">hingga 50% karyawan meninggalkan pekerjaan mereka saat ini karena merasa kelelahan akibat pekerjaan yang berlebihan dan kelelahan<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika karyawan mengalami kesejahteraan yang buruk, mereka lebih cenderung tidak puas dengan pekerjaan mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketidakpuasan ini dapat membuat karyawan merasa bingung dan kewalahan dalam pekerjaan mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Karyawan yang merasa tidak sehat secara fisik atau mental mungkin akan terlepas dari tugas mereka, mengurangi produktivitas dan kinerja kerja.<\/p>\n\n\n\n<p>Organisasi yang mengabaikan kesejahteraan karyawan tidak hanya berisiko kehilangan karyawan, tetapi juga menghadapi reputasi negatif.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/roi-employer-branding\/\">9 Metrik Penting untuk Mengukur ROI Employer Branding<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">Cara Meningkatkannya<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Tunjukkan kepada karyawan bahwa Anda peduli dengan kesejahteraan mereka secara menyeluruh dengan mendorong&nbsp;<em>work life balance.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Anda juga bisa mempromosikan pemeriksaan kesehatan secara rutin dan mengakui kesehatan mental, menciptakan budaya peduli yang tulus.<\/p>\n\n\n\n<p>Anda juga bisa menawarkan program kesejahteraan karyawan dan layanan konseling untuk memperkuat upaya Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Perkenalkan tim Anda pada program kesehatan seperti sesi yoga atau meditasi untuk mengelola stres dan meningkatkan kesejahteraan emosional mereka.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Kurangnya Pengakuan<\/h3>\n\n\n\n<p>Menurut penelitian, karyawan yang menerima pengakuan yang kuat menghasilkan dua kali lebih banyak ide per bulan dibandingkan dengan mereka yang tidak menerima pengakuan.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika Anda menginginkan hasil yang luar biasa dari tenaga kerja Anda, pastikan karyawan Anda merasa dihargai.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika upaya karyawan diakui dan dirayakan, mereka merasa dihargai dan dihormati.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika karyawan yang bekerja keras terus-menerus tidak diperhatikan, hal ini dapat menyebabkan demotivasi, rendah diri, dan kepuasan kerja yang rendah.<\/p>\n\n\n\n<p>Tingkat <em>turnover<\/em> yang tinggi sering terjadi ketika karyawan tidak merasa dihargai.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika orang tidak mendapatkan pengakuan yang pantas, mereka cenderung merasa tidak dihargai dan lebih mungkin mencari peluang pekerjaan lain.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:&nbsp;<a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/pengertian-esop\/\">Pengertian ESOP, Manfaat, Cara Kerja, dan Cara Membuatnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">Cara Meningkatkannya<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Kembangkan budaya pengakuan antar-rekan kerja di tempat kerja untuk memberdayakan karyawan. Hal ini akan membantu mereka saling mengenali, menciptakan lingkungan kerja yang positif.<\/p>\n\n\n\n<p>Rayakan setiap kemenangan secara terbuka dengan bantuan buletin atau media sosial. Ini akan membantu mereka merasa dihargai dan diakui pada saat yang tepat.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/employee-recognition\/\">Pentingnya Employee Recognition, Hingga Tips Melakukannya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan-3.jpg\" alt=\"faktor mempengaruhi retensi karyawan 3\" class=\"wp-image-12566\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan-3.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan-3-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan-3-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Moral Karyawan yang Rendah<\/h3>\n\n\n\n<p>Moral karyawan adalah faktor yang dapat mempengaruhi retensi karyawan dan merupakan pondasi dari tempat kerja yang mampu berkembang dan produktif. Ini menjadi faktor penting yang memengaruhi kesuksesan organisasi mana pun.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika moral rendah, karyawan merasa tidak puas, tidak termotivasi, dan tidak terlibat. Hal ini menyebabkan produktivitas menurun dan kualitas kerja yang buruk yang dapat berdampak serius pada pertumbuhan perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, Anda harus mengenali tanda-tanda moral yang rendah dan mengambil langkah proaktif untuk meningkatkannya.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">Cara Meningkatkannya<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Ciptakan lingkungan kerja yang positif di mana kepuasan kerja diutamakan, karyawan diberi kompensasi yang adil, diberi kesempatan untuk berkembang, dan selalu diberdayakan.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini dapat membantu dalam menumbuhkan rasa memiliki yang mendorong moral.<\/p>\n\n\n\n<p>Anda juga dapat menerapkan strategi di mana karyawan dapat menyuarakan kekhawatiran mereka, berbagi ide, dan memberikan saran.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya dengan dilakukan setiap bulan, setiap kuartal, atau setiap tahun dalam bentuk&nbsp;<em>feedback.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Anda bisa memanfaatkan alat survei yang akan memudahkan tugas Anda untuk melaksanakan dan mengumpulkan wawasan dengan pelaporan dan data<em> real-time.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Anda juga bisa merencanakan dan mengorganisir <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/workshop-adalah\/\"><em>workshop<\/em><\/a>, acara, dan kegiatan pembangunan tim yang membawa karyawan Anda bersama.<\/p>\n\n\n\n<p>Berbagai upaya tersebut membantu dalam membangun moral tim dan menumbuhkan hubungan yang lebih kuat dalam tenaga kerja.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/tim-sulit-berkembang\/\">Tim Sulit Berkembang: Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasi<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Kurangnya Pengembangan Karir<\/h3>\n\n\n\n<p>Ketika karyawan merasa bahwa aspirasi karir mereka didukung dan dihargai, mereka lebih mungkin untuk tetap terlibat, termotivasi, dan berkomitmen pada pemberi kerja saat ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, tidak adanya pertumbuhan karir yang jelas dapat membuat karyawan merasa tidak aman dan terjebak dalam peran mereka saat ini.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">Cara Meningkatkannya<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Tetapkan jalur karir yang baik untuk karyawan yang sesuai dengan keterampilan dan peran mereka. Ingatlah bahwa Anda perlu membimbing mereka dan membantu mereka tumbuh dalam organisasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Tawarkan kursus online dan <em>workshop <\/em>yang diinginkan yang akan membantu mereka tetap di depan kurva.<\/p>\n\n\n\n<p>Juga pertimbangkan sesi mentoring di mana mereka akan memperoleh pengetahuan yang dibagikan oleh pemimpin yang berpengalaman dan terampil.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/pengertian-upskilling\/\">Pengertian Upskilling, Manfaat, Teknik, dan Cara Mengembangkan<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan-4.jpg\" alt=\"faktor mempengaruhi retensi karyawan 4\" class=\"wp-image-12565\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan-4.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan-4-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan-4-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Hubungan Karyawan-Manajer yang Buruk<\/h3>\n\n\n\n<p>Sebuah studi Gallup menemukan bahwa <a href=\"https:\/\/www.gallup.com\/workplace\/232955\/no-employee-benefit-no-one-talking.aspx\">50% orang meninggalkan pekerjaan mereka untuk menjauh dari manajer yang tidak kompatibel<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p>Di tempat kerja yang berkembang, hubungan antara karyawan dan manajer memainkan peran penting.<\/p>\n\n\n\n<p>Hubungan karyawan-manajer yang sehat menciptakan lingkungan kerja yang positif, meningkatkan produktivitas, dan meningkatkan kepuasan kerja secara keseluruhan.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, hubungan karyawan-manajer yang tegang dapat membayangi budaya kerja, mengakibatkan tingkat <em>turnover<\/em> yang tinggi.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">Cara Meningkatkannya<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Buat saluran komunikasi yang efektif untuk transparansi yang lebih baik. Investasikan dalam program komunikasi yang menjembatani kesenjangan antara pemberi kerja dan karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam jangka panjang, ini akan membantu pemimpin menyampaikan harapan mereka dengan jelas sambil memberikan umpan balik yang konstruktif.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, pemimpin harus bisa didekati, memberikan kebebasan kepada karyawan untuk mengajukan kekhawatiran tanpa ragu.<\/p>\n\n\n\n<p>Buat lingkungan kerja yang aman secara psikologis di mana karyawan dapat bekerja dengan kreativitas tanpa takut dikritik.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan begitu, mereka akan lebih terdorong dalam meningkatkan kemampuan&nbsp;<em>problem solving&nbsp;<\/em>di tempat kerja.<\/p>\n\n\n\n<p>Lakukan&nbsp;<em>meeting&nbsp;<\/em><em>1-on-1&nbsp;<\/em>secara rutin yang akan membantu pemimpin dan tenaga kerja saling memahami perspektif satu sama lain.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini akan menghasilkan rasa saling menghormati dan semua orang dapat mencapai kesepakatan tanpa konflik.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/daftar\/\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1080\" height=\"1080\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/03-1080x1080-Feed.jpg\" alt=\"gajihub 3\" class=\"wp-image-420\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/03-1080x1080-Feed.jpg 1080w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/03-1080x1080-Feed-300x300.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/03-1080x1080-Feed-1024x1024.jpg 1024w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/03-1080x1080-Feed-150x150.jpg 150w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/03-1080x1080-Feed-768x768.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Kompensasi yang Rendah<\/h3>\n\n\n\n<p>Di pasar kerja yang kompetitif sekarang ini, kompensasi yang menarik juga merupakan faktor yang dapat mempengaruhi retensi karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, ketika perusahaan tidak memberikan kompensasi yang adil dan kompetitif, hal ini dapat memiliki banyak konsekuensi negatif, seperti tingkat <em>turnover<\/em> yang tinggi, produktivitas rendah, karyawan yang tidak bahagia, dan moral yang rendah.<\/p>\n\n\n\n<p>Karyawan yang merasa tidak diberi kompensasi yang adil untuk pekerjaan mereka menjadi kurang berkomitmen pada organisasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Akibatnya, hal ini menghambat kemampuan organisasi untuk membangun tenaga kerja yang stabil dan tetap kompetitif.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">Cara Meningkatkannya<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Lakukan penelitian tentang tren terbaru yang berhubungan dengan kompensasi dan tunjangan.<\/p>\n\n\n\n<p>Kemudian analisis laporan kompensasi karyawan dari organisasi lain yang berada di industri yang sama.<\/p>\n\n\n\n<p>Proses ini akan membantu Anda memahami standar industri yang ada dan menyusun paket kompensasi yang sesuai.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, Anda juga bisa memberi penghargaan kepada karyawan yang berkinerja tinggi dengan bonus dan insentif.<\/p>\n\n\n\n<p>Insentif dapat berbentuk finansial atau nonfinansial, tergantung pada preferensi karyawan. Sebagai contoh, memberi karyawan Anda lebih banyak waktu istirahat dapat dianggap sebagai insentif.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/variabel-kompensasi\/\">Variabel Kompensasi: Jenis, Keuntungan, dan Cara Menghitungnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan-5.jpg\" alt=\"mencegah karyawan resign 5\" class=\"wp-image-12564\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan-5.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan-5-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan-5-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. Budaya Kerja yang Buruk<\/h3>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/pengertian-budaya-kerja-adalah\/\">Budaya kerja<\/a> adalah jantung dari organisasi mana pun, karena merupakan rangkaian nilai dan keyakinan yang mendefinisikan cara organisasi beroperasi dan berinteraksi.<\/p>\n\n\n\n<p>Budaya kerja yang positif sangat penting dalam menarik, melibatkan, dan mempertahankan karyawan yang berkinerja tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, budaya kerja yang buruk dapat menyebabkan meningkatnya tingkat turnover, produktivitas rendah, dan reputasi negatif.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">Cara Meningkatkannya<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Memahami budaya kerja adalah proses yang terus berkembang. Oleh karena itu, organisasi perlu melakukan penilaian rutin untuk memahami suasana hati tenaga kerja mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Libatkan tenaga kerja Anda dalam aktivitas yang akan membantu mereka membangun hubungan profesional yang kuat satu sama lain.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, tawarkan pelatihan keragaman dan inklusi kepada tenaga kerja Anda untuk membuat mereka merasa diterima, dihormati, dan nyaman di lingkungan kerja.<\/p>\n\n\n\n<p>Penting juga bagi organisasi untuk mempromosikan inisiatif budaya positif seperti jam kerja yang fleksibel, <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/remote-work-policies\/\"><em>remote work policies<\/em><\/a>, dan menyediakan ruang kerja yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">8. Kurangnya Work Life Balance<\/h3>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/work-life-balance-definisi-dan-tips-mencapainya\/\"><em>Work life balance<\/em><\/a> yang sehat sangat penting untuk kesehatan, kebahagiaan, dan produktivitas karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika karyawan secara terus-menerus berjuang untuk menyeimbangkan tuntutan profesional dan pribadi mereka, mereka menjadi lebih rentan terhadap kelelahan, stres, dan ketidakpuasan kerja.<\/p>\n\n\n\n<p>Di sisi lain, kurangnya&nbsp;<em>work life balance<\/em> seringkali mengarah pada tingkat <em>turnover<\/em> yang lebih tinggi, keterlibatan karyawan yang rendah, dan budaya kerja yang negatif.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/mengatasi-ketidakpuasan-kerja\/\">Cara Mengatasi Ketidakpuasan Kerja dan Tipsnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">Cara Meningkatkannya<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Tawarkan opsi kerja fleksibel yang memungkinkan karyawan untuk mengelola tanggung jawab pribadi mereka tanpa mengorbankan kinerja pekerjaan mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Anda juga bisa mendorong mereka untuk bekerja dari rumah jika memungkinkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, Anda juga perlu mendorong karyawan untuk mengambil istirahat secara berkala untuk istirahat yang menyegarkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini dapat membantu mereka melepaskan stres dan kembali dengan motivasi yang lebih tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan mengatasi faktor-faktor di atas, Anda dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat, lebih bahagia, dan lebih produktif yang memupuk retensi karyawan yang lebih tinggi.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan-6.jpg\" alt=\"mencegah karyawan resign 6\" class=\"wp-image-12563\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan-6.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan-6-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan-6-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">9. Onboarding dan Pelatihan yang Buruk<\/h3>\n\n\n\n<p>Menurut Glassdoor, <a href=\"https:\/\/b2b-assets.glassdoor.com\/the-true-cost-of-a-bad-hire.pdf\">pengalaman <em>onboarding<\/em> dan pelatihan yang baik bisa meningkatkan tingkat retensi karyawan hingga 82%<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Onboarding<\/em> adalah proses di mana karyawan baru mengenal budaya organisasi dan merasa menjadi bagian dari tim.<\/p>\n\n\n\n<p>Tahap ini merupakan pengalaman pertama mereka berinteraksi dengan perusahaan setelah sesi wawancara.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, jika karyawan tidak mendapatkan pelatihan dan dukungan yang cukup, mereka bisa merasa terabaikan. Akibatnya, mereka mungkin kesulitan memahami misi dan nilai-nilai perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Karyawan yang dibiarkan bekerja sendiri tanpa panduan sering merasa kewalahan, tidak siap, atau tidak dihargai.<\/p>\n\n\n\n<p>Kurangnya <em>onboarding<\/em> dan pelatihan yang efektif bisa menyebabkan karyawan merasa frustrasi dan kesulitan menjalankan tugas mereka dengan baik.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">Cara Meningkatkannya<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Saat karyawan baru bergabung, pastikan untuk menjelaskan bagaimana perusahaan beroperasi dan adakan sesi orientasi yang memperkenalkan misi, nilai, dan budaya perusahaan. Berikan panduan yang mereka butuhkan selama tahap awal.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk memastikan proses <em>onboarding<\/em> berjalan lancar, perkenalkan karyawan baru dengan anggota tim, kontak penting, dan sumber daya yang mereka butuhkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Anda juga dapat menugaskan seorang teman atau mengembangkan&nbsp;<em>buddy system&nbsp;<\/em>untuk karyawan baru selama beberapa bulan pertama.<\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-size: 1.25rem;\">Rekan kerja yang berpengalaman ini bisa membantu mereka dalam beradaptasi dengan lingkungan kerja dan memberikan saran yang berharga.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-memotivasi-karyawan\/\">15 Cara Memotivasi Karyawan dan Keuntungannya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p>Berdasarkan artikel di atas, dapat diketahui bahwa memahami faktor yang mempengaruhi retensi karyawan sangat penting bagi organisasi untuk mengurangi risiko&nbsp;<em>turnover&nbsp;<\/em>dan mempertahankan bakat terbaik.<\/p>\n\n\n\n<p>Faktor eperti kesejahteraan karyawan, pengakuan, pengembangan karier, dan kompensasi yang adil sangat mempengaruhi retensi karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, perusahaan harus dapat menciptakan lingkungan kerja yang positif dan memotivasi untuk mempertahankan karyawan mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa upaya yang bisa dilakukan di antaranya adalah berfokus pada&nbsp;<em>work life balance,&nbsp;<\/em>membangun hubungan yang sehat antara karyawan dan manajer, serta budaya kerja yang inklusif dan positif.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan memperhatikan berbagai faktor yang mempengaruhi retensi karyawan, perusahaan tidak hanya akan melihat penurunan tingkat <em>turnover<\/em> tetapi juga peningkatan produktivitas dan kepuasan kerja.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini akan memberikan keuntungan jangka panjang bagi perusahaan dan membantu dalam mencapai kesuksesan bisnis yang berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mendukung upaya peningkatan retensi, Anda dapat menggunakan&nbsp;<em><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/\">software payroll<\/a>&nbsp;<\/em>dan HR dari Gajihub.<\/p>\n\n\n\n<p>Melalui fitur&nbsp;<em>employee self service&nbsp;<\/em>(<a href=\"https:\/\/gajihub.com\/ess\/\">ESS<\/a>), karyawan dapat melakukan prensesi dan pengajuan izin cuti secara lebih mudah lewat&nbsp;<em>smartphone&nbsp;<\/em>masing-masing.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan demikian, karyawan tidak akan direpotkan oleh prosedur yang cukup panjang jika ia membutuhkan cuti untuk urusan tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, manajer dan tim HR juga dapat melakukan&nbsp;<em>approval&nbsp;<\/em>melalui website Gajihub.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain fitur ESS, fitur&nbsp;<em><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/payroll\/\">payroll<\/a>&nbsp;<\/em>yang dimiliki Gajihub juga memastikan bahwa karyawan telah menerima kompensasi sesuai dengan apa yang ia kerjakan.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini disebabkan karena Gajihub membantu tim HR untuk menghitung seluruh komponen gaji karyawan, mulai dari gaji pokok, bonus, tunjangan, hingga potongan seperti iuran <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/bpjs\/\">BPJS<\/a> dan <a href=\"https:\/\/kalkulatorpph.com\/\">PPh 21<\/a> secara akurat.<\/p>\n\n\n\n<p>Mereka juga bisa melihat perhitungan ini secara transparan melalui slip gaji yang juga telah disediakan oleh Gajihub.<\/p>\n\n\n\n<p>Tertarik mencoba? Kunjungi <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/daftar\/\"><strong>tautan ini<\/strong><\/a> dan dapatkan coba gratis hingga 14 hari.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di tengah-tengah pasar tenaga kerja yang terus berkembang, tidak jarang karyawan berganti pekerjaan untuk mencari peluang dan tantangan baru. Itulah&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12561,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[14],"tags":[6276,29,6275,80,28,27,44,6302,90],"class_list":["post-12520","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hr","tag-faktor-yang-mempengaruhi-retensi-karyawan","tag-gajihub","tag-pengertian-retensi-karyawan","tag-software-absensi","tag-software-hr","tag-software-payroll","tag-tips-hr","tag-tips-manajemen-sdm","tag-turnover-karyawan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>9 Faktor yang Mempengaruhi Retensi Karyawan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pada artikel kali ini, Gajihub akan membahas pengertian dan apa saja faktor yang mempengaruhi retensi karyawan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"9 Faktor yang Mempengaruhi Retensi Karyawan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pada artikel kali ini, Gajihub akan membahas pengertian dan apa saja faktor yang mempengaruhi retensi karyawan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Gajihub Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-08-12T09:25:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-04-06T07:58:26+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"825\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"315\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"sugi priharto\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"sugi priharto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"11 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"sugi priharto\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a\"},\"headline\":\"9 Faktor yang Mempengaruhi Retensi Karyawan\",\"datePublished\":\"2024-08-12T09:25:25+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-06T07:58:26+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan\\\/\"},\"wordCount\":2059,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan.png\",\"keywords\":[\"faktor yang mempengaruhi retensi karyawan\",\"GajiHub\",\"pengertian retensi karyawan\",\"software absensi\",\"software HR\",\"software payroll\",\"tips HR\",\"tips manajemen sdm\",\"turnover karyawan\"],\"articleSection\":[\"Tips HR\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan\\\/\",\"name\":\"9 Faktor yang Mempengaruhi Retensi Karyawan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan.png\",\"datePublished\":\"2024-08-12T09:25:25+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-06T07:58:26+00:00\",\"description\":\"Pada artikel kali ini, Gajihub akan membahas pengertian dan apa saja faktor yang mempengaruhi retensi karyawan.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan.png\",\"width\":825,\"height\":315,\"caption\":\"faktor mempengaruhi retensi karyawan banner\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"9 Faktor yang Mempengaruhi Retensi Karyawan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Gajihub Blog\",\"description\":\"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Gajihub\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"width\":1010,\"height\":391,\"caption\":\"Gajihub\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/gajihubcom\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/gajihub\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a\",\"name\":\"sugi priharto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"sugi priharto\"},\"description\":\"Pengajar dan content writer di bidang keuangan, HR manajemen, dan dunia karir lebih dari 7 tahun\",\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/id.linkedin.com\\\/in\\\/sugipriharto\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/author\\\/sugipriharto\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"9 Faktor yang Mempengaruhi Retensi Karyawan","description":"Pada artikel kali ini, Gajihub akan membahas pengertian dan apa saja faktor yang mempengaruhi retensi karyawan.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"9 Faktor yang Mempengaruhi Retensi Karyawan","og_description":"Pada artikel kali ini, Gajihub akan membahas pengertian dan apa saja faktor yang mempengaruhi retensi karyawan.","og_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan\/","og_site_name":"Gajihub Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","article_published_time":"2024-08-12T09:25:25+00:00","article_modified_time":"2026-04-06T07:58:26+00:00","og_image":[{"width":825,"height":315,"url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan.png","type":"image\/png"}],"author":"sugi priharto","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@gajihub","twitter_site":"@gajihub","twitter_misc":{"Written by":"sugi priharto","Est. reading time":"11 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan\/"},"author":{"name":"sugi priharto","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a"},"headline":"9 Faktor yang Mempengaruhi Retensi Karyawan","datePublished":"2024-08-12T09:25:25+00:00","dateModified":"2026-04-06T07:58:26+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan\/"},"wordCount":2059,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan.png","keywords":["faktor yang mempengaruhi retensi karyawan","GajiHub","pengertian retensi karyawan","software absensi","software HR","software payroll","tips HR","tips manajemen sdm","turnover karyawan"],"articleSection":["Tips HR"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan\/","name":"9 Faktor yang Mempengaruhi Retensi Karyawan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan.png","datePublished":"2024-08-12T09:25:25+00:00","dateModified":"2026-04-06T07:58:26+00:00","description":"Pada artikel kali ini, Gajihub akan membahas pengertian dan apa saja faktor yang mempengaruhi retensi karyawan.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan\/#primaryimage","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan.png","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan.png","width":825,"height":315,"caption":"faktor mempengaruhi retensi karyawan banner"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"9 Faktor yang Mempengaruhi Retensi Karyawan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","name":"Gajihub Blog","description":"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir","publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization","name":"Gajihub","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","width":1010,"height":391,"caption":"Gajihub"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","https:\/\/x.com\/gajihub","https:\/\/www.instagram.com\/gajihub\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/gajihub\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a","name":"sugi priharto","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","caption":"sugi priharto"},"description":"Pengajar dan content writer di bidang keuangan, HR manajemen, dan dunia karir lebih dari 7 tahun","sameAs":["https:\/\/id.linkedin.com\/in\/sugipriharto"],"url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/author\/sugipriharto\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/faktor-mempengaruhi-retensi-karyawan.png","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12520","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12520"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12520\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":24423,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12520\/revisions\/24423"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12561"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12520"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12520"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12520"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}