{"id":10220,"date":"2024-05-30T06:47:02","date_gmt":"2024-05-30T06:47:02","guid":{"rendered":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?p=10220"},"modified":"2024-05-30T06:47:02","modified_gmt":"2024-05-30T06:47:02","slug":"accrued-payroll","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/accrued-payroll\/","title":{"rendered":"Accrued Payroll: Arti, Manfaat, Jenis, dan Cara Menghitung"},"content":{"rendered":"<p><em>Accrued payroll\u00a0<\/em>terjadi karena perusahaan perlu mencatat gaji dan kompensasi lain yang harusnya telah diperoleh karyawan, namun belum dibayarkan pada akhir periode akuntansi.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, gaji yang diperoleh karyawan dalam satu periode akuntansi tetap dibayarkan di periode berikutnya dan harus dicatat sebagai kewajiban atau hutang perusahaan.<\/p>\n<p>Melalui pencatatan gaji dan kompensasi lainnya yang menjadi kewajiban, perusahaan dapat memastikan bahwa smeua biaya dan pendapatan dicatat pada periode yang benar, sehingga laporan keuangan mereka mencerminkan kondisi keuangan yang sebenarnya.<\/p>\n<p>Pada artikel kali ini, Gajihub akan membahas apa itu\u00a0<em>accrued payroll,\u00a0<\/em>jenis, manfaat, cara menghitung dan contoh penghitungannya.<\/p>\n<h2>Apa yang Dimaksud dengan Accrued Payroll?<\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-10242 aligncenter\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/accrued-payroll-1.jpg\" alt=\"accrued payroll 1\" width=\"1000\" height=\"700\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/accrued-payroll-1.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/accrued-payroll-1-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/accrued-payroll-1-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p><em>Accrued payroll\u00a0<\/em>atau akumulasi gaji adalah jumlah total pembayaran yang harus Anda berikan kepada karyawan atas pekerjaan yang mereka lakukan dalam periode waktu tertentu, seperti seminggu atau sebulan.<\/p>\n<p>Dalam\u00a0<em>accrued payroll,<\/em> saat pembayaran gaji dilakukan, tidak selalu mencakup semua pekerjaan yang telah dilakukan karyawan sampai tanggal pembayaran tersebut.<\/p>\n<p>Dengan kata lain, akumulasi gaji mencatat jumlah uang yang masih harus Anda bayarkan kepada karyawan atas pekerjaan yang telah mereka lakukan, tetapi belum dibayar.<\/p>\n<p>Istilah\u00a0<em>&#8220;accrued<\/em> payroll&#8221; ini mengacu pada metode akuntansi yang digunakan untuk menghitung dan mencatat biaya gaji yang belum dibayar.<\/p>\n<p>Hal ini membantu perusahaan untuk mengontrol biaya dengan lebih efisien dan dapat merencanakan anggaran dengan lebih baik. Proses tersebut disebut dengan &#8220;akuntansi akrual&#8221;.<\/p>\n<p>Dalam akuntansi akrual, pengeluaran yang masih harus dibayar (seperti gaji yang belum dibayarkan kepada karyawan) dicatat pada saat pekerjaan dilakukan, bukan saat pembayaran sebenarnya dilakukan.<\/p>\n<p>Jadi,\u00a0<em>accrued payroll\u00a0<\/em>adalah cara bagi perusahaan utnuk melacak dan mencatat biaya gaji yang masih harus dibayarkan kepada karyawan.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/payroll-management\/\">Payroll Management: Pengertian, Tahapan, dan Metodenya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Apa Saja Jenis-Jenis Accrued Payroll?<\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-10243 aligncenter\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/accrued-payroll-2.jpg\" alt=\"accrued payroll 2\" width=\"1000\" height=\"700\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/accrued-payroll-2.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/accrued-payroll-2-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/accrued-payroll-2-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p>Biaya\u00a0<em>accrued payroll\u00a0<\/em>bisa berbeda tergantung pada jenis kompensasi dan <em>benefit\u00a0<\/em>yang diberikan perusahaan kepada karyawan.<\/p>\n<p>Berikut sejumlah jenis-jenisnya yang perlu Anda pahami:<\/p>\n<h3>1. Gaji yang Terakumulasi<\/h3>\n<p>Gaji yang terakumulasi adalah pembayaran yang seharusnya sudah didapat oleh karyawan tetapi belum dibayarkan.<\/p>\n<p>Hal ini terjadi ketika akhir periode pembayaran gaji tidak bersamaan dengan akhir periode akuntansi.<\/p>\n<p>Melalui pelacakan gaji yang terakumulasi, perusahaan dapat mengetahui kewajiban keuangan mereka kepada karyawan.<\/p>\n<h3>2. Upah yang Terakumulasi<\/h3>\n<p>Upah yang terakumulasi juga merupakan pembayaran yang sudah diperoleh oleh karyawan tetapi belum dibayarkan.<\/p>\n<p>Ini sering terjadi pada bisnis yang membayar karyawan per jam dan ketika periode pembayaran gaji tidak sejalan dengan periode akuntansi.<\/p>\n<h3>3. Bonus yang Terakumulasi<\/h3>\n<p>Bonus yang terakumulasi adalah tambahan kompensasi yang sudah dijanjikan oleh perusahaan tetapi belum dibayarkan.<\/p>\n<p>Akumulasi bonus ini sangat penting agar laporan keuangan mencerminkan kewajiban perusahaan secara tepat.<\/p>\n<p>Bonus yang terakumulasi juga harus dimasukkan ke dalam jadwal pembayaran gaji agar lebih mudah dikelola.<\/p>\n<h3>4. Penggantian Cuti yang Terakumulasi<\/h3>\n<p>Penggantian cuti yang terakumulasi adalah menyiapkan dana untuk membayar karyawan atas waktu cuti yang sudah mereka peroleh tetapi belum diambil.<\/p>\n<p>Regulasi mengenai\u00a0 hal ini bisa berbeda di setiap perusahaan, terutama bagi organisasi yang beroperasi secara global.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/biweekly-payroll\/\">Biweekly Payroll, Bagaimana Kelebihan dan Kekurangannya?<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>5. Benefit yang Terakumulasi<\/h3>\n<p><em>Benefit\u00a0<\/em>yang terakumulasi mencakup segala macam\u00a0<em>benefit\u00a0<\/em>karyawan seperti asuransi kesehatan, kontribusi pensiun, dan jaminan sosial yang sudah dikeluarkan tetapi belum dibayarkan.<\/p>\n<p>Pelacakan dan pelaporan yang tepat mengenai\u00a0<em>benefit\u00a0<\/em>yang terakumulasi sangat penting untuk memastikan kepatuha dan merencanakan kewajiban keuangan di masa depan.<\/p>\n<p>Biaya yang terakumulas ini juga dapat mempengaruhi neraca perusahaan.<\/p>\n<h3>6. Cut-off Periode Gaji<\/h3>\n<p>Saat periode pembayaran tidak sejalan dengan periode akuntansi perusahaan, pembayaran gaji karyawan pun bisa tertunda.<\/p>\n<p>Sebagai contoh, jika periode pembayaran gaji berakhir beberapa hari setelah periode akuntansi, maka gaji yang diperoleh selama periode tersebut akan dimasukkan ke dalam akumulasi gaji.<\/p>\n<h3>7. Kerja Lembur<\/h3>\n<p>Jika karyawan telah bekerja lebih dari jam kerja biasa dan belum menerima pembayaran ekstra untuk jam lembur tersebut, maka jumlah yang yang masih harus dibayar dapat dihitung sebagai bagian dari\u00a0<em>accrued payroll.\u00a0<\/em><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/upah-lembur-per-jam\/\">Aturan Upah Lembur Per Jam, Cara Hitung, dan Contoh Penghitungannya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Apakah Accrued Payroll itu Penting?<\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-10244 aligncenter\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/accrued-payroll-3.jpg\" alt=\"accrued payroll 3\" width=\"1000\" height=\"700\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/accrued-payroll-3.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/accrued-payroll-3-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/accrued-payroll-3-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p>Ya, sangat penting, sebab\u00a0<em>accrued payroll\u00a0<\/em>tidak hanya berdampak pada bagian akuntansi, melainkan juga mempengaruhi banyak hal lainnya, mulai dari laporan keuangan perusahaan hingga kepatuhan terhadap peraturan hukum.<\/p>\n<h3>1. Menyajikan Posisi Keuangan dengan Jelas<\/h3>\n<p>Pertama-tama, akumulasi gaji memastikan bahwa laporan keuangan perusahaan mencerminkan keadaan yang sebenarnya.<\/p>\n<p>Dengan menghitung gaji dan upah yang harus dibayar, laporan keuangan bisa memberikan gambaran yang jelas tentang utang perusahaan.<\/p>\n<p>Hal ini sangat penting untuk memahami keadaan keuangan bisnis, membuat keputusan yang tepat, dan merencanakan masa depan yang baik.<\/p>\n<h3>2. Patuh pada Standar dan Prinsip Akuntansi<\/h3>\n<p>Akuntansi berbasis akrual, yang mencakup akumulasi gaji adalah aturan yang harus diikuti oleh perusahaan.<\/p>\n<p>Hal ini membantu perusahaan menjaga keseragaman dan kemudahan dalam laporan keuangannya.<\/p>\n<h3>3. Perencanaan Anggaran yang Lebih Baik dan Prediksi Masa Depan<\/h3>\n<p>Akumulasi gaji juga berpengaruh pada perencanaan anggaran dan perkiraan masa depan perusahaan.<\/p>\n<p>Dengan mengakui utang yang akan datang, perusahaan bisa mempersiapkan kebutuhan yang dengan lebih baik dan merencanakannya secara efektif.<\/p>\n<p>Hal ini membantu perusahaan dalam membuat anggaran yang realistis dan merencanakan masa depan dengan lebih baik.<\/p>\n<h3>4. Mencegah Penipuan<\/h3>\n<p>Akumulasi gaji yang tepat juga membantu mencegah penipuan.<\/p>\n<p>Dengan membandingkan catatan gaji dengan pembayaran yang sebenarnya secara teratur, perusahaan bisa mendeteksi kejanggalan yang bisa menjadi tanda adanya penipuan.<\/p>\n<p>Hal ini membantu mencegah kerugian besar dan melindungi reputasi perusahaan.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/telat-bayar-gaji\/\">Telat Bayar Gaji Karyawan: Ini Regulasi dan Cara Meminimalisirnya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Bagaimana Cara Menghitung Accrued Payroll?<\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-10245 aligncenter\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/accrued-payroll-4.jpg\" alt=\"accrued payroll 4\" width=\"1000\" height=\"700\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/accrued-payroll-4.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/accrued-payroll-4-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/accrued-payroll-4-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p>Meskipun terlihat rumit, perhitungan <em>accrued payroll\u00a0<\/em>adalah proses sistematis yang dapat dengan mudah diintegrasikan ke dalam praktik keuangan perusahaan Anda.<\/p>\n<p>Berikut langkah-langah yang bisa Anda lakukan:<\/p>\n<h3>1. Tentukan Periode Akumulasi<\/h3>\n<p>Langkah pertama, Anda perlu menentukan periode untuk menghitung akrual.<\/p>\n<p>Sebagian besar bisnis melakukannya secara bulanan, tetapi beberapa perusahaan lain memilih jadwal triwulanan atau tahunan.<\/p>\n<p>Dengan memilih jadwal yang sesuai dengan bisnis Anda, pengelolaan\u00a0<em>accrued\u00a0<\/em>pun menjadi lebih mudah.<\/p>\n<h3>2. Hitung Upah Harian<\/h3>\n<p>Untuk menghitung upah harian, Anda perlu membagi total kompensasi tahunan karyawan dengan jumlah hari kerja dalam setahun.<\/p>\n<p>Jadi, pastikan untuk memasukkan semua bentuk kompensasi yang diterima karyawan, seperti gaji pokok, bonus, dan\u00a0<em>benefit\u00a0<\/em>lainnya, untuk memastikan akurasi dalam perhitungan Anda.<\/p>\n<p>Langkah ini sangat penting untuk menghitung upah kotor secara akurat.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/daily-worker\/\">Daily Worker: Pengertian, Jenis, Gaji, dan Aturan di Indonesia<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>3. Tentukan Jumlah Hari dalam Periode Akumulasi<\/h3>\n<p>Langkah berikutnya adalah menentukan jumlah hari dalam periode akumulasi yang akan jatuh ke periode akuntansi berikutnya.<\/p>\n<h3>4. Hitung Akumulasi Gaji<\/h3>\n<p>Terakhir, adalah menghitung akumulasi gaji dengan menghitung komponen-komponen berikut:<\/p>\n<h4><span style=\"font-size: 14pt;\">Bonus + Komisi + Lembur<\/span><\/h4>\n<p>Catat bonus, komisi, atau lembur yang akan dibayarkan. Masukan komponen terseut ke dalam perhitungan akumulasi gaji.<\/p>\n<p>Dengan catatan, bonus atau komisi yang langsung diberikan kepada karyawan tidak termasuk dalam akumulasi gaji.<\/p>\n<h4><span style=\"font-size: 14pt;\">Cuti Berbayar<\/span><\/h4>\n<p>Kemudian, tambahkan cuti berbayar yang belum diambil oleh karyawan.<\/p>\n<h4><span style=\"font-size: 14pt;\">Upah per Jam x Jam Kerja<\/span><\/h4>\n<p>Hitung total jam kerja karyawan dan dikalikan dengan upah per jam untuk mendapatkan total utang perusahaan kepada karyawan dalam periode pembayaran.<\/p>\n<h4><span style=\"font-size: 14pt;\">Pajak Gaji + Pensiun dan Asuransi<\/span><\/h4>\n<p>Potong pajak penghasilan dari gaji karyawan sesuai aturan yang berlaku. Perhatikan juga dana pensiun dan asuransi.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/gaji-bersih-gaji-kotor\/\">Cara Hitung Gaji Bersih dan Gaji Kotor serta Perbedaannya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Bagaimana Contoh Penghitungan Accrued Payroll?<\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-10246 aligncenter\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/accrued-payroll-5.jpg\" alt=\"gaji akumulasi 5\" width=\"1000\" height=\"700\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/accrued-payroll-5.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/accrued-payroll-5-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/accrued-payroll-5-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p>Sesuai dengan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa rumus\u00a0<em>accrued payroll\u00a0<\/em>adalah:<\/p>\n<p><strong>Gaji Kotor + Komisi + Cuti Berbayar + (Pajak Gaji + Pensiun + Asuransi)<\/strong><\/p>\n<h3>Contoh Penerapan Accrued Payroll<\/h3>\n<p>Untuk memahami penghitungan akumulasi gaji karyawan, simak contoh skenarionya berikut ini:<\/p>\n<ul>\n<li>Gaji Kotor: Rp4.000.000 per bulan<\/li>\n<li>Komisi: Rp2.000.000 karena kinerja yang bagus<\/li>\n<li>Cuti Berbayar: Rp150.000<\/li>\n<li>Pajak Gaji: Rp250.000<\/li>\n<li>Pensiun: Rp150.000<\/li>\n<li>Asuransi: Rp200.000<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Total\u00a0<em>accrued payroll<\/em>:\u00a0<\/strong>(Rp4.000.000 + Rp200.000 + Rp150.000) + (Rp250.000 + Rp150.000 + Rp200.000) = Rp4.350.000 + Rp600.000 = Rp4.950.000.<\/p>\n<p>Dengan demikian, total <em>accrued payroll<\/em> untuk karyawan tersebut adalah Rp4.950.000.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/gaji-berbasis-kompetensi\/\">Gaji Berbasis Kompetensi: Arti, Kelebihan, hingga Cara Merancang<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Bagaimana Tips Terbaik dalam Penghitungan Accrued Payroll?<\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-10247 aligncenter\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/accrued-payroll-6.jpg\" alt=\"akumulasi gaji 6\" width=\"1000\" height=\"700\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/accrued-payroll-6.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/accrued-payroll-6-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/accrued-payroll-6-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p>Agar pencatatan penggajian akrual lebih mudah dipahami dan diterapkan, berikut beberapa tips yang bisa Anda lakukan:<\/p>\n<h3>1. Simpan Catatan dengan Lengkap<\/h3>\n<p>Pastikan semua transaksi\u00a0<em>accrued payroll\u00a0<\/em>dicatat dengan detail. Dalam hal ini, Anda dapat menggunakan\u00a0<em>software payroll\u00a0<\/em>dan HR untuk mempermudah pencatatan ini.<\/p>\n<h3>2. Lakukan Rekonsiliasi secara Berkala<\/h3>\n<p>Secara rutin bandingkan catatan penggajian akrual dengan catatan penggajian secara umum untuk segera menemukan perbedaan atau kesalahan.<\/p>\n<h3>3. Amankan Data<\/h3>\n<p>Simpan data penggajian akrual dengan aman sesuai dengan peraturan perlindungan data.\u00a0Gunakan enskripsi dan kontrol akses untuk mencegah akses yang tidak sah.<\/p>\n<h3>4. Amankan Data<\/h3>\n<p>Simpan data penggajian akrual dengan aman sesuai dengan peraturan perlindungan data. Gunakan enskripsi dan kontrol akses untuk mencegah akses yang tidak sah.<\/p>\n<h3>5. Patuhi Kebijakan Penyimpanan<\/h3>\n<p>Simpan catatan penggajian sesuai dengan waktu yang diwajibkan oleh hukum. Hal ini penting untuk keperluan audit di masa depan.<\/p>\n<h3>6. Audit dan Tinjau secara Rutin<\/h3>\n<p>Lakukan audit rutin pada catatan penggajian akrual untuk menemukan dan memperbaiki kesalahan, serta memastikan kepatuhan terhadap kebijakan perusahaan dan peraturan hukum yang berlaku.<\/p>\n<h3>7. Gunakan Software Payroll dan HR<\/h3>\n<p>Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, Anda juga dapat menggunakan\u00a0<em><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/\">software payroll<\/a>\u00a0<\/em>dan HR untuk memudahkan penghitungan\u00a0<em>accrued payroll.\u00a0<\/em><\/p>\n<p>Melalui\u00a0<em>software\u00a0<\/em>ini, Anda dapat menghitung seluruh komponen gaji karyawan, mulai dari gaji pokok, komisi, bonus, cuti berbayar, hingga iuran <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/bpjs\/\">BPJS<\/a> dan pembayaran <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/kelola-pph-21\/\">PPh 21<\/a>.<\/p>\n<p>Komponen-komponen tersebut nantinya akan tercatat di dalam <a href=\"https:\/\/slip.gajihub.com\/\">slip gaji<\/a> yang bisa diunduh karyawan dalam format PDF, yang turut meningkatkan transparansi dalam proses penggajian.<\/p>\n<p>Anda juga tidak perlu khawatir terjadi kesalahan dalam proses\u00a0<em>payroll,\u00a0<\/em>karena komponen gaji karyawan akan dihitung secara otomatis dan akurat.<\/p>\n<p>Selain memiliki fitur\u00a0<em><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/payroll\/\">payroll<\/a>,\u00a0<\/em>Gajihub juga dilengkapi dengan fitur <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/absensi\/\">absensi<\/a> yang memudahkan Anda dalam menghitung jam kerja karyawan setiap bulannya.<\/p>\n<p>Jika karyawan mengambil jam lembur, mereka juga bisa mencatatnya secara mandiri lewat fitur\u00a0<em>employee self service\u00a0<\/em>(ESS).<\/p>\n<p>Tertarik mencoba? Klik gambar berikut untuk informasi selengkapnya:<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/daftar\/\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-420 aligncenter\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/03-1080x1080-Feed.jpg\" alt=\"gajihub 3\" width=\"1080\" height=\"1080\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/03-1080x1080-Feed.jpg 1080w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/03-1080x1080-Feed-300x300.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/03-1080x1080-Feed-1024x1024.jpg 1024w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/03-1080x1080-Feed-150x150.jpg 150w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/03-1080x1080-Feed-768x768.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/><\/a><\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai\u00a0<em>accured payroll,\u00a0<\/em>perusahana dapat mengelola keuangan dengan lebih efisien dan transparan.<\/p>\n<p>Melalui pencatatan yang teliti dan akurat terhadap gaji dan kompensasi lainnya, perusahaan dapat memastikan bahwa laporan keuangan mencerminkan kondisi keuangan yang sebenarnya.<\/p>\n<p>Selain itu, dengan memahami jenis-jenis\u00a0<em>accrued payroll\u00a0<\/em>dan cara menghitungnya, perusahaan dapat merencanakan anggaran dengan lebih baik, hingga meminimalkan risiko pelanggaran peraturan.<\/p>\n<p>Untuk memudahkan Anda dalam penghitungan komponen gaji karyawan, Anda dapat menggunakan\u00a0<em><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/\">software payroll<\/a>\u00a0<\/em>dan HR dari Gajihub.<\/p>\n<p>Yuk, kunjungi <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/daftar\/\"><strong>tautan ini<\/strong><\/a> dan dapatkan coba gratis hingga 14 hari.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Accrued payroll\u00a0terjadi karena perusahaan perlu mencatat gaji dan kompensasi lain yang harusnya telah diperoleh karyawan, namun belum dibayarkan pada akhir&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":10250,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[17],"tags":[5365,5366,29,5364,5362,28,27],"class_list":["post-10220","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-payroll","tag-cara-menghitung-accrued-payroll","tag-contoh-penghitungan-accrued-payroll","tag-gajihub","tag-jenis-accrued-payroll","tag-pengertian-accrued-payroll","tag-software-hr","tag-software-payroll"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Accrued Payroll: Arti, Manfaat, Jenis, dan Cara Menghitung<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pada artikel kali ini, Gajihub akan membahas apa itu\u00a0accrued payroll,\u00a0jenis, manfaat, cara menghitung dan contoh penghitungannya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/accrued-payroll\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Accrued Payroll: Arti, Manfaat, Jenis, dan Cara Menghitung\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pada artikel kali ini, Gajihub akan membahas apa itu\u00a0accrued payroll,\u00a0jenis, manfaat, cara menghitung dan contoh penghitungannya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/accrued-payroll\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Gajihub Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-05-30T06:47:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/accrued-payroll-banner.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"825\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"315\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"sugi priharto\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"sugi priharto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/accrued-payroll\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/accrued-payroll\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"sugi priharto\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a\"},\"headline\":\"Accrued Payroll: Arti, Manfaat, Jenis, dan Cara Menghitung\",\"datePublished\":\"2024-05-30T06:47:02+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/accrued-payroll\\\/\"},\"wordCount\":1606,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/accrued-payroll\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/accrued-payroll-banner.png\",\"keywords\":[\"cara menghitung accrued payroll\",\"contoh penghitungan accrued payroll\",\"GajiHub\",\"jenis accrued payroll\",\"pengertian accrued payroll\",\"software HR\",\"software payroll\"],\"articleSection\":[\"Payroll\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/accrued-payroll\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/accrued-payroll\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/accrued-payroll\\\/\",\"name\":\"Accrued Payroll: Arti, Manfaat, Jenis, dan Cara Menghitung\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/accrued-payroll\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/accrued-payroll\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/accrued-payroll-banner.png\",\"datePublished\":\"2024-05-30T06:47:02+00:00\",\"description\":\"Pada artikel kali ini, Gajihub akan membahas apa itu\u00a0accrued payroll,\u00a0jenis, manfaat, cara menghitung dan contoh penghitungannya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/accrued-payroll\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/accrued-payroll\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/accrued-payroll\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/accrued-payroll-banner.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/accrued-payroll-banner.png\",\"width\":825,\"height\":315,\"caption\":\"accrued payroll banner\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/accrued-payroll\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Accrued Payroll: Arti, Manfaat, Jenis, dan Cara Menghitung\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Gajihub Blog\",\"description\":\"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Gajihub\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"width\":1010,\"height\":391,\"caption\":\"Gajihub\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/gajihubcom\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/gajihub\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a\",\"name\":\"sugi priharto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"sugi priharto\"},\"description\":\"Pengajar dan content writer di bidang keuangan, HR manajemen, dan dunia karir lebih dari 7 tahun\",\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/id.linkedin.com\\\/in\\\/sugipriharto\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/author\\\/sugipriharto\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Accrued Payroll: Arti, Manfaat, Jenis, dan Cara Menghitung","description":"Pada artikel kali ini, Gajihub akan membahas apa itu\u00a0accrued payroll,\u00a0jenis, manfaat, cara menghitung dan contoh penghitungannya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/accrued-payroll\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Accrued Payroll: Arti, Manfaat, Jenis, dan Cara Menghitung","og_description":"Pada artikel kali ini, Gajihub akan membahas apa itu\u00a0accrued payroll,\u00a0jenis, manfaat, cara menghitung dan contoh penghitungannya.","og_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/accrued-payroll\/","og_site_name":"Gajihub Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","article_published_time":"2024-05-30T06:47:02+00:00","og_image":[{"width":825,"height":315,"url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/accrued-payroll-banner.png","type":"image\/png"}],"author":"sugi priharto","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@gajihub","twitter_site":"@gajihub","twitter_misc":{"Written by":"sugi priharto","Est. reading time":"9 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/accrued-payroll\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/accrued-payroll\/"},"author":{"name":"sugi priharto","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a"},"headline":"Accrued Payroll: Arti, Manfaat, Jenis, dan Cara Menghitung","datePublished":"2024-05-30T06:47:02+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/accrued-payroll\/"},"wordCount":1606,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/accrued-payroll\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/accrued-payroll-banner.png","keywords":["cara menghitung accrued payroll","contoh penghitungan accrued payroll","GajiHub","jenis accrued payroll","pengertian accrued payroll","software HR","software payroll"],"articleSection":["Payroll"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/accrued-payroll\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/accrued-payroll\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/accrued-payroll\/","name":"Accrued Payroll: Arti, Manfaat, Jenis, dan Cara Menghitung","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/accrued-payroll\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/accrued-payroll\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/accrued-payroll-banner.png","datePublished":"2024-05-30T06:47:02+00:00","description":"Pada artikel kali ini, Gajihub akan membahas apa itu\u00a0accrued payroll,\u00a0jenis, manfaat, cara menghitung dan contoh penghitungannya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/accrued-payroll\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/accrued-payroll\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/accrued-payroll\/#primaryimage","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/accrued-payroll-banner.png","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/accrued-payroll-banner.png","width":825,"height":315,"caption":"accrued payroll banner"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/accrued-payroll\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Accrued Payroll: Arti, Manfaat, Jenis, dan Cara Menghitung"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","name":"Gajihub Blog","description":"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir","publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization","name":"Gajihub","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","width":1010,"height":391,"caption":"Gajihub"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","https:\/\/x.com\/gajihub","https:\/\/www.instagram.com\/gajihub\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/gajihub\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a","name":"sugi priharto","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","caption":"sugi priharto"},"description":"Pengajar dan content writer di bidang keuangan, HR manajemen, dan dunia karir lebih dari 7 tahun","sameAs":["https:\/\/id.linkedin.com\/in\/sugipriharto"],"url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/author\/sugipriharto\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/accrued-payroll-banner.png","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10220","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10220"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10220\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10280,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10220\/revisions\/10280"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10250"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10220"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10220"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10220"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}